[OS] Without U & With U


Annyeong chingudeul🙂

Aku bawa os baru nii,, yang HaeSso shipper angkat tangang ahahahaaa…

Langsung ajja ne ga pake banyak omong😉

Author                  : Choi Kyucha

Title                       : Without U & With U

Main cast             : Lee Donghae, Kim So Eun, Lee Junho, Eunhyuk etc

Rating                   : PG 15+

Ganre                   : Romance, Friendship, Sad, Tragedy

Type                      : OneShoot

Sepasang kekasih sedang bersenda gurau di sebuah restaurant yang terdapat di pusat kota Seoul, sepertinya mereka benar-benar merasa bahwa dunia ini milik mereka berdua. Canda, tawa, senyum tak pernah lepas dari wajah keduanya. Kadang sang gadis menunjukkan wajah kesalnya ketika sang kekasih menggoda, sungguh pasangan yang akan membuat iri setiap orang melihatnya.

“Oppa berhentilah meledekku” gerutu sang gadis pada pria yang berada didepannya

“Aku tak meledekmu chagi, hanya menggoda” ujar sang pria

“Aisshh itu sama saja, sudah oppa bukankah kau harus kembali ke kantor” ujar sang gadis menyudahi perdebatannya dengan sang kekasih

“Waeyo? Aku masih ingin bersamamu” jawabnya

“Aku tak mau bersama oppa, jadi lebih baik oppa kembali ke kantor” sang gadis balas menggodanya

“Kau begitu jahat, aku kan rindu padamu”

“Kajja—atau aku tinggal disini” sang gadis berdiri dari kursinya membuat sang kekasih tak bisa berbuat apa-apa selain mengikutinya

Mereka berjalan keluar restaurant dengan menggenggam jemari satu sama lain. Senyum masih terpancar diwajah keduanya. Mereka berjalan berbelok kesebelah kiri dimana terdapat gedung tinggi yang bertuliskan ‘Aiden Corporation’.

“Baiklah oppa aku harus kembali ke kampus” sang gadis berpamitan pada sang kekasih begitu sampai di lobby gedung tersebut

“Ne hati-hati, belajar yang rajin agar skripsimu selesai tahun ini” nasihatnya

“Laksanakan komandan Lee Donghae” sang gadis memberi hormat yang membuat sang kekasih terkekeh geli “Annyeong” sang gadis membalikkan badan menuju taksi yang sudah menunggunya.

Sang kekasih yang bernama Lee Donghae menarik lengan gadisnya dan mendaratkan ciuman hangat dikeningnya. Gadis itu hanya diam terpaku menerima perlakuan darinya, kemudian segera sadar dan menolehkan pandangan kearah sekitar yang mungkin saja melihatnya.

“Aishh kau gila!” gerutunya dan berlalu masuk kedalam taksi

“Ck! Kalian mesra sekali” seruan seseorang membuat Donghae mengalihkan pandangannya, ia hanya tersenyum begitu tau siapa orangnya “Sepertinya ketika kalian menikah tidak akan surprise lagi karena kalian selalu mengumbar kemesraan dimanapun”

“Bilang saja kau iri Eunhyuk-ah” ujar Donghae pada rekan kerjanya itu

“Ck! Jangan meledekku”

[]

Donghae melangkahkan kakinya memasuki ruang kerja yang selama ini dibanggakan ayahnya tersebut. Sepertinya kehidupannya benar-benar telah sempurna, ditambah seseorang yang selama 3 tahun ini menempati seluruh ruang dihatinya. Yah siapa lagi kalau bukan kekasih sekaligus tunangannya.

“Mengapa aku memikirkannya terus yahh? Padahal baru sejam yang lalu aku bersamanya. Ck! Sepertinya aku benar-benar begitu mencintainya hingga tak mau ia jauh sedikitpun dariku” gumamnya

Drrttt…drrrttttt……….

“Yeobseyo”

‘Donghae-ah—So Eun, So Eun’

“Waeguedae?”

‘So Eun kecelakaan, taksi yang ditumpanginya masuk kedalam jurang’

Deg…

Donghae langsung berlari keluar begitu mendapat kabar tersebut, Bruukk—

“Ya! Donghae kalau jalan lihat-lihat” gerutu Eunhyuk begitu saja ditabrak, tapi Donghae tak perduli, ia tetap berlari, wajahnya jelas menunjukkan gurat kekhawatiran

“Ada apa dengannya, tadi begitu baik, sekarang begitu kacau” gumam Eunhyuk menatap kepergian Donghae

[]

Ia diam terpaku begitu melihat apa yang berada dihadapannya, semua menjadi begitu kacau dalam pikirannya, hatinya sesak melihat itu

“Donghae-ah So Eun sudah pergi meninggalkan kita, ia pergi meninggalkan eomma” ibu So Eun menangis histeris sambil menarik-narik kemejanya hingga lusuh, Donghae hanya diam menatap sesosok yang tertutup kain itu, tak mendengar jeritan dari ibu tunangannya itu

“Donghae-yang mendekatlah, aku tahu kau ingin melihatnya. Tapi tabahkan hatimu” ujar ayah So Eun menepuk pundak Donghae, ia menarik sang istri kedalam pelukkannya, memberikan jalan untuk Donghae melihat So Eun yang sudah diam tak bernyawa.

Dilangkahkan kakinya mendekati brankar tersebut, langkahnya benar-benar berat, sungguh ini benar-benar menyakitkan untuknya, dipegangnya ujung kain tersebut, tangannya bergetar hebat begitu ia mulai membuka kain tersebut. Ia terdiam begitu melihat sosok yang berada didepannya, sangat tak dapat dikenali sosok itu.

Ia menggelengkan kepala dan beranjak mundur “Dia bukan So Eun”

“Kau bicara apa Donghae-yang, aku tahu ini begitu berat untukmu tapi ini juga berat untuk kami. Janganlah menyiksa diri sendiri, terimalah takdir ini” nasihat ayah So Eun

Donghae masih menggelengkan kepalanya tak percaya, tak percaya bahwa sosok yang berada tak jauh darinya adalah tunangannya. Ia melangkah mundur dan berbalik keluar dari ruangan itu. ia seperti orang yang kehilangan arah, ia tetap berjalan lurus sambil menggelengkan kepala. Hatinya menolak bahwa sosok yang dilihatnya barusan adalah tunanganya, ia percaya kekasihnya itu masih hidup dan berada disuatu tempat yang ia tak tahu dimana.

[]

Upacara pemakaman itu benar-benar berjalan penuh haru, semua menangis atas kepergian sahabat, kerabat, dan keluarga yang mereka cintai. Ibu So Eun masih terisak melihat peti itu dimasukkan kedalam peristirahatannya yang terakhir, tak berbeda jauh dari pemuda yang kontras berbeda itu, memakai pakaian putih, hanya diam dengan pandangan kosong. Semua disana tau akan perasaan pemuda tersebut yang ditinggalkan begitu tiba-tiba tapi mereka tak akan tahu goresan luka yang tertanam dihatinya.

Sebulan telah berlalu dari kejadian itu, Donghae masih menutup dirinya, ia tak seperti dulu lagi, senyuman yang selalu ia berikan kepada karyawannya tak pernah terlihat lagi, ia berubah menjadi sosok yang dingin dan tertutup. Semua karyawannya tahu bahwa atasannya itu begitu terpukul atas kepergian tunangannya yang begitu ia cintai.

“Donghae-ah” seru Eunhyuk memanggilnya begitu ia keluar dari ruang kerjanya “Malam ini akan ada party di rumah sahabatku, bagaimana kalau kau ikut denganku?” tawarnya

Donghae hanya menampakkan wajah datarnya, “Ayolahhh aku tahu kau butuh refresing” lanjutnya membujuk

[]

Seorang gadis masih menatap seseorang yang berada tak jauh darinya itu, ia begitu cermat memperhatikan pria paruh baya yang sedang membuat sesuatu

“Ahjussi apa kau hari ini akan pergi berdagang?” tanya sang gadis

“Ne Ga Eul-ah..waeyo?” jawab pria baruh baya itu

“Tapi kau sedang sakit, lebih baik aku saja yang berdagang” ujar gadis yang dipanggil Ga Eul itu

“Kau itu baru sembuh dari sakitmu, tak mungkin aku membiarkanmu untuk berdagang, lagipula aku takut kau akan tersesat” nasihatnya

“Kau tak perlu khawatir ahjusii, aku akan baik-baik saja” jawab Ga Eul meyakinkan

“Tapi—“

“Pokoknya tak ada tapi-tapian” potong Ga Eul tersenyum dan pria paruh baya itu hanya tersenyum dan menganggukkan kepala

[]

“Gomawo Donghae-ah kau mau untuk diajak pergi” ujar Eunhyuk ketika dalam perjalanan, Donghae yang mengendarai mobilnya hanya menanggukkan kepala dan tetap fokus pada jalan

“Kajja kita masuk, aku yakin ini akan membuatmu lebih releks” ajak Eunhyuk pada Donghae yang hanya mengikutinya dibelakang

Suara berisik dari setiap sudut ruangan benar-benar memekakan telinganya, ia hanya memandang datar pada sekitar, sungguh ini bukan gaya hidupnya, jika So Eun masih berada disisinya ia yakin So Eun akan marah padanya. Disana terlihat Eunhyuk yang sepertinya sudah mabuk dengan dua gadis yang berada disisinya.

“Annyeong, kau teman Eunhyuk” sapa seorang gadis dengan pakaian minimnya. Donghae hanya memandang datar dan kembali beralih menatap yang lain

“Mengapa kau sendiri saja, bergabunglah dengan yang lain” ajak gadis itu, Donghae tetap bungkam. Gadis itu sepertinya tak kehilangan akal, ia bergelayut manja pada lengan Donghae berharap akan ada respon baik dari si pemilik lengan

Eunhyuk yang melihatnya dari kejauhan tersenyum menatap sahabatnya dengan seorang gadis, ia beranjak dengan agak berat dan berjalan menuju kearah Donghae yang tak jauh darinya

“Sudahlahh Donghae lupakan tunanganmu yang sudah tiada itu, hidupmu masih panjang. Kau tak baik selamanya terpuruk dalam keadaan ini” Eunhyuk berseru tak sadar akan ucapannya dan menghempaskan tubuhnya disebelah lain sisi Donghae, Donghae hanya diam.

“Ya! Mengapa kau diam. Kubilang lupakan tunanganmu masih banyak gadis-gadis yang lebih baik dan lebih sempurna darinya” ujarnya asal

BUG….

Satu pukulan melayang tepat di ujung bibir Eunhyuk hingga mengalir darah segar, suasana berubah menjadi sunyi begitu sang pelaku Donghae mendaratkan pukulannya pada Eunhyuk.

“Kau begitu bodoh Lee Donghae! Tunanganmu itu telah TIADA. LUPAKAN DIA” Eunhyuk berseru meluapkan kesabarannya yang telah habis melihat sikap Donghae

Donghae menarik kerah kemeja yang dikenakan Eunhyuk “Kau tak pantas menyuruhku melupakannya!” pelan namun terdengar begitu tajam, dihempaskannya Eunhyuk di sofa dan berbalik keluar dari rumah tersebut. Sepertinya ia salah telah menerima ajakan Eunhyuk.

[]

“Gomawoyo Junho-ah, telah menemaniku berdagang” ucap gadis pada seseorang yang menemaninya

“Cheonma, aku senang membantumu lagipula aku tak ingin kau tersesat nanti” balas seseorang yang bernama Junho tersebut

“Tapi karenaku kau jadi tak bekerja” ujar sang gadis

“Gwenchana Ga Eul-ah, aku sudah ijin” ujarnya meyakinkan, Ga Eul tersenyum dengan bibirnya yang terlihat kering tersebut “Ga Eul-ah aku pergi beli minum dulu ne, aku tahu kau pasti haus” lanjutnya

“Eh?”

“Aku tak lama, kau jangan kemana-mana ne?” lanjutnya

[]

Donghae POV

“Kau begitu bodoh Lee Donghae! Tunanganmu itu telah TIADA. LUPAKAN DIA”

BRENGSEK!!!!

Kau tak akan mengerti perasaanku Eunhyuk-ah, kau tak pantas berbicara seperti itu padaku, bagiku So Eun adalah segalanya—arggghhhhhh…..

‘Aahhh’ brukk..

“Ahh shit!!” erangku, aku keluar dari mobil dan melihat seseorang yang sepertinya terluka karenaku

Dia seorang gadis tapi aku tak bisa melihat wajahnya karena ia membelakangiku, aku berjongkok didekatnya, sepertinya aku tak asing dengannya, mengapa jantungku berdetak secepat ini? Kubalikkan tubuhnya menghadap kearahku.

Deg

“Ss—Sso” apa aku tak salah lihat, benarkah ini So Eun tunanganku. Tanpa membuang waktu kuangkat tubuhnya dan membawanya masuk kedalam mobilku. Kulajukan mobilku dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit, darah segar keluar dari keningnya “Suster tolong tunanganku” seruku pada seorang suster begitu aku sampai di rumah sakit

“Silakan tuan” ujar suster itu bergerak cepat menyodorkan brankar, langsung saja aku menidurkan So Eun. Kuikuti kemana suster itu membawa So Eun.

“Josonghamnida, anda hanya boleh mengantar sampai disini” ujarnya membawa So Eun masuk kedalam ruang yang bertuliskan UGD, aku hanya diam dan suster itupun menutup pintu ruangan tersebut

Aku menunggu gelisah diluar ruangan itu. Panik, khawatir, senang, haru bercampur menjadi satu dalam diriku. Orang yang sangat aku cintai telah kembali. Aku hanya duduk dan menundukkan kepala sambil berdoa berharap So Eun akan baik-baik saja.

Tak lama pintu ruangan itu terbuka dan keluarlah seorang dokter, aku langsung menghampirinya

“Bagaimana keadaannya dok?” tanyaku langsung

“Bisa saya berbicara dengan keluarganya” ujarnya tak menjawab pertanyaanku

“Saya tunangannya” ujarku

“Baiklah, sekarang anda ikut keruangan saya”

“Apa yang terjadi dok?” tanyaku lagi begitu sampai diruangannya dan duduk berhadapan yang hanya dipisahkan oleh meja kerjanya

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, hanya benturan ringan di pelipis kirinya” jawab dokter itu membuatku tersenyum senang “Tapi apa tunangan anda mengalami amnesia” tanyanya lagi yang membuatku terkejut

Amnesia?

“Ya tunangan anda mengalami amnesia, setelah saya periksa lebih jauh terdapat luka benturan yang sepertinya cukup keras, mungkin akibat kecelakaannya diwaktu lalu” jelasnya

“Apa ingatannya bisa kembali dok?” tanyaku penuh harap

“Bisa, asalkan diberikan pengertian tentang masa lalunya, jangan memaksakan. Itu akan membuatnya merasakan sakit di kepala seperti ingin pecah karena terlalu dipaksakan” jawab dokter itu, aku mengangguk dan berterima kasih pada dokter itu. segera kulangkahkan kakiku menuju kamar So Eun berada.

Kugenggam tangan hangatnya disana terlingkar cincin manis yang kutahu milik siapa, yahh milik kami, pengikat kami dalam tali pertunangan, sungguh tak pernah terbayangkan olehku bertemu denganmu kembali. Tuhan begitu baik pada kita, ia tak tega memisahkan kita yang saling mencintai ini. Benarkan Sso? Aku berjanji akan selalu menjagamu dan melindungimu. Aku mencintaimu. Kukecup punggung tangannya sayang.

Sinar pagi membangunkanku dari tidur nyenyak yang selama ini tak kurasakan, kualihkan pandanganku pada sosok yang sepertinya masih terlelap, dan ternyata benar, gadisku ini masih terlelap dalam tidurnya. Aku tersenyum menatapnya, kesentuh kepalanya dan mengusapnya sayang, tangan kananku pun tak pernah lepas mengenggam tangannya dari semalam.

“Kau harus kembali seperti dulu lagi, aku akan membantu mengingat semua masa lalumu dan kenangan kita” ujarku padanya

“Ehhh”

Ia mulai mengerang, aku masih menatapnya, begitu ia membuka matanya, ia langsung terkejut melihatku

“Anda siapa?” tanyanya membuatku sakit tapi aku harus tetap berusaha tersenyum

“Annyeong, Lee Donghae Imnida” aku memperkenalkan diriku padanya, ia hanya mengangguk dan memegangi kepalanya “Mianhae, aku telah membuatmu seperti ini” lanjutku

“Gwenchanayo, mungkin aku juga salah yang tak lihat-lihat saat menyebrang jalan” ujarnya tersenyum padaku, sungguh aku merindukkanmu ”Emm..”

Aku baru sadar kalau aku dari tadi masih menggenggam tangannya “Mianhae” ujarku “Siapa namamu?” tanyaku

“Chu Ga Eul imnida” ia memperkenalkan diri dengan nama yang tak aku kenal, aku hanya menganggukan kepala dan tersenyum padanya

Drrttt….Drrrrttt………..

“Yeobseyo”

‘Sajang-nim anda memiliki rapat pagi ini, anda dimana’

“Baiklah aku akan ke kantor sekarang” jawabku dan langsung memutuskan sambungan telepon

“Mianhae, sepertinya aku tak bisa menemaimu, aku harus ke kantor” ujarku pada So Eun, ia menganggukan kepalanya

“Khamsahamnida telah menolongku” ujarnya

“Gwenchana, itu juga salahku”

Dengan sedikit berat hati, kuberanjak dari dudukku “Annyeong” pamitku dan ia tersenyum

Kupandangi wajahnya dalam posisi yang sama, wajah cantiknya yang tak mungkin dapat aku lupakan, ingin sekali kukecup keningnya lembut dengan semua kerinduan yang kurasakan selama sebulan ini tapi aku tak ingin mengambil resiko yang akan membuatnya menjauhiku.

Aku langsung berangkat menuju kantor, aku akan mengganti pakaianku yang memang selalu berada dimobil jadi tak perlu untuk kerumah terlebih dahulu.

Donghae POV END

[]

Author POV

“Emm.. bosan” erang gadis itu yang masih berada ditempat tidurnya, diedarkan pandangan pada sekitarnya.

“Selamat pagi” sapa seorang suster, suster itupun memeriksakan keadaannya

“Anda semakin baik nona, pasti karena tunangan anda yang menjaga anda. Ia begitu khawatir dan panik saat anda tak sadarkan diri ujar suster itu

“Eh? Tunangan”

“Ya tunangan anda Lee Donghae-ssi, dia begitu tampan dan presdir perusahaan besar, aku iri padamu nona” ujar suster itu, So Eun hanya tersenyum janggung, ia berpikir mungkin Donghae mengaku sebagai tunangannya karena ingin menolongnya.

 []

Donghae langsung keluar dari ruangannya begitu selesai meeting, ia ingin cepat-cepat ke rumah sakit menemui tunangannya itu.

“Donghae-ah” seru seseorang dan melihat Eunhyuk yang berjalan menghampirinya. Donghae hanya diam sampai Eunhyuk dihadapannya “Bisa kita bicara” lanjutnya

“Bicarakan saja disini” ujar Donghae datar, ia masih sedikit kesal dengan tingkah Eunhyuk kemarin

“Baiklah, aku hanya ingin minta maaf padamu. Dalam keadaanku yang setengah sadar aku telah mengucapkan kata-kata kasar padamu” ujar Eunhyuk penuh penyesalan

Donghae menghela nafas sesaat “Sudahlah lupakan saja” balas Donghae

“Kau mau memaafkanku kan?” tanya Eunhyuk dan Donghae hanya mengangguk mengerti

“Baiklah aku harus pergi” ujar Donghae

“Tunggu, kau mau kemana?” tanyanya

“Menemui tunanganku” jawab Donghae dan berlalu, Eunhyuk mengangkat sebelah alisnya dan berubah panik

“Apa dia akan menyusul tunangannya” gumamnya dan berlalu mengejar Donghae, ia berpikiran Donghae akan menyusul tunangannya itu yang telah meninggal

Eunhyuk masih mengikuti Donghae dengan mobilnya, dilihat mobil didepannya memasuki kawasan rumah sakit

“Eh? Untuk apa dia ke rumah sakit” gumamnya

 []

“Annyeong” sapa Donghae begitu membuka pintu kamar rawat tersebut

“Donghae-ssi” kagetnya begitu melihat sosok Donghae, Donghae hanya tersenyum dan lebih masuk kedalam

“Bagaimana keadaanmu?” tanya Donghae duduk dikursi yang berada disamping ranjang gadis yang mengaku bernama Ga Eul itu

“Aku baik, khamsahamnida” jawabnya

“Mengapa kau mengucapkan terima kasih terus, itu sudah tanggung jawabku” ujar Donghae tertawa kecil, membuat gadis itu ikut tertawa

Brukk…

“OMO!! So Eun-ssi” kaget seseorang, Donghae dan Ga Eul mengalihkan pandangan mereka kearah seseorang yang berseru itu “Donghae-ah, So Eun masih hidup” tunjuknya pada gadis yang berada diranjang rumah sakit tersebut.

So Eun hanya menatap bingung, Donghae tersenyum dan bangkit menghampiri Eunhyuk “Nanti aku jelaskan “ bisiknya

Donghae mengalihkan pandangannya pada seseorang yang ia yakini tunangannya itu “Ga Eul-sii perkenalkan ini Eunhyuk sahabatku” ujar Donghae

“Annyeong haseyo Chu Ga Eul imnida”

“Ehh annyeong Lee hyuk Jae tapi kau bisa memanggilku Eunhyuk” balas Eunhyuk sedikit bingung

“Emm Donghae-ssi bisakah aku pulang, aku yakin pamanku pasti mengkhawatirkanku karena tak pulang semalam”

“Tapi kau kan masih sakit” sela Donghae

“Gwenchanayo, aku sudah sehat kok” jawabnya

[]

“Khamsahamnida Donghae-ssi telah mengantarku”

“Gwenchanayo” balas Donghae tersenyum, gadis itu keluar dari mobilnya dan berjalan menuju rumahnya

“Ga Eul-ah” seru seseorang membuat yang dipanggil menoleh kebelakang

“Junho-ahh!!”  seseorang yang memanggilnya tersebut langsung berlari kearahnya dan memeluknya erat, ia awalnya kaget begitu Junho memeluknya namun setelah itu ia tersenyum dan membalas pelukkannya “Kau darimana saja, kau tahu aku hampir mati mencemaskanmu yang tiba-tiba menghilang” ujarnya masih dalam posisi memeluk

“Mianhaeyo, semalam aku tertabrak dan yang aku tahu, aku sudah berada di rumah sakit” Ga Eul menjelaskan

“Mwo! Gwenchana?” kaget Junho melepaskan pelukkannya dan baru menyadari bahwa kening Ga Eul diperban

“Gwenchana” jawab Ga Eul tersenyum

“Kajja kita harus segara menemui ahjussi, sebelum ia semakin marah besar padaku” ajaknya dan disetujui Ga Eul

Tanpa mereka sadari seseorang yang berada dalam mobil masih memperhatikannya “Jadi selama ini kau disini So Eun? Aku akan memastikan bahwa kau adalah So Eunku” lanjutnya dan menghubungi seseorang

[]

Ga Eul-ah kau baru saja kecelakaan, mengapa kau malah membersihkan rumah. Biar ahjussi yang bereskan?” ujar seseorang

“Ahjussi kau tenang saja, aku baik-baik saja kok” ujar Ga Eul dan tetap melanjutkan kegiatannya mencuci piring-piring kotor.

“Ahh kau memang keras kepala” gerutunya dan berlalu keluar, Ga Eul hanya tersenyum dan melanjutkan mencuci piringnya Tiba-tiba saja sosok Donghae terlintas dalam pikirannya

“Ck! Mengapa aku memikirkannya” gumamnya

‘Ya oppa jangan menggangguku’ serunya ketika seseorang memeluknya dari belakang

‘Aniya, aku akan mengganggumu terus’

‘Wae?’

‘ Karena aku suka’ jawab seorang pria yang memeluknya dari belakang malah makin mempererat pelukkannya

‘Aishh—‘

Ga Eul memegang pelipisnya begitu merasakan sakit yang menyerangnya, sebuah kelebat pembicaraannya dengan seorang pria yang tak begitu jelas wajahnya memenuhi pikirannya. Ia berusaha untuk melihat lebih jelas tapi yang ada kepalanya akan semakin sakit.

[]

“Bagaimana?” tanya Donghae pada 2 orang yang berpakaian serba hitam tersebut

“Gadis itu bernama Chu Ga Eul, ia ditemukan oleh seorang pria paruh baya di aliran sungai Han, kami telah menyeledikinya dan dapat dipastikan bahwa gadis tersebut adalah nona So Eun tapi nona So Eun mengalami amnesia akibat kecelakaan waktu itu” jawab satu diantaranya, Donghae tersenyum

“Bagus, terimakasih atas bantuannya” ujar Donghae pada pengawal keluarganya tersebut

“Sama-sama tuan” jawabnya “Kalau begitu kami permisi” lanjutnya dan diangguki oleh Donghae

Setelah orang suruhannya itu keluar masuklah Eunhyuk yang langsung duduk dihadapan Donghae yang terhalangi meja kerjanya itu.

“Donghae-ah bisa kau jelaskan sekarang” ujar Eunhyuk, Donghae tersenyum

“Kau tahu ketika aku pergi dari party temanmu itu” tanya Donghae, dan Eunhyuk mengangguk

“Ya aku ingat walaupun samar-samar” jawabnya dan tersenyum meminta maaf, Donghae hanya menggeleng-gelengkan kepala “Lalu?” tanya Eunhyuk penasaran

“Ketika aku dalam perjalanan pulang, tak sengaja aku menabrak seseorang”

“MWO!!”

“Ya dengarkan aku dulu” omel Donghae

“Hehhee mianhae, ayo lanjutkan” ujar Eunhyuk

“Hahh—orang yang kutabrak adalah So Eun, aku begitu senang dan sekaligus panik saat itu. segera kubawa ia ke rumah sakit dan disana aku tahu bahwa ia mengalami amnesia” jelas Donghae

“Pantas ia begitu bingung melihatku dan ia memperkenalkannya dirinya dengan siapa itu—“

“Ga Eul” potong Donghae

“Ahh ya itu” seru Eunhyuk “Emm tapi apa kau yakin kalau dia So Eun tunanganmu?” tanyanya memastikan

“Aku sudah menyuruh orang kepercayaan keluargaku untuk menyelidikinya, dan dapat dipastikan bahwa dia adalah So Eun-ku” jawab Donghae pasti

“Lalu bagaimana caramu untuk mendekatinya?” tanya Eunhyuk lagi

“Kita lihat saja nanti” gumam Donghae menerawang jauh keluar kaca besar yang menyajikan pemandangan kota Seoul

[]

So Eun begitu sibuk melayani pembeli yang dikedai kecil milik pamannya tersebut

“Aku pesan sup kimchi satu” seru seseorang

“Ye mohon di—ehh Donghae-ssi” kagetnya, Donghae hanya tersenyum

Gadis itu mengantarkan pesanan Donghae “Silakan” ketika gadis itu akan beranjak pergi, Donghae segera menahan tangannya

“Temani aku makan, tak nyaman jika makan seorang diri” ujar Donghae, tak tau kenapa gadis itu gugup dan hanya menuruti  kemauan Donghae, ia duduk berhadapan dengan Donghae. Donghae tersenyum dan mulai makan. Gadis itu memperhatikannya yang sedang makan, ia berpikir mengapa melihat wajah Donghae begitu sangat akrab dimatanya.

Apa ia mengenal Donghae sebelumnya?

Tapi ketika di rumah sakit jelas Donghae memperkenalkan dirinya yang pasti mereka baru saja bertemu?

So Eun memegang pelipisnya yang mulai sedikit sakit

‘Oppa makanlah, aku akan menyelesaikan skripsiku’

‘Temanilah oppa, kau tega membiarkan aku makan sendiri’

‘Emm baiklah—tapi jangan lama-lama. Karena otakku sedang jalan untuk melanjutkan mengetik skripsiku

‘Ahahaa baiklah’

Potongan memori itu terekam kembali namun tetap sama hanya sekelebat bayangan hitam wajah seseorang yang berbicara padanya tetap tak terlihat, kepalanya benar-benar sakit memikirkan itu, ia menggigit bibir bawahnya menahan sakit tak ingin pria yang berada didepannya tahu.

“Ga Eul-ssi gwenchana?” tanyanya

So Eun menggelengkan kepala sambil tersenyum “Gwenchana” jawabnya berusaha tersenyum

Donghae mengangguk mengerti walau jelas terlihat bahwa ia mengkhawatirkannya

Sejak pertemuan mereka di restaurant itu, walau sebenarnya bukan benar-benar bertemu karena Donghae sengaja datang ke kedai tersebut yang ia ketahui kekasihnya itu membantu berdagang disana.

Sekarang hubungan mereka menjadi lebih dekat, mereka akan menghabiskan waktu bersama jika Donghae sedang tidak sibuk. Gadis itupun begitu senang, ia merasa nyaman berada disamping Donghae, sosok yang sepertinya ia rindukan sejak lama.

Seperti saat ini So Eun hanya tersenyum sendiri dibalkon rumah sederhananya mengingat kencannya kemarin bersama Donghae, yahh bisa dianggap itu sebagai kencan

Flashback

“Oppa kita mau kemana?” tanyanya

“Emm kita akan ke Lotte World, bagaimana Ga Eul-ah kau suka” jawab Donghae tersenyum pada sosok gadis yang berada disampingnya

“Emm tentu” ujar Ga Eul semangat

Ketika mereka sampai disana, mereka langsung menaiki berbagai macam wahana disana, sungguh menyenangkan, Donghae begitu melindunginya, genggaman tangannya tak pernah lepas dari jemarinya tersebut

“Oppa, kita naik itu ne” seru So Eun menunjuk satu wahana

“Kau yakin ingin menaiki itu Ga Eul-ah?” tanya Donghae menatap roller coster yang terlihat cukup mengerikan dan mengalihkan pandangan kearah gadis disebelahnya, gadis itu hanya mengangguk yakin dan menarik lengen Donghae. Donghae hanya mengikutinya pasrah, tak mungkin ia berkata bahwa ia sedikit ngeri naik wahana tersebut.

Selama wahana berlangsung Donghae tak hentinya berteriak, membuat gadis yang berada disebelahnya tak bisa menahan tawa.

“Kau lucu sekali oppa” gadis itu masih menertawai Donghae meski mereka telah keluar dari area tersebut, Donghae mempoutkan bibirnya mendengar godaan gadis yang dicintainya itu.

“Ck! Memang kau tak jantungan naik wahana itu?” tanya Donghae

“Aniyo..” jawabnya lantang

“Kau ini—“ Donghae mencubit hidung gadis itu gemas

Flashback End

Ia tersenyum mengingat kenangan itu

“Ga Eul-ah” panggil seseorang

“Junho-ah” balas So Eun, dan Junho duduk disebelah So Eun

“Kau sedang memikirkan apa sampai senyum-senyum tak jelas seperti itu, mungkin ketika orang lihat kau akan dianggap orang gila“ goda Junho

“Ya!” serunya memukul pundak Junho

“Ada kejadian apa hingga membuatmu seperti ini?” tanya Junho

“Entahlah aku juga tak tahu Junho-ah, mengapa setiap berada didekat Donghae oppa jantungku bekerja dua kali lipat dan aku merasa nyaman berada didekatnya” jawabnya memandang jauh kedepan, Junho terdiam.

“Apa kau menyukainya?” tanya Junho pelan dan mungkin terdengar berbisik

“Mungkin” jawabnya masih memandang jauh kedepan “Walauku tahu dia begitu jauh untukku jangkau, lihatlah diriku yang hanya orang biasa, sedangkan dia—“ ia menggantung kalimatnya, Junho hanya tersenyum miris, sepertiny tak akan ada peluang untuknya

 []

So Eun/Ga Eul POV

“Kajja aku antar” ujar Junho padaku, ia membantuku dikedai ketika ia sedang libur

“Tak usah Junho-ah aku bisa mengantar makanan ini sendiri, kau tenang saja ne” Aku menenangkan dan mulai pergi

Aku berjalan melihat alamat yang tertulis dikertas yang kupegang, kumengedarkan padanganku menyocoki alamat tersebut pada setiap rumah yang aku lihat. Hingga pandanganku tertuju pada sebuah rumah yang terlihat seorang pria dan wanita yang sedang mengobrol tersebut, seperti sepasang kekasih ‘Sungguh harmonis’ gumamku

“Donghae oppa” gumamku begitu melihat sosok pria tersebut lebih jelas. Ia memeluk seorang gadis yang berada didepannya dengan senyum andalannya.

Aku terdiam, aku mulai melangkah mundur begitu melihat moment yang berada didepanku. Segera ku berbalik dengan cepat menjauh dari tempat tersebut, tanpa sadar air mataku membasahi kedua pipiku begitu saja, isakan kecil keluar dari bibir mungilku

“Ga Eul-ah gwenchana?” tanya Junho khawatir melihatku dalam keadaan menangis “gwenchana” tanya Junho lagi

“Donghae oppa—“ gumamku masih terisak “Aku melihatnya memeluk wanita lain” lanjutku menangis, Junho langsung membawaku dalam pelukkannya, tangiskupun semakinn pecah dalam pelukkannya

Apa ini yang dinamakan cemburu?

So Eun/Ga Eul POV END

[]

Author POV

Junho mengendarai motor matic-nya menyusuri jalan, ia habis mengantar pesanan di restaurant tempat ia bekerja, ia melihat sebuah mobil hitam memasuki area rumah yang terlihat megah tersebut, entah mengapa ia terus memandang mobil tersebut hingga mobil itu berhenti dan memperlihatkan siapa yang berada dibalik kemudi mobil tersebut.

Junho mengepalkan tangannya begitu tahu siapa orang tersebut, langsung saja ia berhenti didepan rumah tersebut

“Anda ingin bertemu siapa tuan?” tanya seorang penjaga menghalangi Junho yang berniat memasuki rumah tersebut

“Aku ingin bertemu tuan kalian” jawab Junho mengalihkan pandangannya pada seseorang yang telah masuk kedalam rumahnya tersebut

“Anda siapa?” tanya penjaga itu lagi

“Aku Lee Junho, tuan kalian pasti mengenalku” jawabnya, pengawal itu tampak ragu “Tenang saja aku bukan orang jahat yang akan membunuh tuan anda, jika kalian mau kalian bisa bertanya pada tuan kalian itu” lanjutnya, pengawal itu menyuruh rekannya untuk menghubungi pelayan didalam, setelah menunggu

“Silakan masuk tuan, maaf kami mencurigai anda” penjaga itu membungkukkan sedikit badannya dan mempersilakan Junho masuk. Junho melangkah memasuki rumah tersebut.

“Junho, sedang apa ia kerumah itu” gumam seseorang yang melihat sosok Junho dari tadi “Jangan-jangan—“ gumamnya dan berlari

[]

“Silakan duduk tuan, tuan muda akan segera turun menemui anda” ujar seorang pelayan padanya, dan ia hanya menganggukan kepala mengerti

Junho mengedarkan pandangannya pada rumah yang baru pertama kali ia masuki itu, tak pernah ia bayangkan akan masuk kedalam rumah sebesar ini. Matanya terus menyusuri setiap dinding rumah tersebut, sampai matanya membulat terkejut begitu menemukan beberapa foto yang terbingkai rapi di dinding tersebut, ia terkejut akan seseorang yang berada dalam foto tersebut. Dilangkahkan kakinya mendekat dan terlihat seorang gadis yang ia kenal bersama seorang pria, juga terdapat foto individu gadis itu.

[]

“Ga Eul-ah” seru seseorang dengan nafas tersengal-sengal

“Ohh In Woo-ah, waeyo?” tanya Ga Eul bingung, seseorang yang dipanggil In Woo itu pun menarik nafas dan mulai menceritakan apa yang dilihatnya

“Mwo! Kau melihatnya dimana?” tanya Ga Eul pada temannya itu

“Di perumahan selatan sana” jawab In Woo

‘Donghae Oppa’ gumamnya langsung berlari, ia tahu rumah siapa yang diceritakan temannya itu, pasti itu rumah Donghae, ia segera mempercepat larinya takut terjadi sesuatu pada keduanya

[]

 “Ehem..”Dehaman seseorang membuat Junho melepaskan sejenak rasa penasarannya melihat jejeran bingkai foto tersebut “Silakan duduk Junho-ssi” ujar Donghae ramah pada Junho dan duduk di sofa ruang tamunya tersebut

“Apa maksudmu membuat Ga Eul menangis kemarin, aku tahu kau punya segalanya tapi aku tak akan membiarkan kau melukai hatinya” Junho langsung mengatakan tujuannya datang kerumah itu

“Tunggu, aku tak mengerti. Apa maksudmu?” tanya Donghae bingung masih dalam duduknya

“Kau berpelukkan dengan wanita lain tapi kau mendekati Ga Eul” jawab Junho tajam “Aku minta sekarang lebih baik kau jauhi Ga Eul” lanjutnya dan mulai beranjak untuk pergi

“Aku tak akan mungkin meninggalkannya” ujar Donghae tegas dan bangkit dari duduknya, Junho membalikkan tubuhnya menatap Donghae geram

“Kau jangan serakah, carilah wanita lain yang bisa kau perdayai. Aku tak akan membiarkan orang yang kucintai terluka karena pria sepertimu” Junho berseru keras

“Kau salah paham, yang kau lihat kemarin adalah sepupuku” ujar Donghae

“Kau jangan mencari alasan Donghae-ssi, jadi kuharap kau tak akan muncul dihadapan Ga Eul lagi” ujar Junho

“Aku tak akan mungkin meninggalkan tunanganku!!” seru Donghae keras membuat Junho terkejut “Kau tak lihat cincin yang melingkar dijari manisnya, itu adalah cincin pertunangan kami” ujar Donghae menunjukkan cincin yang sama pada jari manisnya, Junho terdiam ia memang tahu Ga Eul memakai cincin yang sama dengan yang dipakai Donghae.

“Ia adalah tunanganku Kim So Eun, ia mengalami kecelakaan sekitar 2 bulan yang lalu hingga masuk jurang. Kami berpikir ia telah meninggal dalam kecelakaan tersebut. Tapi akhirnya aku bertemu dengannya ketika tak sengaja aku menabraknya, aku tahu semua, bagaimana ahjusii itu menemukan So Eun ditepi aliran sungai Han dan merawat juga memberikan nama Chu Ga Eul padanya. Saat itu ingin sekali aku mengatakan padanya bahwa aku adalah kekasihnya, tunangannya tapi akhirnya aku tahu ia mengalami amnesia, aku tak mungkin memaksakannya untuk mengingat masa lalunya karena ia akan merasakan kesakitan, aku tak akan mungkin tega” jelas Donghae dengan nada tinggi

“Jadi kau tak akan bisa menyuruhku untuk menjauhinya Junho-ssi, karena ia adalah tunanganku. Kau bisa lihat semua foto-foto disini” Donghae menatap Junho yang terdiam mendengar penjelasannya

Pranggg….

Donghae dan Junho kaget begitu mendengar suara benda terjatuh

“Nona So Eun” seru seorang pelayan yang membuat Donghae dan Junho kaget, mereka langsung menghampiri sumber suara tersebut

“Sso-ah” Donghae langsung mendekati So Eun yang menahan sakit dikepalanya tersebut, ketika Donghae menyentuh So Eun, So Eun langsung menepisnya

“Jangan sentuh aku” ujarnya sambil terisak

“Sso-ah ini aku Donghae”

“Aku bukan So Eun, aku buka Ga Eul” ujarnya menggelengkan kepalanya “Arrgghhhh…” pekiknya merasakan sakit yang teramat pada kepalanya. Donghae, Junho dan beberapa pelayan yang melihatnya memandang miris melihat So Eun berteriak kesakitan.

So Eun segera berdiri dan menjauh dari sana

“Sso” “Ga Eul-ah” seru Donghae dan Junho berbarengan dan mengejar So Eun yang berlari

Author POV

So Eun POV

Aku segera berlari menuju rumah Donghae oppa ketika mendengar dari In Woo kalau Junho disana, aku takut akan terjadi sesuatu antara mereka berdua. Ketika aku sampai disana aku langsung masuk, penjaga itu terlihat kaget

“Nona So Eun”

Aku tak memperdulikannya dan masuk kedalam rumah itu, hingga ketika aku memasuki pintu utama rumah tersebut aku mendengar suara Junho yang terdengar marah.

“Kau berpelukkan dengan wanita lain tapi kau mendekati Ga Eul” aku bisa mendengar suara Junho tajam “Aku minta sekarang lebih baik kau jauhi Ga Eul” lanjutnya

“Aku tak akan mungkin meninggalkannya” Donghae oppa bersuara tegas, aku hanya diam mendengarkan pertengkaran mereka

“Kau jangan serakah, carilah wanita lain yang bisa kau perdayai. Aku tak akan membiarkan orang yang kucintai terluka karena pria sepertimu” Junho berseru keras

“Kau salah paham, yang kau lihat kemarin adalah sepupuku” ujar Donghae oppa menjelaskan

“Kau jangan mencari alasan Donghae-ssi, jadi kuharap kau tak akan muncul dihadapan Ga Eul lagi” ujar Junho

“Aku tak akan mungkin meninggalkan tunanganku!!” seru Donghae keras membuatku terkejut

Tunangan?

“Kau tak lihat cincin yang melingkar dijari manisnya, itu adalah cincin pertunangan kami” ujar Donghae oppa, aku segera melihat cincin yang berada ditanganku, ketika aku membukanya terdapan ini sial DS didalam cincin tersebut.

“Ia adalah tunanganku Kim So Eun, ia mengalami kecelakaan waktu itu hingga masuk jurang. Kami berpikir ia telah meninggal dalam kecelakaan tersebut. Tapi akhirnya aku bertemu dengannya ketika tak sengaja aku menabraknya, aku tahu semua, bagaimana ahjusii itu menemukan So Eun ditepi aliran sungai Han dan merawat juga memberikan nama Chu Ga Eul padanya. Saat itu ingin sekali aku mengatakan padanya bahwa aku adalah kekasihnya, tunangannya tapi akhirnya aku tahu ia mengalami amnesia, aku tak mungkin memaksakannya untuk mengingat masa lalunya karena ia akan merasakan kesakitan, aku tak akan mungkin tega” jelas Donghae oppa dengan nada tinggi, aku terdiam terpaku, benarkah semua itu. uhh kepalaku benar-benar sakit sekarang.

“Jadi kau tak akan bisa menyuruhku untuk menjauhinya Junho-ssi, karena ia adalah tunanganku. Kau bisa lihat semua foto-foto disini”

Aku berjalan mundur praannggg… tak sengaja aku menjatuhkan guci yang terdapat di meja nakas tersebut.

“Nona So Eun” seru seorang pelayan, aku hanya terdiam sambil memegang kepalaku yang seperti akan pecah.

“Sso-ah” Donghae oppa langsung mendekatiku, ketika Donghae oppa menyentuhku, aku langsung menepisnya

“Jangan sentuh aku” ujarku sambil terisak, ini sungguh membingungkan untukku

“Sso-ah ini aku Donghae”

“Aku bukan So Eun, aku buka Ga Eul” aku menggelengkan kepala “Arrgghhhh…” pekikku merasakan sakit yang teramat pada kepalaku. Aku segera berdiri dan menjauh dari sana

“Sso” “Ga Eul-ah” aku tak menghiraukan mereka dan tetap berlari, kepalaku benar-benar sakit. Aku berlari tak perduli dengan mereka yang mengejarku.

“Ga Eul-ah awas…” seru seseorang, aku melihat sebuah mobil berada didepanku

Donghae memasangkan cincin putih itu pada jari So Eun, begitu pun So Eun. Dan disambut oleh tepukan tangan para tamu yang hadir diacara tersebut

“Baiklah oppa aku harus kembali ke kampus” sang gadis berpamitan pada sang kekasih begitu sampai di lobby gedung tersebut

“Ne hati-hati, belajar yang rajin agar skripsimu selesai tahun ini” nasihatnya

“Laksanakan komandan Lee Donghae” sang gadis memberi hormat yang membuat sang kekasih terkekeh geli “Annyeong” sang gadis membalikkan badan menuju taksi yang sudah menunggunya.

“Awas ahjussi” teriakku begitu melihat sebuat truk melintas didepan kami, segera ahjussi yang mengendari taksi membanting stir ke kanan, tapi naas taksi itu malah masuk kedalam jurang

Aku berusaha keluar dari taksi itu walaupun keningku terus mengeluarkan darah, aku berjalan menyusuri jalan yang cukup terjal namun aku terpleset dan membuatku terjatuh dan terhantam batu, setelah itu aku tak tahu apa yang terjadi.

 —

Memori itu muncul kembali membuat kepalaku semakin sakit dan ingin pecah.

So Eun POV END

Author POV

“Ga Eul-ah awas” seru Junho melihat sebuah mobil tepat didepannya. So Eun hanya terdiam sambil memegang kepalanya menahan sakit. Donghae yang melihatnya langsung berlari.

Bruuggg….

Donghae dan So Eun terjatuh dalam posisi So Eun berada diatas tubuhnya, Donghae yang merasa So Eun tak bergerak segera mengubah posisinya dan merebahkan kepala So Eun dilengannya

“Sso…Sso sadarlah” Donghae berusaha membangunkan So Eun yang tak sadarkan diri itu

“Donghae-ssi, lebih baik ia kita bawa ke rumahmu” usul Junho

Donghae segera bangkit dan membawa So Eun ala bridle style menuju rumahnya, Junho hanya mengikuti dibelakang, ia memasuki pekarangan rumahnya dan berlalu menuju kedalam. Para pelayan dibuat panik melihat So Eun dalam keadaan tak sadarkan diri.

“Kalian bawakan air hangat dan Smelling Salts(obat untuk bangunin orang pingsan)” ujar Junho pada pelayan dirumah tersebut

Donghae segera membawanya ke kamarnya dan merebahkan So Eun yang tak sadarkan diri, diselimutinya tubuh So Eun.

“Tuan ini air hangat dan alkohol Smelling Salts -nya” ujar seorang pelayan dan Donghae menerimanya

Donghae segera membuka botol kecil itu dan mendekatkannya di hidung So Eun, So Eun menggelengkan kepalanya mencium aroma dari botol itu, Donghae segera menjauhkan botol tersebut. Perlahan-lahan So Eun mulai membuka matanya dan menyesuaikan pada penerangan kamar tersebut. Ia melihat Donghae yang duduk disamping ranjang dengan cemas dan Junho yang berdiri tak jauh darinya juga seorang pelayan yang menatap cemas.

“Oppa!!” So Eun segera bangkit dan memeluk Donghae erat, Donghae kaget namun tetap membalas pelukkannya dan mengelus punggungnya menenangkan

“Oppa, aku—aku telah mengingatnya” ujar So Eun diantara tangisnya, Donghae segera melepaskan pelukkannya dan memandang So Eun masih tak percaya

“Kau telah mengingatnya?” tanya Donghae tak percaya dan So Eun mengangguk masih dengan tangisnya.

“Ne aku mengingatnya, aku ingat eomma, appa, Lee Donghae si Fishy tunanganku yang manja dan kekanakkan, ingat pelayan park yang selalu menyambut kedatanganku dengan senyuman ramah” jawab So Eun, Donghae berbinar mendengarkan penuturan So Eun dan segera memeluknya dalam dekapan hangatnya.

“Gomawoyo” ujar Donghae masih memeluk So Eun

Seorang pelayan menangis haru melihat tuan mudanya telah bersama orang yang dicintainya lagi sedangkan Junho yang melihat itu semua hanya terdiam. So Eun menyadari bahwa masih ada Junho disana, segera ia melepaskan pelukan Donghae yang membuatnya sedikit bingung.

“Junho-ah gomawo” ujar So Eun menatap Junho, Junho hanya tersenyum tipis “Gomawo sudah menjagaku selama ini dan menjadi temanku” lanjutnya

“Cheonma, aku senang bisa mengenal dan menjadi temanmu” jawab Junho tersenyum tegar

“Kita masih berteman kan?” tanya So Eun, Junho tersenyum dan menganggukan kepala

“Tentu”

“Gomawo” So Eun bangkit dan memeluk Junho, Donghae yang awalnya terkejut hanya tersenyum melihat keduanya.

[]

Sepasang kekasih yang berbaring berpelukan diranjang saling melepaskan kerinduan.

“Bagaimana kau bisa mengingat semua Sso?” tanya Donghae mengelus rambut So Eun sayang yang bersandar didada bidangnya

“Ketika mobil yang mendekat kearahku tiba-tiba saja semua memoriku muncul, dan aku dapat melihatnya dengan jelas, bukan hanya bayangan hitam” jawab So Eun menengadah menatap Donghae

Donghae tersenyum “Gomawo kau telah mengingat semuanya, saranghaeyo” ujar Donghae menatap So Eun lembut

“Nado saranghaeyo” jawab So Eun membalas tatapan Donghae.

Donghae mendekatkan wajahnya, So Eun hanya diam dan tetap menatap sang kekasih, perlahan jarak diantara mereka semakin dekat, So Eun memejamkan matanya hingga ia merasakan sesuatu yang lembut menyentuh permukaan bibirnya. Donghae mengemut bibir tipisnya dengan lembut dan So Eun pun membalasnya, tak ada nafsu, yang ada hanya kerinduan yang menelusup kedalam diri mereka.

Fin

Gimana-gimana angels, HaeSso shipper???

Suka ga,, hehhee aku lagi suka sama couple ini dari kemaren..ehh tiba2 terlintas pengen buat os yang memang udh aku pikirin mateng2 jalan ceritanya..

Maaf yahh kalau kurang diperdetail, namanya juga oneshoot🙂

Jangan lupa RCL ne😉

74 thoughts on “[OS] Without U & With U

  1. terharu….ngeliat ksetiaan donghae.
    scene yg yg hae+junho tengkar yg pling aq suka cos hae gantle bgt…gak mo blang k gaeul klo dia souen cos takut kpalany soeun sakit…..
    buat ff yg haesso+kyusso lg ya….

  2. haesso couple emang manis ^^
    hae setia sekali ma sso, , ,
    tp kasia ma junho😦
    sini junho oppa tak peluk hehehehe
    ditunggu karya selanjutnya ya ca ^^

  3. seru author ceritanya..so sweet tp kasian junho nya udah junho sama aku aja deh#plak..
    ditunggu author os/ff lainya fighting!!!🙂

  4. makasi uda buatin os haesso kak..
    as usual yg aku suka dr story bikinan kakak itu adalah ide dan cara penulisan..
    ide kakak yg terkonsep it jelas maksudnyaaa.
    alhasil alurnya jg ga belok belok.
    kalo masalah tulisan jg rapi dan gak alay, jd ga bingung dan g males bcanya.

    cm 1 kak kurangnyaaa.
    waktu nya jangan cepet2 yaaa.
    agak di perlambat dikit.
    kalo bs sih ada penggambaran perasaan Hae yg lbh detil saat kehilangan sso.
    dan ada narasi gmn kehidupan sso slama 2 bulan itu.
    tapi over all bagus kok. aku suka baca nya.

    btw, it akhirnya junho ama eunhyuk ga ada pasangannya?
    sama aku aja ayokkkk
    hehehehe

    mav ya kak kalo komentnya crewet. moga2 dpt diterima dgn lapang dada🙂

  5. Suka klo cast cwony sad&mrs khlngn kykny lbh brasa u/ emosi haru biruny,,donghae so sweett,,dtggu ff slnjtny gomawo🙂

  6. Uhh, so sweet ..
    aku kira sso eonni bakalan pacaran dulu sam junho oppa, ternyata perkira’an ku melesat #hehe
    Pas sso eonni bilang ”Ne, aku mengingatnya, aku mengingat eomma, appa, lee donghae si fishy tunanganku yang manja dan kekanakan, ingat pelayan park yang selalu menyambutku dengan senyuman ramah” kenapa sso gak bilang ”lee donghae si fishy yang cengeng, manja dan kekanakan” donghae oppakan cengeng #hehe *plakk digampar fishydeul

    Haesso Jjang

  7. Wuiiiii daebak thor, akhirnya Sso bisa inget lagi, paling sedih part pas Hae ke rumah sakit terus dibilang Sso udah gak ada, pasti hancur berkeping2 tuch hatinya … Pokonya siiiip bget thor ^^

  8. ceritanya seruuu bgt….
    suka bgt pas sso udh ingat smua nya…
    memang couple yg satu ini plg romantic habis dah… tp ttp kyusso shiper x gak bakal hilang hahhaa😀

    eh tapi kasian yah sm junho nya , junho sama aku aja ya#plak mau nya🙂 …
    kenapa gak dilanjut ampe nikah z??
    pst seruu bgt ehhee…
    ff sso-ah be mine nya jg pst seruu nih jd gk sabar baca nya😦
    ok di tunggu ff lainnya🙂
    n smoga ff slnjt nya ff kyusso sm yesso cz lg seneng bgt sm couple tu,,,#gak nanya
    ok ttp smgt bwt ff nya… sy slalu menunggu ff mu loh #plak alay 🙂

  9. Keren cerita’a eon😀
    Aku suka sama Haesso couple, Haesso couple jdi yg ke2 di hati aku ;D
    So sweet bget😀
    Junho oppa tegar bget, nerima kenyataan klau sso eonni itu cuman milik Donghae oppa…
    Itu bagian ending’a gmna tuh eon???😉
    *Plakyadong*
    Eonni lanjut ff yg sso-ah be mine ya????
    Dan di tunggu OS Kyusso ya eon….
    *Plak engga jauh2 Kyusso shipper*
    Di OS yg lain😀

  10. Hallo, new reader nih. Aq kasih masukan sedikit boleh ya, jalan cerita ok n pendeskripsiannya juga ok. Memang agak cepat tapi ini kan OS sampai sejauh ini memang cukup bagus untuk OS, tapi ada yang terlewat, bagaimana reaksi keluarga Sso waktu hae nemuin Sso. Soalnya dicerita ini awalnya diceritaain sedihnya ibunya Sso, waktu sso dikabarkan tewas. Ok untuk author keep writing ya, biar aq bisa baca yang lainnya, hehehehe

  11. Daebak cha ff’nya sneng bngt tau ada ff bru dri kmaren pngen bngt bca ff Sso..

    Keren ceritnya tpi npa g ampex nikah,sbnere pngen bca ff kyusso/haesso yg udh nikah n punya ank gtu pst lucu..

    Akhrnya haesso brsatu q tkt low td sad ending,suka hae oppa dcni sbr bngt tau gaeul tu sso g langsung bilang low tunangan tpi dideketin dlu mpek ga eul jg jth cnta..

    Dtgu krya yg laem y cha..

  12. hadeuuuh, ceritanya seru banget…. awal cerita aku kaget kenapa so eun meninggal, bikin aku sedih aja eh ternyata so eun amnesia ..seneng banget happpy ending…..( ada ga eul aku jadi ingat so yi jung ya…i miss them )

  13. yeye….haesso couple q sk banget nih…..feelnya jg dpt pas bc ni ff…
    good job deh buat author…..
    emang sih kurang detail, soalnya gak di jelasin siapa sebenarnya yg meninggal menggantikan so eun??? itu yg bikin penasaran……
    btw keseluruhannya dan penyampaian ceritanya bgs kok…
    next di tunggu ff haesso couple-nya yg lain and di tunggu kelanjutan ff Sso-ah Be Mine?…..semangat terus buat author…….

  14. Annyeongg authorrr aku new reader sebenernya gak baru sih tapi baru bisa comment aja heheh
    aku belum baca ampe abis coz mau comment dulu ajaa yang pastinya Paling baguss aja nie FF soalnya kan pairingnya Soeun Ma Donghaee hahah
    I like this couple

  15. Udah lama banget gk ke page ni..terakhir baca wonsso sekarang haesso..
    Ahh sukaa siapapun yg dipairingin sma sso..
    Hae cocok banget sma sifat setianyaa..
    Untung sso inget klo gk perlu digetokin dlu #ehh..
    Poor junho..cari aj yg laen yah..
    Sso udh punya hae ^^
    Ceritanyaaa seruuuu

  16. Waahhhhh co cweeet haesso couple!!!!
    Klo bc ff ttng haesso pst super duper romantise…
    Tp sdh jg junho cnt y tk trbls ma sso😦

  17. Keren banget, feelnya tuh berasa banget jadi kayak real gitu~
    Semangat buat author, ku tunggu karyamu selanjutnya~

  18. jalan critanya oke bgt,,pass dpt banget…..

    haesso couple emang so sweet and adorable,,klo bs bikinin oneshot kyusso jg y!!

    n lanjuuut……..

  19. Sukaaa…sukaaa…
    Keren Unn…
    Tp Puspa rada bingun setelah Sso kecelakaan,baru rasa bingung hilang,setelah baca tuntas ini FFnya… ;))))

    So Swwweeettt banget pas ending..
    Hae jg satu hati banget sma Sso *tw klw sso itu blum mati*

    tp rada aneh wkt msuk jurang Unn..
    Masa’ namanya sungainya nma sungai Han..jd yg tergambar pinggiran kota didekat sungai Han…
    Hehehhe Peace Unn :* :* :*
    kritik dikit…
    Maaf Unn lama RCLnya..
    Baru sempet sekarang soalnya..

    Ditunggu karya selanjutannya….
    Hwaiting!!

  20. Td dkirain awalx sso emang mning9al n ga eul kmbaranx sso,trnyata gk..
    Bgt thor..aq suka dgn krakter hae ya setia n junho yg gk ambisius dpetin sso..
    Pas akhirx dkisain sad ending wktu sso n hae trtbrak mobil n mreka brdua mning9al tp syukurlah akhirx happy ending..
    Itu scene trakhir mreka ngapain itu..#plak,otak yadong
    Dbikin lg thor OS haesso yg lainx yg skeren n srmantic ini..fighting

  21. Td dkirain awalx sso emang mning9al n ga eul itu kmbaranx sso,trnyata gk..
    Bgt thor..aq suka dgn krakter hae ya setia n junho yg gk ambisius dpetin sso..
    Pas akhirx dkisain sad ending wktu sso n hae trtbrak mobil n mreka brdua mning9al tp syukurlah akhirx happy ending..
    Itu scene trakhir mreka ngapain itu..#plak,otak yadong
    Dbikin lg thor OS haesso yg lainx yg skeren n srmantic ini..fighting

  22. saya..saya..HaeSso shipper *tunjuk tangan😀
    Suka bgt OS yg ini author🙂
    wahh .. feeling Haeppa daebak bisa tau kalo yg meninggal itu bukan Sso eonnie🙂
    aku pikir Sso eonnie bakal sama Junho tapi, tetap sm Haeppa, HaeSso !! suka bgt ama couple ini, kalo udh couple ini pasti ceritanya itu sweet deh,🙂
    oke author, ditunggu ff yg lainnya😉
    gomawo^^

    • comment seterusnya aq pakai nama yg ini ya author..
      F A N S (@KPOPKimSoEun) tukar jd FansSoeun.
      F A N S (@KPOPKimSoEun) ini twitter aq..
      FansSoeun ini WP aq..wp nya biasa2 aja ngak ada yg menarik.. aq buat wp hanya untuk comment ff wp.. =)

  23. Suka ama jlan crtanya thor,
    hae bsa tau ya klo itu bukan sso *ikatan batin,,ckck*
    trus suka jga crta yg hae gk mau mksain sso buat ingt smua, kstiaan hae sma sso..
    Pkoknya hidup haesso!!

    Ayo thor, lnjutkan ff” mu yg lain.. Aku tunggu

  24. anyeong.,aku reader baru ni.sng bgt deh ad ff HaeSo couple.q jg lg sng bgt ma couple yg satu ni.mlm ni brcucuran air mata gara2 author..bsk mata psti bngkak nih..ckp sgni dl coment q.mau lnjt bc ff yg laen..hehee.. Bwt author,bykin ff soeun uni y!.hwaiting..

  25. Perjalan cinta yang berbeda dr yg lain ..
    Aku suka kisah ini. Jrng2 kan ada cerita kaya gini.
    Terharu banged pas ending. Aku suka🙂 ‘oh iya eon, cuma kasih saran, kata Dagang mending di ganti dengan kata Jual’ biar lebih enak gitu dibacanya. Hehehe
    ditunggu karya lainnya ya eon ^^

  26. Daebak thor^^ ok jln crita’a.
    Q ska haesso couple,pkok’a so sweat bngt deh. tpi jngn lpa iyh thor bkin jga junsso couple coz Q jga ska:)

  27. telat baca……..keke haesso lagi, huaaaaaaaaaaaaaaa haesso the besttttttttttt…
    keren bgt ddehhhhhh. suka sm karakternya.
    lanjut thoooooorrrr karya yang lainnya.

  28. legax Q pikir so eun bkalan mati beneran,kasiankan donghae d tinggal sendiri😦 tp salut buat donghae bcz udah setia and buat junho dr pd sndri mnding ma Q aja !! Hehehe

  29. hi…slam kenal..
    OS’a keren…
    emank klo cast’a haesso top banget deh…
    ditunggu crita2 t’baru’a y..
    fighting!!!

  30. bagus..,
    sedih liat d0nghae terpuruk karna d tinggal so eun.untng ja so eun g meninggal cuma amnesia.

    @.0 lucu pas waktu d0nghae jerit” naek roller coster hahaha hae ketakutan kaya’ny emh kalah ma ss0 tuch…

  31. AkhirrrrrrnyaaaaA….. HaeSso bersatu…
    Huhuhu
    ………../–)
    ………/…/
    ……./….(______
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓—.___((_I__)

  32. keren2, trus ortu so eun itu udh tau ap blom kl anknya msh hdup?
    kl dilanjut mreka menikah psti akakln lebih smpurna..
    sukses trus ya thor..
    hwaiting trus buat ffnya 🙂

  33. Yakzz !! Mian tlat bnget ngomen ..
    Bru ajah nemu nie ff😦
    ahh ,, awal’x d.qra Haeppa & Ssoeon bnarbnar gak bkal ktmu lg ..
    Untunglah hnya amnesia smntara🙂
    Blh kan , lnjut bca krya Ϋά̲̣̥ηġ lain ??

  34. Sso akhirnya bisa ingat semuanya.. Huihh legaa! Kembali lagi di pelukan donghae oppa..^^
    Btw,keluarga sso kemana? Harusnya kan mereka ikut bahagia jg buat kepulangan sso..

    Cepet2 nikah yah donghae oppa sama sso🙂🙂

  35. Waa daebakkkk
    aku suka skli ceritanya
    yg namanya cinta dan jodoh emang ga akan kemana….
    Semoga ttp punya inspirasi yg indah buat nulis ya eonni🙂

  36. salam kenal thor, wehh critanya bagus” apalagi yang haesso, paling suka

    untung aj sso eonni nggk meninggal. dan akhirnya hidup bahagia sama hae oppa.

  37. So sweet….mengharu biru, ada sedih, senang, pilu, kehilangn, dan romance…yg pd akhirnya bermuara pd kebahagiaankebahagiaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s