Little Girl Oppa Part 3


Little Girl Oppa Part 3

 

Annyeong chingudeul

Kembali dengan FF aku yang gaje ini, mianhae jika kelamaan nge-post-ny author sudah berusaha cepat karena kemarin sempat kehilangan ide…

Tapi akhirnya terlaksana juga part 3 ini

Langsung ajja HAPPY READING🙂

 

Preview last part

 

“Oppa kau tak boleh seperti itu pada seorang yeoja” pinta So Eun yang melihat sikap oppanya yang kurang baik tadi.

“Memang aku kenapa?” Tanya Siwon tak mengerti.

“Ishhh.. cara bicara oppa tadi seperti membentak, itu tidak boleh oppa” beritahu So Eun.

“Masa sich.. perasaan biasa saja, lagian salah sendiri sudah ku suruh keluar malah masih tetap disini” jawab Siwon.

“Mungkin dia cemburu denganku[?] dia kan tidak tau kalau aku dongsaengnya oppa” kata So Eun.

“Kau ini ada-ada saja, tidak mungkinlah” jawab Siwon

“Buktinya dia diam mematung ketika melihatku dengan oppa” kata So Eun lagi

“Ahh sudahlah tak usah dibahas. Lagian apa peduliku[?]” jawab Siwon santai dan hanya dibalas dengan gelengan kepala dari So Eun.

Next Part

 

“Ohh iya ada apa kau menemui oppa? Tumben sekali” curiga Siwon

“Tidak ada apa-apa, jadi oppa tak suka aku datang kesini?” cemberut So Eun

“Bukan begitu,  jangan ngambek gitu dong jelek ahh… buktinya oppa senang kamu datang kesini masa oppa tak suka” terang Siwon menjelaskan sebelum dongsaengnya itu ngambek.

“Yasudah bagaimana kalau kita makan siang, kau belum makan kan?” Bujuk Siwon dan dijawab dengan anggukan kepala dongsaengnya itu.

“Yasudah… yuk kita makan” lanjut Siwon

Mereka pun keluar dari ruang kerja Siwon dan menemui sekertarisnya itu.

“Aku pergi dulu tolong handle semua pekerjaanku” jelas Siwon sambil merangkul So Eun

“Baik tuan” jawab sekertarisnya

Siwon dan So Eun pun pergi meninggalkan kantor

——————

Lain dengan di rumah Kyu seperti orang ling-lung karena bingung mau ngapain.

“Sepi juga tak ada So Eun dirumah” gumam Kyu sendirian. Tak lama handphonenya bordering tanda ada panggilan masuk Kyu pun mengangkatnya.

“Yeobseyo” jawab Kyu

(”Kyu apa kau ada dirumah?” Tanya Donghae yang ternyata penelponnya)

“Ne.. wae????” Tanya Kyu

(“Bolehkah kami kerumahmu? kami sedang bosan biasa bersama Eunhyuk dan Kibum. Kau tidak dapat menolak karena kami dalam perjalanan ke rumahmu sebentar lagi kami akan sampai)” jawab Donghae beruntut diujung telepon)

“Ne.. baiklah,  aku juga sedang bosan dirumah. Mungkin dengan adanya kalian disini aku bisa terhibur” jawab Kyu

(“Baiklah kalau begitu kami akan segera kesana” lanjut Donghae)

“Ne …” jawab Kyu dan memutuskan sambungan telepon

Dan benar saja tak lama mereka datang, Kyu pun langsung menyambut mereka.

“Hey Kyu..” sapa Donghae, Eunhyuk dan Kibum bersamaan saat Kyu membukakan pintu

“Hey.. yuk masuk” ajak Kyu

“Wah.. rumahmu sepi sekali Kyu” komentar Eunhyuk

“Ne semua sedang keluar, Siwon hyung ke kantor dan So Eun tadi menyusul Siwon Hyung ke kantornya” jawab Kyu

“Untuk apa dongsaengmu ke kantor hyungmu?” Tanya Kibum

“Mollayo” jawab Kyu

“Oohhh pantas saja kau mau kita kemari ternyata dongsaengnya tak ada, biasanya kau lebih senang dengan dongsaengmu itukan?” komentar Donghae

“Hehehhee..” evil Kyu

“Yasudah kita di ruang keluarga saja” lanjut Kyu

Ketika mereka sudah sampai di ruang keluarga, Kyu pun menyuruh pelayan untuk membuat minuman dan membawa makanan ringan. Kim Bum yang notabanenya berada di dekat ruang keluarga hanya berbeda ruang pun menghampiri mereka hanya untuk basa-basi saja.

“Oh ternyata ada tamu” ujar Kim Bum. Yang lain hanya tersenyum, mereka bingung siapa orang ini kecuali Kyu

“Oh kenalkan ini sahabat-sahabatku, ini Kibum, Eunhyuk, dan Donghae” sambung Kyu mengenalkan sahabat-sahabatnya

“Oh kenalkan cheoneon Kim Bum imnida” jawab Kim Bum

“Annyeong..” jawab mereka bertiga

“Aku kembali ke kamar dulu kalau begitu” kata Kim Bum

Setelah Kim Bum pergi Kibum pun berkomentar

“Jadi dia Kim Bum yang membuatmu marah-marah ditelepon” kata Kibum

“Haahh benarkah? Kapan? kok aku tak tau” sambung Eunhyuk

“Oh iya aku ingat.. yang di parkiran kampuskan? Yang menelpon dongsaengnya itu dan kau menyebut-nyebut nama Kim Bum kan?” Sambar Donghae

“Oh iya,, kok aku lupa iya?” Tanya Eunhyuk mungkin bertanya utuk dirinya sendiri

“Kau memang selalu seperti itu” sambung Donghae. Eunhyuk hanya senyum-senyum tak jelas

“Kenapa dia disini, kalau tak salah dia mahasiswa baru di kampus kita kan?” Tanya Kibum yang mungkin tau segalanya tentang kampus

“Oh dia anak rekan bisnis appa, dan dia tinggal disini” jawab Kyu

“Mwo?? Dia tinggal disini” kaget Eunhyuk dan Donghae kompak

“Ne.. karena keluarganya menyarankannya untuk tinggal disini” jawab Kyu

“Ohhh..” kata Eunhyuk sambil menganggukan kepala

“Hey Donghae apa yang sedang kau fikirkan sampai senyum-senyum sendiri tak jelas seperti itu” Tanya Kyu sambil melempar bantal yang ada di sofa ruang kelurga itu

“Isshhhh…” geram Donghae

“Kau kenapa?” Tanya Kibum

“Aku sedang memikirkan sesuatu” jawab Donghae

“memikirkan apa?” sambung Eunhyuk dan diangguki oleh yang lain

“Apakah Kim Bum membuat kau dan Siwon hyung pusing?” Tanya Donghae

“Bagaimana kau tau” jawab Kyu

“Sudah ku duga ahahahaaa” kata Donghae sambil tertawa

“Aku tau pasti kau dan hyungmu itu ekstra hati-hati agar dia tidak mendekati dongsaengmu itukan? Tanya Donghae lanjut

“Bagaimana kau tau” Tanya kyu heran

“Itu sudah jelas dari sifat kalian yang overprotective kepada dongsaeng kalian itu” jawab Donghae santai

“Terus apa yang kau dan hyungmu lakukan?” Tanya Kibum

“Aku dan Siwon hyung hanya membuat peringatan pada Kim Bum agar jangan dekat-dekat dengan dongsaeng kami” jawab Kyu

“Apakah berhasil?” Tanya Eunhyuk

“Apanya yang berhasil dia selalu mencari kesempatan untuk mendekati dongsaengku” kesal Kyu

“Ahahahhhaaa.. aku heran dengan kau dan hyungmu itu” sambung Kibum sambil tertawa

“Wae???” Tanya Kyu

“Kau itu terlalu overprotective pada adikmu” jawab Kibum

“Kalian tak mengerti kenapa aku melakukan itu pada So Eun” balas Kyu lirih

“Memang kenapa? Apa pernah terjadi sesuatu yang membuatmu begitu over pada adikmu” Tanya Donghae. Pembicaraan mereka tertunda ketika seorang pelayan membawakan minuman dan makanan ringan

“Khamsahamnida” Ujar Kibum kepada pelayan itu

“Ayo lanjutkan apa terjadi sesuatu hingga membuatmu begitu over kepada dongsaengmu” Tanya Donghae lagi

“Ne.. suatu peristiwa yang tidak akan pernah aku dan Siwon hyung lupakan. Sebuah peristiwa yang kami lihat dengan mata kepala kami sendiri” jawab Kyu sambil bercerita dan menerawang kemasa lalunya

Ketika itu aku dan So Eun masih duduk dibangku SMP dan Siwon hyung SMA karena sedang weekend kami sekeluarga biasa berkumpul hanya untuk bersenda gurau atau apapun yang membuat kami sangat beruntung menjadi anggota keluarga ini walaupun appa kami bisnisman yang sangat terkenal dan sibuk tapi ia tak pernah melupakan kewajibannya sebagai seorang suami dan appa. Kami benar-benar keluarga yang bahagia ada aku, appa, eomma, Siwon hyung dan So Eun, keluarga kami benar-benar sempura. Sampai semuanya berubah kelam ketika.

Flashback

Kyuhyun POV

“Oppa aku ingin jalan-jalan” Kata So Eun kepada aku dan Siwon hyung

“Kau mau kemana So Eun?” Tanya eomma pada So Eun

“Aku hanya ingin bermain keluar saja. Lihat cuaca sore ini sangat enak untuk sekedar berjalan kaki” jawab So Eun melihat keatas balkon rumah kami. Kami sedang berkumpul disana sejak siang karena cuaca sangat cerah kami berkumpul disini hanya untuk bercerita kegiatan kami seminggu ini atau hanya senda gurau saja.

“Ayo oppa” ajak So Eun kepada kedua aku dam Siwon hyung

“…” tak ada jawaban dariku dan Siwon hyung kami hanya sennyum-senyum melihat wajah innocentnya yang membuat kami gemas

“Oppa…” teriak So Eun karena kesal tak ditanggapi

“Yasudah pergilah sana temani dongsaengmu itu” sambung appa.

Kami yang memang sangat menyayangi So Eun sebagai anak perempuan satu-satunya dikeluarga ini menyetujui ajakan So Eun untuk jalan-jalan kami tidak bisa menolak ajakannya itu kami terlalu menyayanginya karena kehadiran So Eun sudah sangat ditunggu-tunggu di keluarga kami. Menurut eomma waktu itu sebenarnya eomma dan appa menginginkan anak keduanya yeoja jadi pas sepasang namja dan yeoja tapi anak keduanya malah namja lagi yaitu aku, jadi eomma menginginkan   anak lagi dan ingin yeoja walaupun aku masih kecil eomma masih memberikan perhatian dan kasih sayangnya padaku meski eomma mengandung lagi. Sampai akhirnya tiba waktu eomma melahirkan appa menemani eomma bersalin sampai akhirnya terdengarlah suara tangisan bayi mungil dan dokter memberikam selamat bahwa anak appa dam eomma adalah yeoja.

Eomma dan appa tidak dapat membendung tangisan kebahagiaanya karena mendapatkan anak perempuan yang sudah ditunggu-tunggu kehadirannya. Kami tumbuh dewasa bersama aku dan Siwon hyung sangat menyayangi dongsaeng kami ini.

“Kita mau kemana hyung?” Tanyaku ketika kami sudah keluar gerbang pintu rumah kami. Dan Siwon hyung pun menanyakannya kepada So Eun

“Kita mau kemana little girl?” Tanya hyung kepada So Eun

“Aku juga tak tau mau kemana oppa, kita ikuti saja langkah kaki kita” jawab So Eun riang dan mendahului didepan kami. Kami melihatnya hanya tersenyum saja

“HHuuu betapa cantiknya dongsaengku ini, aku pasti tidak rela kalau dia mempunyai namjachingu” gumam Siwon hyung sambil melihat So Eun yang ada didepannya, aku yang berada disamping Siwon hyung pun berujar

“Tentu saja dongsaeng kita memang cantik, banyak kumbang-kumbang yang hinggap di sekitarnya tapi aku tetap akan membentenginya” sahut Kyu, Siwon menoleh kearah dongsaengnya yang satu ini dan tersenyum menyetujui ucapannya.

“Yaa oppa kenapa kalian jalan sangat lelet sekali, seperti siput saja” teriak So Eun berada jauh didepan kami

“Apa kau bilang Siput? Kau meremehkan oppa” teriak Siwon hyung berlari menghampiri So Eun. Dan mengangkat So Eun dengan tubuh kekarnya

“Ya oppa turunkan aku, kau tak malu dilihat orang-orang” protes So Eun

“Biarkan,, apa urusannya denganku” jawab Siwon hyung dengan cuek

“Isshhhh…” omel So Eun sambil meronta-ronta memukul dada Siwon hyung dan akhirnya diturunkan oleh Siwon hyung. So Eun berlari kearahku dan merangkul lenganku dan berkata

“Aku dengan Kyu oppa saja aku tidak mau dengan Siwon oppa” ucap So Eun

“Isshhh kau selalu saja cari perlindungan dengan si evil, baiklah kau lepas dariku hari ini tapi liat saja nanti” kata Siwon hyung. Jika So Eun sudah merasa kesal dengan Siwon hyung So Eun pasti mencariku

“Hehehhee” senyum So Eun menjadi evil sepertiku

“Oppa aku ingin es krim,, bagaimana kalau kita beli es krim di jalan besar sana” ajak So Eun menggandeng tanganku dan siwon hyung. Kami tak pernah serius kalau sedang marah pasti akan baik sendiri seperti sekarang ini Siwon hyung dan So Eun.Ketika kami sampai di jalan besar depan perumahan rumah kami Siwon hyung berujar.

“Kau tunggu disini biar oppa membelinya” kata Siwon hyung

“Tak usah oppa biar aku saja yang membelinya” kata So Eun

“Banyak mobil So Eun” ucapku

“Isshh oppa.. oppa pikir aku anak kecil apa tak bisa menyebrang” jawab So Eun

“Biarlah Kyu kalau itu maunya “ ujar Siwon hyung

“Yasudah mana uangnya” lanjut So Eun sambil mengadahkan tangannya kepada Siwon hyung dan Siwon hyung memberikan beberapa lembar uang kepadanya

“Hati-hati” ujarku dan Siwon hyung bersamaan dan diangguki oleh So Eun

Kami melihatnya menyebrang jalan besar itu dengan selamat dan masuk ke kedai es kirm di ujung jalan sana. Setelah menunggunya tak lama kami melihat So Eun keluar dari kedai es krim itu dengan membawa 3 kotak es krim. Dia tersenyum dan berjalan kearah kami, saat So Eun menyebrang aku melihat sebuah mobil melaju dengan kencangnya, aku melihat So Eun dan mobil itu  bergantian, aku berteriak.

“SO EUN AWAS” teriakku panik. Siwon hyung yang mendengar teriakanku belum menyadari bahwa ada sebuah mobil yang melaju kencang kearah So Eun dan semua itu terlambat ketika mobil itu telah menabrak tubuh So Eun. Kami terpaku melihat dongsaeng kami terlempar beberapa meter dari tempat kejadian. Siwon hyung dan akupun teriak.

“SO EUN” teriakku dan Siwon hyung

Aku dan Siwon hyung berlari menghampiri dongsaeng kami yang sudah tergeletak dengan darah yang bercucuran disekujur tubuhnya.

Kyuhyun POV end

Author POV

Siwon mengangkat kepala dongsaengnya yang sudah tak sadarkan diri

“So Eun sadarlah.. So Eun” panggil Siwon berharap So Eun akan meresponnya tapi nihil tak ada jawaban dari So Eun, tanpa terasa air mata telah jatuh di pelupuk matanya.

Ambulance pun datang dan membawa So Eun. Siwon dan Kyu ikut masuk kedalam, mereka hanya bisa menangis. Sampai akhirnya tiba di Rumah Sakit So Eun langsung dibawa keruang UGD. Siwon dan Kyu hanya bisa menangis dan menunggu diluar dengan cemas karena mereka tak boleh masuk. Kyu segera menghubungi appa dan eommanya.

Sudah hampir setengah jam tapi mereka belum tau keadaan dongsaeng mereka. Mereka hanya melihat para suster bolak-balik masuk kedalam ruangan yang telah mengambil dongsaengnya dari mereka, mereka selalu bertanya jika para suster keluar dari ruangan itu tapi para suster itu hanya diam saja. Siwon dan Kyu terlihat putus asa dan hanya bersandar pada dinding rumah sakit sambil menangis. Tak lama orang tua mereka datang dengan tergesa-gesa menghampiri anaknya itu.

“Kenapa bisa seperti ini? Kenapa So Eun bisa tertabrak?” Tanya eomma mereka yang menangis dan ditenangkan oleh appa mereka

“Ini semua salahku,, andai aku tak mengizinkannya tadi untuk menyebrang jalan pasti semua ini tak akan terjadi” jawab Siwon menyesal

“Bukan,, itu salahku harusnya aku langsung menghampirinya ketika melihat mobil itu akan menabrak So Eun” sanggah Kyu

“Apa yang kalian bicarakan? Tidak ada yang salah ini semua takdir, jangan menghukum diri kalian sendiri” bijak appa mereka

Mereka pun semua menunggu dengan harap-harap cemas, akhirnya dokter yang menangani So Eun pun keluar dari ruangannya semuanya langsung menghampiri dokter itu untuk menanyakan keadaan So Eun

“Dok, bagaimana keadaan putri saya” Tanya appa mereka kepada dokter itu

“Putri anda selamat dan berhasil melewati masa kritisnya” jawab dokter itu. Semuanya pun lega dengan apa yang diucapkan dokter itu

“Tapi…..” lanjutnya yang membuat semuanya kembali menegang

“Tapi apa dok?” Tanya Siwon. Dokter itu mengambil nafas beratnya dan berkata

“Dia koma…” bagai disambar petir mereka semua langsung terkulai lemas. Eomma mereka langsung hampir jatuh jika tidak ditopang oleh suaminya, Siwon dan kyu hanya bisa meratapi kesedihan yang mereka rasa.

“Dok saya mohon selamatkan dongsaeng saya” ujar Kyu berusaha tegar

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin tapi tetap semua tuhan yang berkehendak” jawab dokter itu  dan berlalu pergi. mereka semua menangis, mereka tak ingin kehilangan So Eun. Tak lama So Eun pun dibawa keluar untuk dipindahkan ke ruang ICU. Mereka semua hanya bisa menangis sambil mengikuti perawat ini membawa So Eun.

Sejak saat itu kehidupan mereka berubah sudah seminggu yang lalu So Eun dinyatakan koma tapi tak ada tanda-tanda bahwa dia akan sadar, yang menjaganya sekarang adalah siwon ia duduk di kursi samping tempat tidur So Eun berbaring. Siwon selalu menangis melihat dongsaeng kesayangannya yang sedang memperjuangkan hidup dan matinya, siwon melihat So Eun tidur dengan pulasnya tanpa  tau kapan ia akan bangun dari tidur panjangnya ini dengan perban yang melingkar di kepalanya, selang infuse yang selalu menemani pergelangan tangannya, selang oksigen yang tak pernah terlepas dari hidung dan mulutnya yang mungil  dan monitor pendeteksi detak jantung yang selama ini menopang hidupnya. Sungguh miris melihat dongsaengnya seperti ini.

“So Eun-ah, bangunlah sampai kapan kau akan tidur seperti ini. Semua orang mengkhawatirkanmu. Oppa janji akan selalu menuruti kemauanmu dan oppa akan selalu menjagamu dan melindungimu. Maka dari itu, bangunlah So Eun-ah” ucap Siwon tapi tak ada respon dari So Eun, itu membuat siwon semakin sedih.

Sudah sebulan lebih lamanya So Eun terbaring di rumah sakit, So Eun tak pernah menunjukan perkembangannya yang berarti. Malam telah larut eomma mereka sudah ingin pulang dan digantikan oleh Siwon dan Kyu.

“Eomma pulang dulu iya, cepat sadarlah anakku” ucapnya dan menitikan air mata. Siwon dan Kyu yang melihatnya hanya bisa menatap miris. Kemudian Eommanya membalikan badan dan berkata kepada anak-anaknya itu

“Eomma pulang dulu, jaga So Eun baik-baik kalau ada sesuatu langsung hubungi eomma” pesan eommanya

“Ne eomma” jawab mereka bersamaan kemudian wanita paruh baya itu pun berjalan menuju pintu dan keluar pergi dari hadapan mereka.

Lalu Siwon dan Kyu pun duduk dikursi samping tempat tidur So Eun, Siwon disebelah kanan dan Kyu disebelah kiri, mereka memegang tangan dongsaeng mereka seperti memberi kekuatan dan mereka melakukannya refleks secara bersamaan.

“So Eun, bangunlah sampai kapan kau akan berbaring disini?” Tanya Kyu

“Kau tak rindu dengan kami, dengan appa dan eomma” lanjutnya Kyu yang sudah terlihat emosi, mungkin dia sudah lelah melihat dongsaengnya seperti ini.

“Kyu, sabarlah… kau harus percaya kalau semua akan baik-baik saja” Siwon berucap

“Sampai kapan hyung?, sudah sebulan lebih So Eun disini, tapi apa[?] tak pernah ada perkembangan yang berarti” emosi Kyu

“KYU… jangan pernah kau berucap seperti itu,, kau harus percaya pasti semua akan baik-baik saja” bentak Siwon

“Tapi kapan hyung??? Aku sedih melihatnya seperti ini” Tanya Kyu melemah

“Hyung juga tak tau,, hyung juga sedih melihatnya seperti ini kita berdo’a saja agar semua baik-baik saja” jawab Siwon dan seketika itu juga So Eun mengeluarkan air matanya. So Eun memang koma tapi ia tetap bisa merasakan dan mendengar apa yang ada disekitarnya.

“Hyung lihat,, So Eun menangis” ucap Kyu memberi tahu

“Pasti ia juga merasakan apa yang kita rasakan sekarang” jawab Siwon

“Ayo So Eun.. kau harus bertahan” lanjutnya

Malam semakin larut, Siwon dan Kyu tertidur dikursi samping tempat tidur sambil menggenggam erat tangan dongsaengnya itu. Ketika itu tangan So Eun mulai bergerak perlahan dan So Eun mulai membuka matanya perlahan-lahan. So Eun melihat sekeliling yang semuanya serba putih dan matanya tertuju ketika melihat kedua oppanya tertidur sambil menggenggan tangannya erat, So eun pun bersuara.

“Oppa..” panggil So Eun dengan suara lemahnya

“Oppa..” panggil So Eun lagi sambil membalas genggaman tangan oppanya karena terusik kedua oppanya itu pun terbangun bangun ketika merasa ada yang memanggilnya dan sebuah jemari mungil yang menggenggam tangan mereka. Mereka refleks melihat kearah so eun dan begitu terkejut ketika melihat dongsaengnya membuka matanya dari tidur panjangnya itu.

Siwon dan Kyu refleks langsung memeluk dongsaengnya dengan diiringi tangis kebahagiaan dan berujar.

“So Eun,, akhirnya kau sadar, betapa cemasnya oppa melihatmu seperti ini” ujar Siwon masih dalam posisi memeluk dongsaengnya

“Ne.. So Eun,, akhirnya kau sadar. Oppa sudah hampir putus asa melihatmu yang koma begitu lama” sambung Kyu

“Jeongmal mianhae oppa, aku telah membuat kalian khawatir” jawab So Eun dengan intonasi yang masih rendah. Siwon dan Kyu melepaskan pelukannya dan berkata

“Sebaiknya kita panggil dokter untuk memeriksa So Eun” ujar Siwon dan diangguki oleh Kyu

Dan saat itu juga dokter datang dan memeriksakan keadaan So Eun, Siwon dan Kyu menunggu diluar dan mengingat kalau mereka belum menghubungi orang tua mereka

“Sebaiknya kita hubungi appa dan eomma” ujar Siwon

“Ne hyung,, pasti mereka sangat senang” ucap Kyu antusias

Tak lama orang tua mereka datang menghampiri mereka dengan berlari kecil dan bertanya

“Siwon benarkah So Eun sudah sadar?” Tanya eomma tak percaya

“Ne eomma” jawab Siwon

“Sungguh sebuah keajaiban” ucap appa dan diangguki oleh yang lain dan tak lama dokter itu keluar dari kamar So Eun dan berujar

“ini sungguh keajaiban mengingat pasien koma cukup lama” ujar dokter itu

“lalu bagaimana keadaan putri saya dok?” Tanya appa

“Putri anda menunjukan perkembangan yang pesat dan mungkin dalam beberapa hari ini putri anda bisa dipindahkan keruang rawat” ujar dokter itu lagi. Mereka tersenyum bahagia mendengarnya

“khamsahamnida dok” ujar appa

“Cheonmaneyo” jawab dokter itu

Sejak saat itu mereka kembali ceria melihat So Eun semakin lama semakin menunjukkan perkembangannya dan oppanya berjanji pada diri mereka sendiri untuk selalu melindungi So Eun agar ia tak terluka lagi.

FLASHBACK END

“Seperti itulah ceritanya” ucap Kyu selesai menceritakan masa kelamnya itu

“Ohh jadi selama ini kau menunjukan sikap overprotective-mu kepada adikmu karena kau trauma dengan kejadian dimasa lalu” Tanya Donghae

“heemm.. makanya kami takut sekali jika So Eun jauh dari kami. Kami tak ingin kejadian itu terulang kembali apalagi appa dan eomma tak ada disini membuat kami semakin bertanggung jawab untuk menjaga So Eun” jawab Kyu

“….” Tak ada ucapan dari mereka dan hanya menganggukan kepala tanda mengerti

“Hey kenapa malah membahas urusan pribadiku, lebih baik kita main saja” ujar kyu sambil menyambungkan kabel ps ke tv

“Ayo siapa yang mau melawanku” Tanya kyu

“Aku tak mau ah,, percuma aku main pasti ujung-ujungnya pasti kalah” ujar Eunhyuk dan diangguki oleh Donghae

“Ahh kalian payah” sahut Kibum

“Ayo Kyu lawan aku” lanjutnya sambil bersiap memegang stick ps-ny

“HHuuuuuu…” ujar Eunhyuk

———————–

Di kantor

Setelah makan siang mereka kembali lagi ke kantor, So Eun menemani oppanya bekerja dan ketika sore menjelang So Eun berkata

“Oppa, aku pulang iyah? sudah sore” Tanya So Eun

“Tunggu sebentar, kita pulang sama-sama” jawab Siwon dan disetujui oleh So Eun. Tak lama berselang

“Okey.. ayo kita pulang” ujar Siwon merapikan dokumen-dokumen penting dimejanya

“Let.s go” ujar So Eun

Mereka pun keluar ruangan bersama-sama menuju lobby

———————–

Rumah

“Sepertinya ada tamu deh oppa” ujar So Eun melihat mobil orang lain di halaman rumahnya

“Sepertinya” jawab Siwon

Ketika masuk Siwon langsung berucap

“Kami pulang” ujarnya

“Ohh ternyata ada tamu” lanjutnya ketika berada di ruang keluarga

“Annyeong haseyo” ujar Donghae, Eunhyuk dan Kibum kompak

“Annyeong” jawab Siwon dan So Eun

“Ahh kalian tak ada bosannya bermain game, apa oppa-oppa ini ditularkan oleh Kyu oppa?” Tanya So Eun

“Kau benar So Eun” jawab Donghae dan Eunhyuk

“Tapi tidak dengan Kibum,, dia memang sama seperti oppamu maniak game” lanjut Eunhyuk

“….” Siwon dan So Eun hanya tertawa

“Ahh yasudah kami kedalam dulu iyah” ujar Siwon

“Ne hyung” jawab mereka kompak kemudian Siwon dan So Eun pun berjalan menuju kamar mereka masing-masing.

Tak berapa lama So Eun turun kebawah untuk bergabung dengan teman-teman oppanya

“Bolehkah aku bergabung” Tanya So Eun

“Tentu boleh” ujar donghae dan eunhyuk kompak yang sedang bermain kartu sedangkan Kyu dan Kibum sibuk sendiri dengan permainan game-nya

“Okey kita mulai dari awal” ujar Donghae dan diangguki oleh Eunhyuk dan So Eun

“Yang kalah harus mendapatkan coretan” ujar Eunhyuk sambil menunjukan bedak bubuk yang ada dalam mangkuk kecil itu dan disetujui oleh Donghae dan So Eun

Dan tak butuh waktu lama mereka sudah asyik dengan dunia mereka So Eun dan Donghae terus tertawa melihat wajah Eunhyuk yang sudah penuh dengan coretan dan harus ditambah lagi karena dia sudah kalah lagi. Donghae dan So Eun pun mencoretnya lagi.

“Ahahahaa oppa kau sungguh payah, masa selalu kalah dariku” ujar So Eun kepada Eunhyuk

“Terus saja kalian menertawakanku” ujar Eunhyuk sok-sok ngambek Kyu dan Kibum yang melihatnya hanya  tersenyum melihat tingkah mereka ketika sedang bermain

“Ahahahahhaaaa” tawa Donghae dan So Eun semakin menjadi

“Ada apa ini berisik sekali” Tanya Kim Bum yang baru datang

“Oh kita sedang bermain kartu saja. Kau mau ikut main?”Tanya Donghae

“bolehkah” Tanya Kim Bum balik

“Tentu saja boleh” jawab Donghae

Permainan pun dimulai lagi dengan berbagai macam hukuman dan semakin gila saja hukumannya ada Enhyuk yang disuruh mencium Kibum ketika sedang serius main dan kaget dengan kelakuan Eunhyuk, Kibum langsung mengejar-ngejarnya Eunhyuk.

“Isshhh awas kau” omel Kibum sambil menghapus pipinya yang telah dicium Eunhyuk

“Heheheee” tawa Eunhyuk

Dan ketika Donghae dan Eunhyuk kalah So Eun dan Kim Bum menyuruh mereka untuk bersikap manja kepada Kyu dan Kibum. Merasa terganggu dengan kelakuan EunHae, KyuBum langsung melancarkan sebuah tendangan maut hingga mereka tersungkur. So Eun dan Kim Bum tertawa dibuatnya hingga terpingkal-pingkal. Dan ketika bermain kembali kini So Eun dan Kim Bum yang kalah dan mereka harus mendapat hukuman dari Donghae dan Eunhyuk.

“Terima pembalasanku Bumsso” ujar Eunhyuk menirukan wajah evil-nya Kyu

“Apa tuch Bumsso?” Tanya Donghae

“Kim Bum-Kim So Eun bodoh” jawab Eunhyuk

“OOhhhhh” ujar Donghae mengerti menunjukan lingkaran O di mulutnya

“Jangan aneh-aneh iyah oppa” ujar So Eun diangguki oleh Kim Bum

“Tidak kok tenang saja” jawab Eunhyuk

“Eunhyuk kau jangan aneh-aneh dengan hukumannya” ucap Kyu yang sedang meneguk minumannya

“Tenang saja tidak berat kok” evil Eunhyuk

“Kim Bum kau cium So Eun” ujar Eunhyuk tanpa dosa

“MWO???” jawab So Eun dan Kim Bum sedangkan Kyu langsung memuncratkan air yang diminumnya

“Isshhh jorok sekali kau Kyu” ujar Kibum

“Apa-apan kau oppa, aku tak mau” ujar So Eun kepada Eunhyuk

“Aku juga tak mau” ujar Kim Bum sok jaim

“Ya Lee Hyuk Jae apa-apaan kau” ujar Kyu memanggil dengan nama aslinya

“Aku hanya meminta So Eun dan Kim Bum menjalani hukumannya dan kau jangan ikut campur ini daerah permainan kami” jawab Eunhyuk tanpa dosa, Kyu geram mendengarnya

“Dan kalian berdua tak bisa menolaknya” ujar Eunhyuk kepada So Eun dan Kim Bum

“Cepat kalian lakukan” ujar Eunhyuk lagi

“Tapi…” ucap So Eun

“Tak ada tapi-tapian. Ayo Kim Bum lakukan” lanjut Eunhyuk. Eunhyuk membisikan sesuatu kepada donghae untuk mengambil gambar mereka

“Ayo…” paksa Eunhyuk tak mau menyerah mendesak mereka

Akhirnya dengan dilihat oleh semua yang ada di ruang tamu itu termasuk Kyu, Kim Bum pun memajukan wajahnya ke wajah So Eun dan sampai akhirnya bibir Kim Bum menyentuh pipi So Eun dan clikkk Donghae langsung mengabadikannya di handphone miliknya sesuai permintaaan Eunhyuk tadi. Setelah itu mereka saling berjauhan dengan malu-malu. Kyu hanya mendengus kesal melihat itu.

“Hua aku puas sekali” ujar Eunhyuk

“Eunhyuk lihatlah aku mengambil gambarnya sangat bagus, aku sungguh pantas jika menjadi seorang fotografer” ujar Donghae membanggakan diri

“Mana aku lihat” ujar Eunhyuk dan diikuti oleh Kibum sedangkan Kyu hanya mendengus kesal

“Wah kalian sungguh sangat serasi” ujar Kibum

“Huu aku iri, harusnya tadi aku menyuruh So Eun menciumku saja” ujar Eunhyuk saperti anak kecil

“HYAAA LEE HYUK JAE” ujar Kyu berteriak dan sebuah bantal melayang tepat diwajah Eunhyuk

“Hehehhheee” tawa Eunhyuk

“Kenapa kalian diam seperti itu” ujar Donghae kepada So Eun dan Kim Bum

“Ahh kalian ini memang pasangan yang manis” lanjut Donghae melihat tingkah mereka yang menjadi salah tingkah itu

“HYAA.. apa kau ingin mati” ujar Kyu kepada Donghae

“Kejam sekali kau” jawab Donghae

“Kenapa dari tadi berisik sekali, memang ada apa?” ujar Siwon yang baru datang

“Wahh hyung kau ketinggalan moment bersejarah tadi, aku sampai iri dibuatnya” ujar Eunhyuk

“Memang ada apa?” Tanya Siwon yang tak mengerti dan penasaran

“Sudahlah hyung jangan dengarkan dia. Dia itu gila” sambung Kyu

“HHuuuuu” ujar Eunhyuk

“Memang ada apa sich? Aku sungguh penasaran” ujar Siwon lagi

“Hyung mau melihatnya?” Tawar Donghae

“Aku sarankan jangan hyung. Aku saja tak mau melihatnya” cegah Kyu

“Memang kenapa?” Tanya Siwon bingung

 

TBC

Wah kira-kira Siwon bakal lihat gag iia gambar yang diambil Donghae?

Terus apa reaksi Siwon setelah melihat foto itu?

Wah Kim Bum dan So Eun malu-malu nii. Kira-kira sudah tumbuhkah benih-benih cinta di hati So Eun?

 

Untuk mengetahuinya harus tetep baca part selanjutnya okey,, jangn bosen-bosen
Apakah part ini semakin aneh[?] mianhae bagi para mates di part ini lebih focus ke masa lalu yang menyebabkan oppanya menjadi overprotective..

Okey ditnggu comentnya and don’t silent reader!!!!!!!!!!!!!!!!

See you next part🙂

43 thoughts on “Little Girl Oppa Part 3

  1. Ach q ketinggalan. . .ma’af chingu q komen dcni sekalian y. . .q bca dri part 1-3 seru bngt ff’nya. .
    So eun punya oppa2 yg keren perhatian lg,tpi q yakin kim bum bsa mengatasi+ BUMSSO brsatulah. .
    Itu tmn2 kyu lucu bngt ngasih hukuman nyuruh ciuman,,pasti siwon meledak nti klu lhat. .
    Next part dtgu ya chingu…

  2. cingu kereeeeeen kpan ne part slnjt x sy slalu stia comment dh asal jgn lama lama part slnjt x cz sy pnasaraaaaan bgt ma lnjtn x ne haeeeeeeeeee heeeeeee

  3. seruuuuuuuuuuuuuuu,lucuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu…………>_<
    gak salah aq baca ceritanya, lucu banget aq ampe ketawa2 sendiri(ampe di kira gila aq ama orang rumah fuuuuuuuuuuuuuuuuuu…………)
    kocak abisssssssssss, lanjut lagi ya …………………..hehehehehehe

  4. Hwa…. Eunhyuk oppa, hukumanmu sungguh bagus…🙂

    Aku jamin, Siwon oppa marah besar kalo’ liat foto yang diambil ama Donghae oppa tadi…

    Daebak thor..!!😀

    #ngacir ke part 4

  5. wduhhh ….
    jgn smpe siwon oppa liat fto tu .. klo mpe liat,,, beee …. bsa” kyu oppa ‘n bum oppa d’cicang abis”an … serem *plakkk*

    ttp smangat😉

  6. Haduuhh2 eunhyuk bnr2 biang rusuh nieeyy ada aja kejailan n tgkh konyolnya haahaa,,siwon bkal mencak2 tuuu,,sdh psti mncul benih2 cnt dibumsso scra salting gtu heee

  7. pantes saja kyu ma siwon terlalu over.karna so eun pernah kecelakaan dan koma yg sempat menghilangkan kbahaian keluarga mereka…
    Emh aq jamin dech lw siwon liat poto kim bum cium pipi so eun pasti bakal ngamukkk…

  8. Ouwhhh tu alasanx wonkyu over protektip ma so eun…… hahaha awal yg bagus buat bumsso smg makin deket ne🙂 ,wah bakal ada perang dunia nie klo wonppa liat fotox aissss,,,, mngkin klo wonkyu punya pasangan g kn seprotektip itu lg kale hehehe🙂

  9. Teman-teman kyu sangat setuju soeun dengan kimbum. Mereka memberi kesempatan untuk kimbum,.
    Baguslah karena kyu oppa dan siwon sangat amat over protective

  10. Wah makin seru🙂
    Apa reaksi siwon lihat dongsaengnya yg di cium kimbum
    Hebat hukuman yg di kasih enyuk tp emang dasar monyet yadong😀

  11. jadi itu alsan merka brskap over sma soeun.. wah enak bnget jadi soeun bsa kdet sama nmja2 tampan hahaha jdi iri
    gimana reaksi siwon ya???
    penasaran

  12. Ternyata sso pernah kecelakaan yang membuat oppadeulnya merasa bersalah..pantes aja mereka overprotective ke so eun..
    Wuaa bumsso skin ship nih,buat eunhyuk makasih atas hukuman yang kau berikan ke bumsso (?)

  13. Kim bum malu2 tuh, padahal mah suka…

    Gimana sikap Wonppa yah kalo liat pict nya…

    Langsung aja ke part selanjutnya saeng…

  14. Hua jangan sampe siwon oppa murka gara” ngliat foto itu, jadi ada alasan dibalik sikap mereka yg over, ternyata krna trauma itu..

  15. Oh itu alasannya wonppa dan kyuppa over protekif sma sso eonnie. Bagaimana ya saat wonppa liat photo bumppa cium pipi sso eonnie??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s