Beautiful Fairy In My Life [Chapter 3]


Annyeong YoonWonited🙂

BFIML

Author                  : Echa/Choi Kyucha

Title                       : Beautiful Fairy In My Life [Chapter 3]

Main cast             : Choi Siwon, Im Yoon Ah, etc

Rating                   : PG 15

Type                      : Sequel

Genre                   : Romance, Fantasy, Friendship

Summary             :

Janjiku adalah melindungimu semampu yang ku bisa..

[]

Kini Siwon telah berada di kamar apartement setelah dijemput oleh Yoona dan Sooyoung, ia sedang membaringkan tubuhnya pada ranjang king size yang telah ia tinggalkan beberapa hari itu. sebenarnya ia sudah bosan hanya berdiam diri dan tidur tapi dua yeoja yang disayanginya tak mengijinkannya melakukan apapun. Dan lihatlah ia sekarang yang terbaring sendiri sedangkan dua yeoja itu sedang mengobrol diruang tengah. Sungguh tidak adil.

Yoona melangkahkan kakinya memasuki kamar dimana Siwon berada, dilihatnya Siwon yang masih tertidur dengan damai, ia tersenyum dan melangkah memasuki kamar mandi, berniat menyiapkan air hangat untuk Siwon mengingat waktu sudah sore.

Siwon yang masih terpejam terjaga dari tidur nyamannya begitu mendengar suara gemericik air dari indra pendengarannya. Didudukan tubuhnya pada ranjang dan melemaskan otot-ototnya yang terasa kaku.

“Oppa kau sudah bangun?” Siwon hanya tersenyum menanggapinya

“Lebih baik kau mandi, aku sudah siapkan air hangat”

“Gomawo” ujar Siwon dan berjalan masuk ke dalam kamar mandi

Yoona melangkahkan kakinya pada lemari besar yang berada disisi kiri kamar itu, dibukanya lemari itu dan mulai mencari pakaian yang nyaman untuk Siwon, dipilihkannya sebuah T-shirt berlengan pendek dan celana trinee panjang dan menaruhnya pada ranjang itu dan berlalu keluar.

Siwon yang sudah menyegarkan tubuhnya melangkahkan kaki keluar, ia tersenyum begitu melihat pakaiannya yang berada di ranjang yang sudah disiapkan oleh Yoona. Segera ia mengenakan pakaian pilihan perinya itu.

Diputuskan olehnya untuk duduk di meja kerjanya, melihat apa yang terjadi pada perusahaannya yang sudah ia tinggal beberapa hari. Ia lihat beberapa berkas tersusun rapi dalam satu map yang merupakan laporan sekretarisnya, dibukanya lembar demi lembar kertas-kertas yang bertinta hitam tersebut dengan cermat dan serius.

“Oppa, apa yang kau lakukan?”

Siwon menoleh dan mendapati sosok peri cantiknya yang melangkah menghampiri. Siwon tersenyum dan kembali pada kegiatan awalnya.

“Kau baru sembuh oppa, apa harus kau berkutat dengan lembaran-lembaran itu?” tanya Yoona sang peri

“Aku sudah meninggalkan perusahaan beberapa hari Yoona, aku harus meng-check apa yang terjadi selama aku tak ada” jawab Siwon

“Tapi..kau hanya meninggalkannya beberapa hari saja oppa” Yoona menempatkan diri disamping Siwon

Siwon menoleh menatap Yoona “Tetap saja baby, aku harus melakukan ini” ia terkejut sendiri, akan panggilannya pada Yoona

“Baby?” gumam Yoona bingung

“Emm..Ne baby, kau itu polos seperti bayi” jawab Siwon mencubit kedua pipi Yoona gemas, Yoona melepaskan tangan Siwon dan mulai beranjak

“Emm baiklah, jangan terlalu diforsir oppa” ujar Yoona

“Chakamman” Siwon menahan pergelangan tangan Yoona ketika ia berdiri, Yoona kembali duduk.

Siwon terlihat memainkan jarinya pada trackpad laptop yang berada dihadapannya “Kajja..kita buat selca” ujarnya antusias begitu app. webcam telah terbuka.

Yoona mengerutkan keningnnya heran dengan sikap Siwon “Kenapa diam, kajja” lanjutnya

Yoona akhirnya mengerti dan menuruti kemauan  Siwon itu, ia mulai berpose mengikuti kemauan Siwon.

“Nan Joa” ujar Siwon begitu melihat hasilnya

“Kau aneh oppa” komentar Yoona mengeluarkan pemikirannya tentang Siwon

“Kau tak suka aku baik padamu, kau ingin aku bersikap dingin?” tanya Siwon

“Aniyo! Hanya saja aku merasa aneh hehehee” jawab Yoona

“Kau ini” Siwon mengusap kepala Yoona

“Kajja oppa, kita makan malam” ajak Yoona, Siwon mengangguk dan merapikan berkas-berkasnya dan berjalan beriringan dengan Yoona menuju meja makan

[]

“Bagaimana Choi Siwon, apa ia sudah pulih?” tanya seseorang yang duduk dikursi kebesarannya pada bawahannya

“Ne, ia sudah keluar dari rumah sakit tuan”

“Lalu ada informasi apa?” tanyanya

“Ia keluar dari rumah sakit bersama adiknya serta seorang yeoja yang memang telah ada sejak hari dimana ia kecelakaan”

“Siapa yeoja itu?” tanyanya lebih lanjut

“Kami belum tahu tuan, kemungkinan besar yeoja itu adalah kekasihnya”

“Cari tahu yeoja itu”

[]

Yoona berbaring sambil menopang dagu menatap Siwon yang masih sibuk dengan dunianya itu.

“Kau tak lelah oppa, ini sudah larut malam” ujar Yoona yang telengkup pada ranjang king size kamar Siwon, menatap namja yang menemaninya selama di bumi itu.

“Jika kau lelah, lebih baik kau tidur”

“Kau akan bekerja besok?”

“Ya..aku tak bisa berlama-lama meninggalkan perusahaan”

“Huffttt kau kan masih dalam pemulihan—tapi begitu keras kepala untuk tetap bekerja” gerutu Yoona, Siwon terkekeh mendengarnya.

Ia menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi kerjanya dan menatap Yoona yang masih pada posisinya “Kau mengkhawatirkanku?” tanyanya sambil melipat tangan dimuka dada.

Yoona mempoutkan bibirnya mengelus seprai berwarna putih bercorak coklat yang ia tiduri “Tentu saja” jawabnya jujur

Siwon tersenyum “Aku sudah terbiasa, kau tenang saja”

Yoona tak menjawab, ia membenarkan posisi tidurnya dan memejamkan mata “Jaljayo”

Siwon tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya melihat Yoona yang kini tidur di kamarnya, bahkan di ranjangnya.

[]

Pagi yang indah terlihat seorang namja yang sedang sibuk dengan peralatan dapur apartementnya. Ia terlihat serius membuat makanan untuk sarapan pagi itu.

“Oppa, apa yang kau lakukan?” namja itu menoleh melihat yeoja yang terlihat baru bangun tidur itu

“Morning Yoona-ya!” namja itu menyapa dengan senyuman terbaiknya

Yoona, ia tersenyum dan menempatkan diri pada kursi meja makan yang berhadapan langsung pada seseorang yang kini menghampirinya dengan sarapan buatannya.

“Emm cobalah, sebelum ada dirimu..aku biasa membuat wafle sendiri” Siwon memberikan seporsi wafle pada Yoona.

Yoona tersenyum dan mulai mencoba masakan buatan Siwon “Emm tidak buruk” jawabnya bercanda, Siwon tersenyum menanggapinya.

Kini mereka makan dalam suasana nyaman dengan diselingi canda tawa “Omo!!” Yoona memekik seketika begitu ia menyentuh lehernya

“Waeyo?” Yoona tak menjawab pertanyaan Siwon, ia segera bangkit dan berlari menuju kamar

Siwon yang melihat Yoona berlari ke kamar miliknya, segera mengikuti langkah Yoona, dilihatnya Yoona yang sedang berada di ranjang seperti mencari sesuatu.

“Charida” serunya riang

Siwon menghampirinya dan melihat Yoona yang tersenyum penuh kelegaan

“Waeyo?”

“Kalungku ketemu oppa, kupikir hilang” ujarnya memekik senang dan tetap memegang kalung yang berada ditangannya tersebut

“Kalung?”

Yoona segera menyesuaikan dirinya dan memandang Siwon “Sebenarnya ini rahasia peri, emm tapi karena kau adalah pelindungku..aku akan memberitahukan padamu”

Siwon tetap diam dan memandang Yoona meminta penjelasan

“Kau lihat kalung ini oppa” Siwon memandang kalung itu, kalung yang memilik liontin sayap

“Ini adalah sumber kekuatanku, kalung ini dimiliki setiap peri dan salah satunya adalah aku. Disini, terdapat energi bagi makhluk kami untuk bertahan hidup selain di dunia kami. Karena tanpa kalung ini seorang peri akan kehilangan kekuatannya dan menjadi lemah, lain seperti di dunia kami yang memang memiliki kekuatan tersendiri. Oleh karena itu, kalung ini sungguh berarti bagi makhluk kami yang berada di dunia asing. Dan karena ini pula seorang peri membutuhkan pelindung di bumi, manusia yang memang telah terpilih seperti kau oppa”

“Oleh karena itu kau begitu panik ketika kalung ini tak ada padamu” Yoona mengangguk pasti “Sangat beresiko jika kalungmu hilang” gumam Siwon

“Ne, dan aku tak akan bisa menggunakan kekuatanku seutuhnya jika ada bahaya menimpaku terlebih jika manusia tahu aku bukanlah makhluk seperti mereka dan mengetahui kalung ini adalah kekuatanku”

Siwon tersenyum dan memegang pundak Yoona “Aku berjanji akan melindungimu semampuku”

“Gomawoyo oppa” jawab Yoona tersenyum

[]

“Josonghamnida sajang-nim, saham kita benar-benar mengalami penurunan”

“Mwo! Bagaimana bisa terjadi”

“Kita mengalami kekalahan lagi dalam thander dengan Hyundai Corp.”

BRAAKKKKKKK

“Bodoh! Bagaimana itu bisa terjadi lagi, bukankah kita sudah mempertimbangkan bahwa kita yang akan memenangkan thander ini”

“Josonghamnida sajang-nim, semua diluar dugaan kami” ujar buahannya tertunduk

“Argghhh sial!!!”

“Lihat Choi Siwon, aku akan bisa menemukan apa kelemahanmu” ujarnya lagi

[]

Seorang wanita memasuki sebuah gedung yang bertuliskan Hyundai Corp. Wajahnya menunjukan keceriaan dan kepercayaan dirinya dalam melangkah. Ia sepertinya tak perlu repot-repot untuk menemui resepsionis, karena dirinya sudah tahu betul dimana letak tempat orang yang dicarinya berada.

Ia dengan angkuhnya melewati seorang karyawan wanita yang hanya bisa menggelengkan kepala dengan tingkahnya.

“Oppa!!” sebuah pekikan langsung terdengar begitu wanita itu memasuki sebuah ruangan

Seseorang yang berada didalam sana menghela nafas dan memandang malas pada wanita yang berada dihadapannya “Apa yang kau lakukan disini?” ujarnya menyilangkan tangan dimuka dada

“Aishh sungguh tak ada manis-manisnya, kau harusnya berkata ‘ahh Fany-ah kau datang’ seperti itu oppa” protesnya

Pria yang berada dihadapannya memutar bola matanya bosan.

“Lalu apa maumu?”

“Molla..aku hanya ingin main”

“Ck! Kau pikir ini taman bermain” jawabnya kesal

“Aisshh oppa, mengapa kau tak pernah bersikap lembut padaku” protesnya lagi

“Untuk apa?” jawabnya tak peduli

Wanita itu menatap kesal pada sosok yang berada dihadapannya, ia menghela nafas sesaat dan mengembungkan pipinya kesal.

Sementara diluar ruangan terlihat seorang gadis datang menghampiri seorang wanita yang sedang duduk di meja kerjanya itu.

“Permisi, apa Siwon oppa sedang sibuk?” ujarnya ramah

“Ahh ahgasii, sajang-nim ada didalam. Tapi ia sedang ada tamu” jawabnya

“Ohh jinjja?” ia terdiam dan menatap pintu itu, wanita yang berada disampingnya hanya menatap bingung sosok wanita yang menatap pintu atasannya tanpa berkedip.

‘Siapa dia, emm..mengapa wajah Siwon oppa seperti itu?’ gumam wanita itu yang melihat keadaan dalam ruangan yang berada dihadapannya

“Ahgasii..ahgasii” ujarnya

“Ahh ne” ia tersadar dan segera menoleh lalu tersenyum tipis

“Gwenchanayo?”

“Ahh gwenchana” jawabnya tersenyum “Omo!!” pekiknya dan berlari kecil mengelilingi meja kerja dan menunduk dibalik meja kerja itu

“Omo!! Ahgasii apa yang kau lakukan?” ujar karyawan wanita itu ikut membungkuk

“Ya mengapa kau disini, suutt..cepat kembali duduk” wanita itu menyuruh karyawan wanita itu diam dan kembali duduk di meja kerjanya

“Tapi..”

Cklek..

Karyawan wanita itu segera bangkit dengan gugup, karena ada seorang wanita dibawah mejanya kemudian melihat pada pintu yang baru terbuka.

“Aisshh oppa!”

Yang dipanggil hanya diam “Ck! Baiklah aku pergi tapi nanti aku akan kembali lagi” ujarnya dan berlalu.

Pria itu menghela nafas dan berniat memasuki ruangannya kembali “Ada apa Yuri-ssi?” ujar pria itu mengurungkan niatnya untuk memasuki ruangan kerjanya begitu melihat sang karyawan yang berdiri canggung.

“Ahh a..aniyo sajangnim” ujarnya terbata

Pria itu mengerutkan alisnya memandang karyawan wanitanya itu yang menjabat sebagai sekretarisnya bingung. Pandangannya beralih pada bawah meja ketika melihat sekretarisnya selalu menggerakkan kedua kakinya.

“Kau yakin?” ujarnya penuh selidik dan mendekati meja karyawan itu

“N..ne…sa..sajang-nim” jawabnya masih terbata

Pria itu mengerutkan alisnya ketika melihat sepintas ada yang mengganjal dibawah meja itu, segera ia mengitari meja itu dan menunduk.

“Yoona!!!”

“Omo! Siwon oppa!!”

Mereka berseru terkejut bergantian. Pria yang dipanggil Siwon itu menggelengkan kepalanya dan mengulurkan tangannya. Sang wanita Yoona segera meraih tangan itu dan keluar dari tempat persembunyiannya.

“Apa yang kau lakukan disitu?” tanya Siwon begitu Yoona telah keluar

“Emm..bersembunyi” jawabnya polos

“Kau sembunyi dari siapa eoh?”

“Emm oppa” Siwon terkekeh mendengar jawabannya itu, ia juga sekilas melirik sekertarisnya yang tersenyum geli mendengar jawaban Yoona, sungguh polos.

“Kau ini” ujarnya dan mengacak puncak kepala Yoona “Kajja..”  Siwon pun menarik Yoona untuk memasuki ruangannya

“Apa yang kau lakukan disana eoh?” tanyanya lagi begitu telah sampai diruangannya

“Emm entahlah, aku juga bingung kenapa aku harus bersembunyi” jawab Yoona dengan polos

“Eohh kau begitu menggemaskan” Siwon mencubit kedua pipi Yoona gemas

“Oppa!! Appoyo” serunya melepas cubitannya, Siwon terkekeh geli

“Oppa!!”

“Waeyo?”

“Oppa wanita yang tadi datang lagi” beritahunya yang melihat pintu ruangan Siwon yang masih tertutup, sepertinya ia menggunakan kekuatannya lagi.

Siwon terdiam terlihat berpikir kemudian segera menarik Yoona.

Tiffany melangkahkan kakinya kembali untuk menuju ruangan Siwon “Ck! Ponselku tertinggal”

“Ahgassi anda tak bisa masuk, sajang-nim sedang ada tamu” ujar Yuri mencoba menghentikan langkah Tiffany

“Ck! Kau selalu mengganggu” Tiffany tak mempedulikan perkataan Yuri

Cklek..

Kedua wanita itu langsung terdiam terkejut begitu melihat keadaan didalam ruangan itu, terjadi keheningan untuk beberapa saat.

“Oppa!!” seru Tiffany

Siwon yang mendengar seruan itu mencoba mengabaikannya, hingga tak lama ia memisahkan bibirnya yang menempel pada bibir Yoona. Ia tersenyum pada Yoona yang masih menunjukan keterkejutannya.

“Kau menyebalkan!!!” pekik Tiffany merampas ponselnya yang berada di meja kerja Siwon dan segera berlalu keluar

“Ahh josonghamnida sajangnim” Yuri yang baru tersadar, segera meminta maaf dan meninggalkan ruangan itu.

Terjadi kecanggungan diantara keduanya, atmosfir ruangan itupun menjadi berbeda. Siwon mengelus tengkuk belakangnya menatap Yoona yang masih diam terkejut.

“Mianhaeyo” tak ada jawaban dari Yoona

“Yoona-ya..mianhaeyo, aku benar-benar tidak tahu apa yang harus kulakukan tadi”

[]

Yuri segera kembali ke meja kerjanya “Uhh untung saja sajang-nim tidak marah” ujarnya sambil mengelus-elus dadanya

“Ehh aneh juga, aku jadi sering melihatnya tersenyum kalau ada wanita itu didekatnya” gumamnya “Dan tadi mereka berciuman..aigo!!” gumamnya sendiri sambil menggeleng-gelengkan kepala

“Ehh omo!” desisnya begitu melihat dua orang yang baru saja ia pikirkan keluar dari ruangannya bergandengan tangan

Yuri tertawa kecil begitu dua orang itu berlalu dari hadapannya “Omona dia sangat lucu dan polos. Aku yakin, hanya dia satu-satunya yang dapat meluluhkan sajang-nim”

Sementara itu Siwon masih menggenggam tangan Yoona untuk meninggalkan kantornya, Yoona hanya mengikuti saja sambil menundukkan wajahnya.

‘Apa jantungku ada masalah, kenapa rasanya berdetak tak karuan’ gumam Yoona dalam hati

[]

Mereka menikmati makan siang disebuah restaurant yang tak terlalu jauh dari kantornya, ia memilih sebuah meja disudut ruangan yang memiliki jendela besar yang dapat melihat langsung pemandangan luar sana.

Suasana hening, Yoona masih menundukkan wajahnya tak berani memandang Siwon. Siwon menjadi serba salah dibuatnya, ia mengelus tengkuknya mencoba mencari kata yang tepat agar Yoona mau menatapnya.

“Yoona-ya..mengapa kau menunduk terus kau tak menganggap oppa”

Yoona memandang Siwon ragu dan menggelengkan kepalanya “Lalu kenapa kau hanya menunduk?”

Yoona mengangkat bahunya “Entahlah rasanya aneh”

“Aneh?”

“Ne, ada yang mengganjal di jantungku” jawabnya apa adanya

Siwon tersenyum ‘Omona, Yoona begitu polos dan terlalu jujur’ gumamnya

“Kenapa oppa tersenyum?”

“Kau lucu, kau terlalu jujur baby” jawab Siwon yang kini terkekeh

“Eh?” bingung Yoona

Tak jauh dari tempat mereka sebuah mobil hitam berhenti tepat tak jauh dari area restaurant tersebut, penghuni mobil itu menurunkan kaca mobilnya dan memandang restaurant itu dengan tatapan penuh arti.

Padangannya tertuju pada sepasang insan manusia yang ia sangat mengetahui betul salah satunya. Ia lebih melihat pada sosok yang asing baginya. Seorang wanita memakai dress diatas lutut berwarna cream polos dengan renda putih dibagian bahu kebawah . Rambutnya yang lurus dan berwarna coklat gelap, terurai indah. Orang itu mengerutkan keningnya, ia mengakui kecantikkan yang terpancar dari wanita itu. ia memandang keduanya yang masih menikmati makanan yang tersedia disana sambil diselingi tawa canda.

(dress-nya seperti ini🙂 )

“Apa wanita itu kekasihnya?” gumamnya

Ia tersenyum sinis “Mungkin wanita itu yang dimaksud oleh bawahanku”

“Aku akan membuat Choi Siwon menderita karena kehilangan orang yang dicintainya”

To Be Continued

Jeongmal mianhae…

Ini bener2 pendek..yang merasa ga puas, aku buat drabble Missing happy reading ne🙂

Mian pendek😦

44 thoughts on “Beautiful Fairy In My Life [Chapter 3]

  1. siapa yg jadi musuhnya siwon y?siwon kisseu yoona biar kepergok tiffany.yoona polos amat,yang penting yoonwon makin akrab dan mulai saling mencintai.
    Next part update secepatnya ya chingu?fighting ^^

  2. Sepertinya akn ada mslh dri pesaing Siwon & kalung yoona…><
    Ready the conflict…

    Thanks for ur update my fairy….^^
    #xixixiii
    I'll be waiting next chaps again again and again….
    #hhahaaa

  3. Ini dia nie FF yg ditunggu2 smpai berjamur… hehehehe😀 #apalah
    Makin seruuuu Thor…. Yoona polos bgt ya… kebyang senyumnya Siwon oppa yg lht kepolosannya Yoona… Aaahhh lesung pipinya bkin Luluh hatiku… Jiiaaahhh…😉
    Lanjut Thor GPL ya… Gomawo ^^

  4. aaaaaaaaaaaaa yoona polos dan itu yg buat siwon suka.
    suka suka suka. mending ama gadis polos drpd ma cewe yg sombong kan.
    kalung aduhhh takut nih kalo kalugnya hilang nanti jd apa yoona?
    dan tiffany ini yg akan mengacaukan hubungan siwon yoona bis ga dihilangkan saja. hahahahha…
    lanjutlah part 4nya😀

  5. Kependekan tor kurang panjang, bacanya sambil senyum2 abis lucu banget bayangin muka baby yoona,rasanya beneran pingin nyulik baby yoongiee yg super duper gemesinn

  6. ff yg d tunggu” akhirnya dateng juga🙂
    aigo yoonwon tambah hari tambah mesra aja ni ye ^ ^
    jangan sampe namja satu itu nyakitin yoona…

    keep writing chingu🙂

  7. annyeong,, biasanya qw bca ff nie d blognya Gee,, tp td buka blog nie eh ad ff nie chap 3,,,
    Yoongie polos bgt, suka bgt, pasti lucu bgt..
    lg2 Fany yg jd org k3 hub YoonWon…
    kira2 cp musuh Wonppa, hawa2nya dia jg suka tuch m Yoongie,,
    jgn pisahin YoonWon ea Thor!! YoonWon pkknya hrs bersatu…

  8. Ff yg ditunggu2 dah dpost ternyata, telaaatt nih…padahal pantengin terus di YWI,ckckckck.. Part ini nambah konflik yaaa, siapa tuh yg jd saingannya siwon??bakalan byk rintangan nih dlm hubungan YoonWon, ada fany+pria misterius saingan siwon,hufh….
    Lucu deh bayangin fany+yuri mergokin YoonWon kisseu,hehehEhe… Lanjut yaa saeng… Semangat!!

  9. Akhirnya part 3xa di publish jg aq biazaxa comment di blogxa resty unnie tp krn dzna blm publish ktaxa resty unnie mngkn hr sbtu jd baca dzni aja yg ud publish lngsung dr wp authorxa. Yoona unnie polos bgt yah jgn2 yoona unnie gtw arti cinta lg keke…. siwon n yoona mkin lcu aj dtnggu ya chapter brkutxa jgn lma” ea ^_^

  10. wahh chap 3 udah di post😀 seneng banget eonnie😀
    bener-bener enak di baca terus gak ada typo
    pokoknya keren deh eonnie
    terus yoona eonnie nya masih polos banget🙂
    oh ya eonnie chap 4 nya jangan lama-lama ya eonnie😀

  11. Eon, g ada kata lg slain mkin seru nih, snenggg gtu…
    Part 4 scpatnya ya eon, aku jg dah rcl kok dblognya admin gee, jd mian klo kdang aku lupa rcl dblognya eonni, tp ttap ingat kok kblognya eon jg stiap aku ingat,
    Part 4 nya dtunggu ya eon…

    Gomawo^^

  12. Andwee . . siapapun itu jgan mengganggu hubungan yw . .
    Ciee . .
    Siwon oppa udag rebut first kissnya yoong . .
    Btapa manisnya mereka .

    next

  13. Omo yoona lucu banget untuk apa coba dia sembunyi dari siwon dan dia kelewat jujur dia bilang kalo ada yang mengganjal di jantung nya..😊
    Haddeehh😓 itu saingan siwon niat amat ngancurin siwon..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s