The Affair Part 7


Annyeong YoonWonited😉

Aku balik lagi ahahhaa kyknya aku udh langganan yang namanya telat post hehhee piisss..

Kemaren tuch bener2 males banget yang namanya ngetik pdhl udh nemu plot dari ff ini tapi yah apa daya tangannya aku ini yang tak mau bekerja menulis nii ff kekekkee

Author                  : Echa/Choi Kyucha

Title                       : The Affair

Main cast             : Choi Siwon, Im Yoon Ah, etc

Rating                   : PG 15

Type                      : Sequel

Genre                   : romance, sad, friendship

Summary             :

The Affair menceritakan tentang perselingkuhan yang dilakukan seorang yeoja dan namja yang sama-sama telah memiliki pasangan. Perasaan yang tak bisa diikendalikan membuat mereka harus menjalani hubungan terlarang itu tanpa sepengetahuan siapa pun hingga waktu yang membuktikan semuanya.

Facebook            : http://www.facebook.com/echa.everlastingfriends/

Twitter                 : http://twitter.com/#!/echaGAEM407/

Blogger                 : https://choikyucha.wordpress.com/

 

Preview Last Part

“Kemana Yoo Geun?” tanya Yoona yang sukses membuat Yuri diam membatu “Yul!” panggil Yoona mengibas-ibaskan tangan didepan Yuri

“Ahh dia ada didalam” jawab Yuri

“Ohh aku ingin menjemputnya” ujar Yoona, Yuri diam bingung “Yul, kau baik-baik sajakan?” tanya Yoona khawatir

“Ah ne” jawab Yuri kikuk

“Kajja, aku sudah merindukan malaikat kecilku” ujar Yoona dan Yuri hanya diam mengikuti langkah Yoona

“Ohh tuhan..” gumam Yuri

Next Part

“Deer—“

Yoona hanya diam, ia terlalu terkejut dengan seseorang yang berdiri disana yang menggendong Yoo Geun. Cukup lama mereka tenggelam dalam pikiran masing-masing.

“Eom-ma” Siwon langsung mengalihkan perhatiannya dari Yoona begitu mendengar balita yang berada digendongannya memanggil orang yang dicintainya dengan sebutan eomma.

Yoona langsung tersadar dan melangkah mendekati Siwon.

“Ahh—aku kesini hanya ingin menjemput Yoo Geun” ujarnya dan mengambil Yoo Geun dalam dekapan Siwon. Siwon hanya diam dan membiarkan Yoona mengambil Yoo Geun.

“Yul, gomawoyo telah menjaga Yoo Geun, annyeong” ujar Yoona dan berbalik tanpa memandang Siwon sedikitpun, Yuri segera mengikutinya sedangkan Siwon masih terdiam ditempat, langkahnya benar-benar terasa berat, ingin sekali ia menghampiri Yoona dan menanyakan sesuatu yang baru ia dengar.

Sementara diteras depan Yoona masih melangkah menuju mobilnya mendekap Yoo Geun begitu erat dan Yuri masih melangkah mengikutinya “Yoong gwenchana?”

Yoona menghentikan langkahnya dan tersenyum pada Yuri “Gwenchanayo, aku pulang ne. Kasihan Yoo Geun ia butuh istirahat, annyeong”

Yuri hanya menghela nafas begitu melihat mobil Yoona yang telah menjauh dari rumahnya itu. Siwon menghela nafas dan menghempaskan tubuhnya pada sofa ruang keluarga tersebut, Minho hanya diam melihatnya, ia bingung harus mulai pembicaraan darimana. Tak lama Yuri masuk, membuat dua pria itu mengalihkan perhatian padanya.

Siwon menegakkan tubuhnya “Bisa aku berbicara dengan kalian?” ujarnya pada Minho dan Yuri. Mereka berdua saling menatap dan kemudian mengangguk

Susana sangat hening diruangan itu, semua sibuk dengan pikirkan masing-masing. “Apa benar Yoo geun adalah anak Yoona?” Tanya Siwon memecahkan keheningan, keduanya diam, bingung harus menjawab atas pertanyaan Siwon itu “Apa benar” tanyanya lagi

“Ne hyung” jawab Minho pelan, Siwon menjatuhkan tubuhnya pada sandaran sofa. Pikirannya melayang, pasti Yoona telah menikah dan memiliki seorang anak, sekarang yang berada dalam benak Siwon adalah siapa suaminya? Apakah Donghae.

[]

Yoona masih memandang wajah mungil yang tidur terlelap itu, pikirannya masih melayang pada kejadian siang tadi.  Dimana ia bertemu lagi dengan seseorang yang dicintainya dan juga ayah dari anaknya ini.

Ia begitu terkejut mendapati Siwon berada di rumah sahabatnya tersebut, terlebih ia mendapati Siwon sedang menggendong Yoo Geun dalam dekapannya. Setetes air mata mengalir dari wajah cantiknya mengingat itu.

“Maafkan eomma Yoo Geun-ah, karena eomma kau tak mengenal appa-mu, eomma hanya tak ingin mengganggu kehidupan appa-mu lagi. Ia sudah bahagia dengan Jessica” ujarnya membelai lembut wajah sang buah hati. Yoona memang tak pernah tau kehidupan Siwon setelah mereka berpisah, ia hanya berpikir Siwon sudah menikah dan hidup bahagia dengan Jessica, Ingatannya kembali ke masa lalunya.

Flashback

Tepat seminggu sudah Siwon meninggalkan negeri itu, Yoona masih bekerja di kantor tersebut. Ia terlihat sibuk dengan pekerjaannya.

“Yoong!! Terdengar pekikkan dan pintu ruangannya yang terbuka lebar

“Ya Yuri-ah bisakah kau tak berteriak-teriak seperti itu, ini bukan hutan”

“Hehehe mianhae” ujar Yuri “Yoong, kajja kita makan siang” lanjutnya, Yoona mengangguk dan mulai merapikan meja kerja tersebut

“Yoong apa kau tak salah memesan makanan” ujar Yuri melihat menu makanan yang dipesan oleh Yoona

“Waeyo? Kau seperti tak tau aku saja” jawab Yoona santai

“Emm tapi ini lebih dari biasanya” Yoona hanya mengangkat bahu dan mulai melahap pesanannya tersebut, namun baru beberapa suap ia melahap makanannya, ia segera berlari menuju toilet sambil menutup mulutnya

“Ya kau kenapa?” Yoona tak menghiraukannya dan tetap melangkah menjauh

Huek..Huek….

Yoona masih memuntahkan isi perutnya, ia benar-benar merasa mual. Dibasuh mulutnya ketika ia sudah merasa lebih baik, kemudian mulai melangkah keluar

“Waeyo, kau baik-baik saja?” tanya Yuri begitu Yoona duduk dihadapannya

“Gwenchanayo, aku hanya sedikit mual” jawab Yoona sambil meraih sumpitnya

“Mual? Kau sudah seperti orang hamil saja” celetuk Yuri yang membuat Yoona menghentikan gerakkannya yang memegang sumpit dan memandang Yuri

“Emm nafsu makanmu bertambah dan kau mual-mual, seperti tanda-tanda orang hamil bukan” ujar Yuri santai “Emm tapi itu tak mungkin terjadi padamu, kau kan belum menikah. Tak usah terkejut seperti itu” lanjutnya, Yoona hanya diam mendengar penuturan Yuri

‘Apa aku hamil?’

[]

Dilangkahkan kakinya menuju kamarnya tersebut, dipandangannya sebuah benda kecil yang berada ditangannya, ia masih ragu untuk mencoba benda tersebut. Dihela nafasnya dan mulai beranjak menuju kamar mandi kamarnya.

Ia masih memejamkan mata tak berani untuk melihat sesuatu yang berada ditangannya itu, hingga ia memberanikan diri untuk membuka mata dan melihat sesuatu yang berada dihadapannya.

Pandangannya langsung tertuju pada dua garis merah, segera lelehan airmata jatuh dari mata indahnya itu, ditutup mulutnya tak kuasa dengan sesuatu yang berada dalam genggamannya tersebut. Dan suara tangisan lirih memenuhi ruangan tersebut.

[]

Ditekannya bel apartement itu berkali-kali, meminta sang penghuni segera membukakan pintu untuknya. Ketika pintu itu terbuka, segera ia menghambur kepelukkan seseorang yang berada disana.

“Yoong waegeurae?” tak ada jawaban, yang ada hanya isakan begitu lirih

Ruang tamu itu sunyi tak ada satupun yang berbicara, Yoona masih diam menggenggam gelas yang berada ditangannya itu

“Yoong”

“Yuri-ah eottokhae?”

“Waegeurae, aku tak akan tahu kalau kau tak menceritakannya” jawab seseorang yang ternyata Yuri

“Aku—aku” Yuri hanya diam menunggu kelanjutannya “Aku—hamil” jawab Yoona dan menundukan wajahnya

“MWO!!! Kau bercanda?” tanya Yuri memastikan, Yoona menggelengkan kepala yang masih menundukan wajahnya

Yuri diam memandang Yoona “Siapa ayah dari bayi yang kau kandung?”

“Siwon oppa” jawab Yoona lirih

Yuri membulatkan mata mendengarnya “Sulit dipercaya” Yuri benar-benar terkejut mendengar semua itu “Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?” tanyanya

“Aku akan merawat anak ini sendiri” jawab Yoona menatap Yuri

“Kau gila, Siwon harus tahu kalau kau mengandung anaknya Yoong” jawab Yuri, Yoona menggelengkan kepalanya

“Jangan Yul, Aku tak ingin semakin menambah bebannya”

“Tapi bagaimana mungkin kau membesarkan anakmu seorang diri” ujar Yuri memandang sahabatnya itu, Yoona hanya menunduk tak tahu harus menjawab apa “Apa Donghae oppa telah mengetahuinya?”

Yoona menggelengkan kepala “Aku akan mengakhiri hubunganku dan memberitahu semuanya” jawab Yoona, Yuri segera merengkuh Yoona dalam dekapannya, dielusnya punggung sahabatnya itu dengan sayang.

[]

Yoona melangkahkan kakinya menuju sebuah ruangan, diketuknya pintu ruangan tersebut, begitu mendengar respon dari pemilik ruangan, segera ia memutar kenop pintu itu.

“Noona, ada apa datang keruanganku, tumben sekali” ujar pemilik ruangan tersebut, Yoona tak menjawab, ia menyerahkan sebuah map ke meja kerja tersebut

“Apa ini?” tanya sang pemilik ruangan sambil bukanya map “Surat pengunduran diri? Noona apa maksudnya ini?” tanyanya lagi

“Minho-ya, aku ingin keluar”

“Tapi kenapa noona?” tanya sang pemilik ruangan yang diketahui bernama Minho

“Aku memiliki alasan sendiri, terimakasih telah menerimaku dengan baik selama disini” jawab Yoona “Kalau begitu, aku permisi” lanjutnya dan berlalu keluar. Minho hanya diam melihat Yoona keluar dari ruangannya itu, ya ruangan Siwon yang sekarang telah dialihkan padanya. Dipandanginya surat pengunduran diri Yoona, diambil ponselnya dan menghubungi seseorang

“Noona, bisa ke ruanganku sekarang”

“Waeyo Minho-ya” seru Yuri begitu masuk ke ruangan tersebut

“Noona lihatlah” ujar Minho menyerahkan sebuah map

“Mwo! Yoona keluar”

“Ne noona, maka dari itu aku menyuruhmu kemari, apa terjadi sesuatu dengan Yoona noona” ujar Minho

“Minho-ya ada yang harus kita bicarakan” ujar Yuri serius

“Waeyo?”

“Yoona—yoona mengandung anak Siwon” jelas Yuri

“MWO!!!!”

“Ya! Kecilkan suaramu” omel Yuri pada kekasihnya itu

“Jeongmal, noona kau tak bercanda” Yuri mengangguk “Apa Siwon hyung tahu?”

“Itu yang menjadi bebanku, Yoona tak ingin memberitahukan padanya” jawab Yuri lesu

“Tapi bagaimanapun juga Siwon hyung harus tahu” Yuri menganguk setuju atas pendapat Minho

[]

Yoona melangkahkan kakinya pada sebuah taman kota, didudukannnya pada kursi panjang yang tepat berada dibawah pohon maple di taman itu. dilihatnya beberapa anak kecil yang sedang bermain di taman tersebut.

Senyum getir terpancar dari bibirnya melihat anak-anak itu bermain dengan riang “Aku akan menjadi seorang ibu” gumamnya lirih. Ia ingat dengan ucapan Siwon padanya ketika hubungan mereka masih baik-baik saja.

Flashback

Kala itu Yoona dan Siwon sedang menghabiskan waktu bersama mereka disebuah tempat hiburan Lotte World, mereka melakukan kencan yang benar-benar menyenangkan.

“Oppa  aku haus” rengek Yoona manja pada kekasihnya itu

“Baiklah kau tunggu disini, oppa akan belikan kau minuman” Siwon pun meninggalkan kekasihnya itu sendiri dan berlalu untuk membelikan minuman

Ketika Siwon berlalu Yoona pun melangkahkan kakinya pada sebuah kursi panjang yang terdapat di tempat hiburan tersebut. Sepertinya memang disediakan bagi pengunjung ditempat itu, Yoona mendudukan dirinya disana sambil menunggu Siwon yang sedang membeli minuman.

Pandangannya tertuju pada jalan setapak yang dipadati lalu-lalangnya pengunjung tempat wisata tersebut, namun pandangan Yoona tertuju pada sesuatu diantara orang-orang yang berlalu lalang, bukan sesuatu tapi seseorang, ya seorang anak perempuan yang sepertinya berusia 4 tahun sedang menatap bingung pada sekitarnya. Ia segera melangkahkan kakinya menghampiri anak tersebut.

Yoona mensejajarkan tubuhnya pada anak yang berada dihadapannya itu “Gadis kecil kenapa kau sendiri disini, mana orang tuamu?” tanya Yoona lembut, gadis kecil itu menatap lebih pada Yoona.

“Mollayo” jawab gadis kecil itu bergetar, Yoona tersenyum nan membelai rambut sebahu gadis itu

“Siapa namamu?”

“Yoo Bin” Yoona tersenyum

“Bagaimana kalau eonnie temani mencari eomma-mu” Yoona menawarkan bantuan pada gadis kecil yang bernama Yoo Bin itu.

Deer…Deer….

Sayup-sayup Yoona mendengar Siwon memanggilnya, ya ia sudah sangat tau siapa yang memanggilnya itu karena hanya Siwon yang memanggilnya dengan panggilan Deer. Yoona mengalihkan perhatiannya pada sosok Siwon yang sepertinya belum melihat dirinya.

Yoona mengulurkan tangannya pada gadis kecil itu “Kajja” dituntunnya gadis itu untuk menghampiri Siwon yang berada diseberang sana.

“Oppa” Yoona menyentuh bahu Siwon, Siwon yang merasa dipanggil dan juga disentuh segera membalikkan tubuhnya

“Ahh Deer kau membuatku khawatir, kupikir kau terluka atau ada yang berbuat jahat denganmu”

Yoona tertawa kecil mendengar penuturan kekasihnya itu, ya kekasihnya itu memang terkenal posessive pada apa yang ia sayangi, yah termasuk Yoona. Ia tak akan membiarkan tubuh Yoona tergores sedikitpun.

“Oppa kau berlebihan” jawab Yoona, Yoo Bin sang gadis kecil yang masih berada dalam genggaman Yoona hanya menatap polos pada keduanya, lebih tepatnya ia bingung dan tak mengerti

“Tapi jika nan—“ Siwon menghentikan ucapannya begitu tak sengaja melihat kebawah. Terlihat seorang gadis kecil dengan dress merahnya menggunakan  bandana warna senada sedang menatap padanya dan menggenggam jemari Yoona “Deer dia anak siapa?” tanyanya masih menatap gadis kecil itu.

“Ia tersesat oppa, aku membantunya mencari orang tuanya” jelas Yoona, Siwon menatap Yoona dan kemudian berjongkok mensejajarkan tubuhnya pada gadis kecil itu.

“Gadis manis, siapa namamu?” tanya Siwon pada gadis kecil itu

“Yoo Bin”

Siwon mengangguk, diulurkan tangannya dan mengangkat anak itu dalam dekapannya “Baiklah kita cari eomma-mu ne” dan mendapat anggukan dari Yoo Bin

Kini mereka bertiga tentu Yoo bin yang berada dalam dekapan Siwon berjalan mengelilingi tempat wisata yang penuh dengan wahana itu. Mereka sekarang terlihat akrab, tawa canda mengiringi langkah mereka.

“Kau lapar Yoo Bin-ah” tanya Yoona, Yoo Bin mengangguk “Baiklah, kita makan dulu ne. Nanti kita lanjutkan lagi mencari eomma-mu”

Mereka sekarang telah duduk disalah satu meja restaurant di tempat wisata tersebut “Kau pesan apa Deer”

“Aku bibimbap oppa”

“Yoo Bin-ah, kau ingin makan apa?” tanya Siwon pada Yoo Bin

“Kalau oppa pesan apa?” Yoo Bin malah bertanya balik pada Siwon

Siwon melihat buku menu yang berada ditangannya “Emm oppa pesan Kimbab” jawab Siwon setelah menetapkan pilihannya

“Kalau begitu Yoo Bin sama seperti oppa” ujar Yoo Bin tersenyum riang

Setelah menyebutkan pesanannya, pelayan yang melayani mereka segera pergi untuk membuatkan pesanan mereka itu.

“Aigo!! Mengapa anak sekecil ini sudah genit” gumam Yoona “Yoo Bin-ah, kau menyukai Siwon oppa?” tanya Yoona lagi, membuat Siwon yang berada disebelahnya terkekeh geli dengan pertanyaan yang dilontarkan kekasihnya.

“Ne, kalau Yoo Bin sudah besar nanti, Yoo Bin ingin menjadi pacar Siwon oppa” jawab Yoo Bin polos, Yoona menganga tak percaya dengan jawaban gadis itu yang terlewat jujur

“Aigo, Yoo Bin-ah Siwon oppa pacar eonnie” Yoona menggelayut manja pada lengan Siwon

“Pokoknya Yoo Bin pacar Siwon oppa” kekeh Yoo Bin yang telah mengaku sebagai kekasih Siwon

“Aigo kau menggemaskan sekali” Siwon mencubit pipi Yoo Bin gemas, Yoo Bin mengeluh kesakitan

“Ck! Sekarang ia telah selingkuh dariku” Yoona pura-pura marah melihat keduanya, ia mempaotkan kan bibirnya dan mengembungkan pipinya pura-pura kesal.

“Deer jangan memasang wajah boneka seperti itu, kalau tidak ingin aku makanmu sekarang juga”

Blush…

Wajah Yoona langsung memerah mendengar penuturan Siwon.

“Aishh oppa jangan menggodaku” Yoona memukul lengan Siwon

Kini mereka sedang menikmati makanan yang berada didepan mereka, Yoo Bin makan dengan lahap kimbab yang dipesankan Siwon itu.

“Eomma”

Yoo Bin berseru dan turun dari kursi, Siwon dan Yoona segera beranjak dan mengikuti langkah Yoo Bin. Dilihatnya Yoo Bin yang berada didekapan seorang wanita yang dipastikan adalah ibu dari Yoo Bin. Ya ketika sedang menikmati makanannya Yoo Bin melihat ibunya yang memasuki restaurant tersebut.

“Yoo Bin kau kemana saja, eomma cemas mencarimu” sang ibu memeluk dan mengelus rambut Yoo Bin lembut, Siwon dan Yoona tersenyum melihatnya

“Yoo Bin tersesat, untung saja Yoo Bin bertemu Yoona eonnie dan Siwon oppa” jawab Yoo Bin melepaskan pelukkan ibunya

“Jeongmal khamsahamnida telah menolong anakku” ujar wanita itu pada Yoona dan Siwon

“Cheonmaneyo, kami senang bisa menolong Yoo Bin” jawab Siwon

“Ne jeongmal khamsayo, kalau begitu kami permisi”

“Gomawoyo oppa eonnie, nanti kita bermain bersama lagi ne” ujar Yoo Bin, Yoona dan Siwon mensejajarkan tubuhnya pada Yoo Bin

“Cheonmaneyo, lain kali hati-hati ne” pesan Yoona, Yoo Bin mengangguk., kemudian mengecup pipi Siwon dan Yoona

“Annyeong haseyo” Yoo Bin melambaikan tangannya berlalu bersama sang ibu

Siwon dan Yoona memandang Yoo Bin yang telah menjauh itu, Siwon mengalihkan pandangannya pada Yoona “Deer, ayo kita menikah. Aku ingin mempunyai anak” ujar Siwon pada Yoona, Yoona memandang tak percaya pada ucapan Siwon.

Flashback END

Yoona tersenyum getir mengingatnya, dielusnya lembut perutnya yang masih rata itu “Sekarang aku mengandung anakmu oppa” gumam Yoona dengan lelehan airmata yang membasahi pipinya.

[]

 Yoona menyusuri sebuah koridor  dan berhenti didepan pintu sebuah apartement bernomorkan 906. Ditekannya sebuah bel yang terdapat di sisi kanan pintu tersebut, tak lama pintu itupun terbuka memperlihatkan seseorang pria yang memakai pakaian kasual.

“Yoong” seru pria tersebut, sepertinya ia cukup terkejut akan kedatangan Yoona di apartementnya

“Annyeong oppa” sapa Yoona tersenyum “Bolehkah aku masuk” lanjutnya

Sang pria tersenyum dan memberikan jalan pada Yoona “Tentu saja”

Dikepalkan kedua tangannya begitu erat, ia merasa takut untuk mengutarakan niatnya datang ke tempat itu tapi ia sadar ini harus segera dikatakan sebelum semuanya terlambat.

Tak lama pria itu datang membawakan segelas minuman untuknya dan duduk disebelah Yoona.

“Oppa—“ panggil Yoona gugup, sang pria yang merasa dipanggil menatap lebih pada Yoona

“Emm”

“Oppa a-aku—“ sungguh semua seperti tertahan ditenggorokannya

“Waegeurae?” tanya sang pria yang merasa khawatir akan kekasihnya itu

“Aku—aku ingin hubungan kita sampai disini saja oppa” ujar Yoona yang akhirnya bisa mengucapkan niatnya walaupun belum sepenuhnya

“Waeyo?” tanya pria itu lirih

“Maafkan aku oppa, kau adalah pria yang baik. Aku senang bisa menjadi bagian dari hidupmu, bagian hidup dari seorang Lee Donghae yang begitu baik dan berhati besar. Aku tak mungkin bisa bersamamu oppa, aku tak pantas untukmu, kau harusnya memiliki seseorang yang mencintaimu tulus dan baik—“

“Kau wanita yang tulus dan baik Yoong” ujar Donghae pria yang dikunjunginya itu

“Tapi aku jahat padamu oppa. Aku mengkhianatimu, mengkhianati kepercayaanmu dan cintamu” jawab Yoona dengan tetesan airmata dari mata indahnya “Kau terlalu baik untukku, aku tak pantas untukmu”

“Wae? Apa karena Choi Siwon itu. apa lebihnya orang itu dariku, bukankah ia sudah pergi” Donghae berseru tinggi

“Semua ini tak ada hubungan dengannya, kami sudah berakhir, kau pun tahu oppa”

“Lalu apa?” tanya Donghae menekankan kalimatnya

“Karena—karena” Yoona menunduk dan kini terdengar isakan dari bibirnya itu, Donghae masih diam menatap Yoona yang tertunduk

“Ka-re-na—aku—aku ha-mil” jawab Yoona dengan terisak, Donghae tertohok mendengar ucapan Yoona, apa ia salah dengar

“Apa kau bilang?”

“A—aku hamil oppa” jawab Yoona memandang Donghae

“Bagaimana mungkin?” Donghae mengerang frustasi menjambak rambutnya sendiri “Siapa ayah anak itu?” tanya Donghae tinggi

Yoona diam tak menjawab pertanyaan Donghae itu “Jawab aku Yoong!!”

“Si—siwon oppa” jawab Yoona tertunduk

Donghae terdiam mendengar jawaban Yoona, tangannya mengepal kuat, sorotan matanya tajam kedepan, ada emosi didalamnya yang kapan saja bisa meledak.

“Apa dia tahu?” tanya Donghae dengan suara berat, tatapannya masih lurus kedepan. Yoona menggelengkan kepalanya

“Beritahukanlah dia” ujar Donghae yang meihat gelengan kepala Yoona. Sekali lagi Yoona menggelengkan kepala “Apa kau bodoh!!”

Yoona makin terisak dengan teriakan Donghae, Donghae terdiam, entah ia harus berbuat apa saat ini. Cukup lama terjadi keheningan diantara mereka, tak ada yang mengucapkan satu patah katapun.

“Mi—mianhaeyo oppa, mianhae” lirih Yoona, Donghae masih terdiam tak berucap apapun

[]

3 mounth later

Kini kandungan Yoona beranjak 4 bulan, perutnya pun telah membuncit, ia menjalani semuanya sendiri, dari memeriksakan kandungannya ke dokter atau keinginannya akan sesuatu yang biasa terjadi pada wanita hamil. Ia sekarang selalu menjaga pola makannya agar bayi yang berada dalam kandungannya itu sehat, terkadang Yuri membantunya begitu pun dengan Donghae.

Walaupun beberapa bulan yang lalu begitu sulit diterima oleh Donghae, akhirnya ia bisa menerima keadaan Yoona bahkan ia ikut menjaga Yoona yang merupakan wanita hamil muda.  Ia juga pernah menawarkan diri untuk menjadi ayah bagi anak yang dikandung Yoona, tapi Yoona menolaknya dengan halus. Cukup sudah ia menyakiti pria itu, ia tak ingin menambah luka dihati pria tersebut dengan dirinya ditambah ia sedang mengandung anak dari pria lain.

Flashback END

[]

Siwon hanya berdiam diri salah satu kamar yang berada di rumah sepupunya itu, ia merasa benar-benar sudah terlambat. Yoona wanita yang dicintainya telah menikah dan memiliki seorang putra. Ia begitu bodoh tidak bisa mempertahankan seseorang yang dicintainya, sekarang ia sudah memiliki kehidupan baru.

Lalu untuk apa sekarang ia berada disini? Tujuannya datang ke Seoul adalah untuk Yoona tapi semua telah berakhir.

Mengapa kau tak menungguku Deer? Apa aku benar-benar pergi terlalu lama

kau tahu aku sangat mencintaimu

kau adalah orang yang mengajarkanku akan cinta

Lalu untuk apa aku hidup jika kau tak bersamaku

[]

Pagi itu seperti biasa, Yoona merapikan Yoo Geun dan bersiap pergi ke kantor, pikirannya agak terganggu pagi itu. segera diraih ponsel yang berada dimeja dan menghubungi seseorang.

“Oppa—apa kau sibuk—bisa aku meminta bantuanmu—ne—tak usah, biar aku yang ketempat oppa”

Yoona segera mengangkat tubuh mungil Yoo Geun dan berlalu keluar kamarnya itu

“Mianhae oppa aku merepotkanmu” ujar Yoona pada seseorang yang berada didepannya sedang memangku Yoo Geun

“Gwenchana, aku senang bisa bermain dengan Yoo Geun, benarkan Yoo Geun?” jawab Donghae dan menatap Yoo Geun yang dibalas dengan senyum riangnya

“Baiklah oppa aku harus segera ke kantor” Yoona bangkit “Yoo Geun jangan menyusahkan Donghae ahjussi ne?” lanjutnya dan berlalu

“Emm eomma sudah pergi, Yoo Geun mau main apa ne?”

Ternyata Yoona menitipkan Yoo Geun pada Donghae, ia merasa tak akan bisa menitipkan Yoo Geun pada Yuri jika ada Siwon disana.

[]

Siwon membersihkan diri, ia segera melangkah keluar kamar, namun langkahnya terhenti begitu mendengar percakapan Minho dan Yuri yang sedang menuruni tangga

“Yoona noona tak menitipkan Yoo Geun?” tanya Minho

“Entahlah, sepertinya tidak. Kau tahu disini ada Siwon oppa, aku yakin Yoona berusaha menghindarinya”

“Lalu bagaimana dengan Yoo Geun diakan juga bekerja?

Siwon terdiam mendengar percakapan mereka, jadi Yoona tak ingin menitipkan Yoo Geun karena ada dirinya dan Yoona juga bekerja.

Agak mengganjal dalam benak Siwon, mengapa Yoona bekerja padahal ia sudah menikah, ia berpikir apa suaminya tak melarang.

“Aku harus bicara denganmu Deer”

[]

Yoona segera mengarahkan mobilnya menuju apartementnya, Donghae menelponnya bahwa ia yang akan mengantar Yoo Geun. Sebenarnya Yoona merasa tak enak hati pada Donghae, dengan menitipkan Yoo Geun padanya tapi ia tak memiliki pilihan lain selain pada Donghae, mengingat Siwon berada di rumah Yuri.

Ia berusaha menghindari Siwon agar tak menimbulkan permasalahan baru untuk mereka

Segera diparkirkan mobilnya begitu sampai di bastmant apartementnya itu, dibukanya pintu mobil dan segera keluar

“Oppa” seru Yoona begitu melihat seorang pria yang berada beberapa meter didepannya menggendong seorang bayi. Merasa dipanggil pria itu menoleh.

“Ahh Yoong kau baru sampai? Kupikir kau sudah ada di apartement”

“Sini oppa biar aku yang menggendong Yoo Geun” Yoona mengulurkan tangannya

“Aniya, kau bawa ini saja” Donghae menyerahkan tas bayi yang berada dipundaknya pada Yoona, Yoona mempoutkan bibirnya karena tak diperbolehkan menggendong Yoo Geun.

Dari kejauhan sebuah mobil memasuki area tersebut, mobil itu segera berhenti begitu melihat dari kejauhan sepasang pria wanita yang ia kenali bersama seorang bayi yang berada dalam gendongan sang pria. Mereka terlihat seperti membicarakan sesuatu dan berlalu memasuki apartement tersebut.

Disandarkan kepalanya pada sandaran kursi kemudi, melihat sesuatu yang menohok tenggorokannya dan menusuk hatinya

“Ternyata benar, kau telah bersamanya” lelehan airmata mengalir dipipinya

‘Apa ini memang sudah takdirku tak bersamamu?’

To Be Continued

Ahh akhirnya kelar juga part ini, uhh bener dech nyelesaiin part ini paling berat,
sekali lagi bukan masalah plot-nya tapi…kemalasanku untuk ngetik yg bikin nii ff lumutan ga kelar-kelar. Mianhae kalau banyak typo, author juga manusia wkwkwkkkk

Buat semua readers setiaku makasi yah udh nungguin nii ff, yg sering sms dan mungkin ada yg ga aku bales, jeongmal mianhae….

 

77 thoughts on “The Affair Part 7

  1. bagus thor lanjut ya klo bisa jangan lama2. trus klo aku blh kasib saran, jangan terlalu banyak flashbacknya yrus ceritanya panjangib lagi ya,,,,,
    Hwaiting!!:-)

    • Disini sengaja dikasi flashback karena di part 6 belum ada penjelasannya dari awal yoona hamil..
      ga asik dong klo ga ada penjelasannya😉

  2. masih dlm kesalah pahaman huhu..
    yoona jgn egois itu siwon ayahnya jg harus tau dong kasian siwon “(
    aaaaaah yuri-minho cepat kasih tau siwon kan bs tuh kalian bentu menyatukan mereka lg.
    lanjut part berikutnya

  3. Aduch,galau..simba salah faham..kenapa sih minho ma yuri g jujur az,kan kasian siwon..hah..d tnggu lnjtany cingu,d hati nyesek bnget,pgen cepet2 happy ending buat yoonwon.

  4. Huaa.. Kok jadi salah paham gitu yah..
    Knpa MinYul gak ngomong yg sbenarnya ke Siwon..
    Lgi pula Siwon babo apa nda liat yo geun itu mirip dia.. -_-!
    Next partnya jgn lama-lama yah author🙂

  5. Auuuu cepet di lanjut tor udah penasaran jangan males2 lagi nulisnya ya,wonpa jangan salah paham gitu dong ga eun itu malaikat kecilmu ama si rusa cantik lho opa ahhhh penasaran tor,seneng deh ahirnya di tulis juga flasbek juga fighting

  6. Finally nongol jg ni ff…
    Siwon oppa n yoona sm2 salah paham…
    Aisshh…moga2 ga’ lama n Siwon ceptan tahu anknya…

    FIGTHING CHINGU…DON’T LATE UPDATE AGAIN….!?ARASSO…

  7. Hehehe skali” saya komen dsini lagi
    Ga di yoonwonited
    Naaa kkonfliknya makin auouooo
    Ditunggu ni konflik yg tambah jelimet dan seru
    Diupdate ya thoooor😀

  8. i love yoonwon fanfic”””””

    ff nya keren 2 jempol buat authornya😀😀😀
    baru nemu blog nih ternyata ada ff yoonwon nya jdi betah dehh..hehe

    mian thor langsung coment di part 7 nya cz belum baca part² sebelum’a..
    btw di part8 nya kok pake SANDI n tdi coba2 masukin kata sandi tetep aja G bisa kebuka..?? mohon penjelasannya🙂

  9. lanjutannya seruuuu,
    selama ini aku baca part2 awalnya di blog yoowonited..
    ternyata lanjutannya di blog kamu sendiri ya thor…

  10. haa… Kenapa jadi semakin rumit…
    Donghae oppa baik ya, meskipun telah d hianati masih tetap setia ngebantuin yoong.
    Hmm.. Wonnie salah paham akan hubungan yoong ma donghae…
    Ini bakalan happy endng kan thor..!
    Haduuh bener2 penasaran tingkat dewa nihc..
    Dan sekarang waktunya sms author.

  11. huwaaaaaaaaaaa……….sedihhhhhhhh abisssss
    hiks…hiks….hiks…

    siwonnieeee…jngan mnyerah dlu….lau harus tau yg dbnarnya…hiks…

    ayo dong yoona….ksh tau appa yoo geun…hiks

    sedihhh…sedihh…….

    daebakkkk lanjuttt…

  12. Ternyata mereka masih saling salah paham pada status masing2 aigo…ottoke?bagaimana klw siwon oppa sampai pergi lagi tanpa tau kebenaran klw yoongeun itu anaknya dgn yoona?

  13. Aigooooo….mereka salah paham lagi,,,, *gigit jempol Kyuppa*
    Minyul couple kenapa ngga segera kasih tahu kebenaran nya sih?? Huwaaaa knapa Yoona egois sekali sih?? jika Siwon oppa pergi lagi gimana??
    Andweeeeee….gak boleh pergi lagi oppa…. *peluk erat kaki siwon *ala koala*

  14. Kenapa minho sama yuri ga kasih tau yg benerannya-_- thor aku udah kirim sms tuh buat minta passwordnya hehehe cpt bls dong😀

  15. Waduh siwon oppa salah paham tuh,
    yoona eonni kenapa harus ngehindarin siwon oppa si, trus malah minta bantuan donghae oppa, kan siwon oppa jadi salah paham

  16. wonpa taunya yoo geun anaknya yoona sama donghae oppa, padahal yoo geun itu anak kandungnya. .
    semiga aja wonpa tw klo yoo geun itu anaknya dan yoonwon bisa hidup sebagai keluarga seutuhnyaa~~

  17. wonpa taunya yoo geun anaknya yoona sama donghae oppa, padahal yoo geun itu anak kandungnya. .
    semoga aja wonpa tw klo yoo geun itu anaknya dan yoonwon bisa hidup sebagai keluarga seutuhnyaa~~

  18. Waah tambah seru nh cerita.y,,
    kayak.y siwon oppa salah paham nh,,
    gmna lnjutan.y ya…

    Minta PW.y part 8 donk
    pnasaran nh bca lnjutan.y,,

  19. ooooo jadi gitu ceritanya jadi pas siwon udah pergi baru yoona sadar kalo dia hamil sedih bangetttttt, trus skrng siwon salah paham lagi ngira yoona tuh udah nikah sama donghae

  20. Aduhhh siwonn oppa jagn mnyerahh itu cma salahh pahamm, dan berharap yoona secepatnya membetahu kbnaranya kpd siwonn penasaran tingkat bingit

  21. :OŎő:OŎő:OŎő:O… Jd seperti ini cerita sblumnya,, kirain kmrn alur yg d percepat,,heheheee jd ngeeh skrg mudah2an kesalahpahaman mereka segera berakhir…

  22. Ah wonpa salah paham, yoo geun itu anakmu loh bukan anak donghae.. Jadi jangan sedih tenang aja yoona blm menikah lagi kok dia masih setia sama oppa🙂

  23. kayaknya mereka berdua sama-sama salah paham nich. yoona ngira siwon nikah ama jessica padahal nggak, trus siwon ngira yoo geum adalah anak yoona ma donghae, padahal itukan anaknya., moga di part slanjutnya kesalahpahanam ini dapat terselesaikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s