[FF|KhunSso] Marriage.. (Chapter 2)


cover marriage

Marriage.. by echa307 ||  Cast : Kim So Eun, Nichkhun Buck Horvejkul, etc  ||  Genre : Romance, Comedy, Friendship ||  Type : Sequel ||  Rate : PG 13+  || Disclaimer : This story is mine. Just a fictional story, if found similarity plot or character, is a coincidence. Don’t copy-paste this story!!

 

.

 

[]

 

.

Gadis itu menghela nafasnya berlebih setelah menghempaskan tubuhnya di ranjang king size miliknya. Ingatan beberapa jam yang lalu memaksanya tetap terjaga, ia tak bisa memejamkan mata sedikit pun mengingat perdebatan yang terjadi antara dirinya dengan pria bernama Nichkhun yang disebut-sebut sebagai calon suaminya. Setelah keluarganya dan keluarga pria tersebut menyelesaikan makan malam mereka yang diselingi perbincangan hangat, ia pulang diantar Nichkhun setelah mendapat paksaan dari ibu dan juga kakak perempuannya. Dan disitulah terjadi perdebatan antara keduanya.

 

Flashback

 

Keduanya masih hanyut dalam keheningan, Soeun sesekali melirik Nichkhun yang masih fokus pada jalan. Ia sebenarnya sangat ingin mengajukan protes atas sikap Nichkhun yang terkesan acuh pada apa yang terjadi pada mereka, sedangkan dirinya sudah mencoba menunjukan penolakannya seperti mengatakan dirinya yang masih terlalu muda untuk menjalani kehidupan berumah tangga, atau mengatakan kalau ia masih belum mengenal sosok pria yang akan dijodohkan dengannya. Dan yang membuatnya menghembuskan nafas lelah karena ibu dan kakaknya selalu bisa memberikan alibi dan berbagai alasan agar ia tak bisa membantah. Yang lebih membuatnya kesal karena pria yang bernama Nichkhun tak memiliki usaha apapun untuk melakukan penolakan perjodohan konyol keluarga mereka.

 

“Bagaimana dengan rencana pernikahan kita, apa kau setuju dengan persiapkan yang sudah dilakukan orangtua kita?” Tanya Nichkhun menoleh pada Soeun.

Soeun membelalakan matanya tak percaya, pria ini berbicara tentang pernikahan. Arghh sungguh keterlaluan. “Nichkhun-ssi apa kau tak menyadari usahaku untuk keluar dari perjodohan ini, kenapa harus membahas hal konyol seperti itu. Aku tahu Nichkhun-ssi kau pasti juga tak menginginkan perjodohan ini”

 

Nichkhun terdiam sejenak, masih fokus menjalankan kemudi mobilnya. “Kau salah—“

 

Soeun mengerutkan keningnya tak mengerti, “Salah?”

 

“Ya kau salah, aku menerima perjodohan ini”

 

Soeun lebih melebarkan matanya tak percaya, “Kau setuju, tapi kenapa? Aku yakin alasanmu bukan karena menyukaiku, kita baru bertemu dua kali. Dan lagipula kita mempunyai hak untuk memilih pasangan hidup kita, pasti kau juga ingin mempunyai istri yang kau cintai bukan?”

 

“Kurasa kita bisa belajar untuk saling mencintai, atau kau sudah memiliki kekasih?” Tanya Nichkhun menatap Soeun sesekali dalam keadaan masih fokus mengemudi.

 

Soeun diam tak menjawab, karena sejujurnya ia tak memiliki kekasih.

 

“Aku anggap diamnya kau sebagai jawaban bahwa kau masih sendiri” Nichkhun memberikan kesimpulan melihat diamnya Soeun.

 

“Tapi aku sudah mempunyai seseorang yang kucintai” bantah Soeun

 

“Lalu? Apa cinta yang bertepuk sebelah tangan atau kau yang masih mengharapkan seseorang, seperti mantan kekasihmu”

 

Soeun mendelik kesal, kesal karena asumsi yang diajukan Nichkhun tepat akan apa yang dia alami. “Kurasa itu bukan urusanmu Nichkhun-ssi” gerutunya

 

Nichkhun tersenyum mendengar nada sukar yang ditunjukan Soeun, “Aku calon suamimu, aku rasa diriku sudah memiliki porsi yang tepat untuk mengetahui apa yang terjadi pada dirimu. Dan satu lagi, kau harus terbiasa memanggilku ‘Oppa’. Aku rasa sangat tidak nyaman kau selalu memanggilku dengan embel-embel Ssi sedangkan kita akan menikah”

 

Soeun mendengus kesal dengan apa yang diucapkan pria tersebut, “Sejak kapan aku mengakuimu calon suamiku, aku tak menyetujui ide konyol tersebut”

 

“Sekeras apapun kau menolak, aku yakin orangtuamu akan memaksamu untuk tetap menikah denganku. Jadi sebaiknya kau persiapkan dirimu dan belajarlah menjadi istri yang baik”

 

Nichkhun-ssi!!” Kesal Soeun

 

“’Op-pa’, panggil aku ‘oppa’” balas Nichkhun tersenyum

 

Soeun sudah kehilangan kesabarannya, menurutnya percuma jika ia menghabiskan seluruh tenaganya untuk berdebat dengan pria disampingnya ini. Pria itu memiliki seribu satu macam kalimat balasan yang pada akhirnya memojokan dirinya. Ia memalingkan wajahnya, memilih untuk tidak melanjutkan aksi penolakannya dan akan memikirkan cara lain agar perjodohan konyol ini tak terjadi.

 

Flashback End

 

Soeun kembali menghembuskan nafasnya, perdebatan mereka itu sungguh mengganggu pikirannya dan Soeun rasa pria itu pasti akan memberikan perlawanan penuh akan usahanya menggagalkan rencana perjodohan konyol ini.

 

“Ahh aku bisa gila” gerutunya dan menutupi semua tubuhnya dengan selimut.

[]

 

Pria itu membolak-balikan beberapa lembar kertas yang tertumpuk dalam satu map, ia terlihat membaca detail dan memeriksa apakah ada kekurangan dalam laporan yang dibawa sekretarisnya tersebut.

 

Meeting tentang pembanguan resort di Jeju berjalan lancar?” Pria itu membuka pembicaraan walau dirinya tak berpaling dari lembaran kertas-kertas tersebut.

 

Ne Sajangnim, pembanguan masih berlangsung dan sampai saat ini tidak ada kendala apapun”

 

Pria tersebut mengangguk mengerti dan menggoreskan tinta hitam pada salah satu lembar yang terlampir tepat diatas namanya Nichkhun Buck Horvejkul. “Maaf aku tak bisa mengikuti meeting sore kemarin sampai selesai”

 

“Tak masalah Sajangnim, saya yakin anda memiliki pertemuan yang lebih penting”

 

Pria tersebut yang tak lain adalah Nichkhun membenarkan perkataan sekretarisnya, “Kau benar Wooyoung-ssi, aku memang ada pertemuan makan malam dengan rekan bisnis ayahku”

 

Wooyoung tersenyum, “Apa tentang proyek bisnis terbaru?”

 

Nichkhun balas tersenyum, “Aniya, ini pertemuan antar keluarga” jawab Nichkhun

 

Wooyoung mengangguk mengerti.

 

“Ahh Wooyoung-ssi, apa kau kenal keluarga Tuan. Kim pemilik perusahaan TaeSan Group?”

 

Ne Sajangnim, saya beberapa kali bertemu dengan Tuan Kim ketika mengantarkan kontrak kerja ke perusahaannya” jawab Wooyoung

 

“Apa kau mengenal keluarganya?” Tanya Nichkhun kembali,

 

Wooyoung mengerutkan keningnnya, tak biasanya atasannya ini menanyakan perihal seperti itu. “Saya pernah bertemu dengan Tuan Song, menantu Tuan Kim karena ia juga terjun didunia bisnis dan yang saya tahu Tuan Kim memiliki dua putri, anak pertamanya telah menikah yang tak lain istri tuan Song

 

“Kau tahu putri keduanya?”

 

Wooyoung menggelengkan kepalanya, “Yang saya tahu hanya putri keduanya masih menjadi mahasiswi di perguruan tinggi”

 

Nichkhun mengangguk membenarkan, “Kau tahu, pertemuan dua keluarga semalam adalah pembahasan perjodohan aku dengan putri kedua tuan Kim

 

“Benarkah Sajangnim?

 

Nichkhun mengangguk membenarkan, “Sebenarnya aku sudah tahu kalau tadi malam akan ada pembahasan tentang perjodohan dan pertemuan pertamaku dengan calon istriku” Nichkhun mulai bercerita, sebenarnya ia menganggap Wooyoung sebagai teman, umur mereka tak berpaut jauh. Dan Nichkhun kadang berbagi cerita pada sekretarisnya tersebut walau Wooyoung masih terlihat sungkan dan masih memakai bahasa formal.

 

“Anda sudah tahu Sajangnim, apa anda menerima perjodohan tersebut?” Tanya Wooyoung

 

“Ya aku sudah tahu, undangan makan malam yang kau sampaikan dari ayahku adalah pembahasan ayahku yang akan mengenalkanku dengan putri rekan bisnisnya. Awalnya aku juga kurang yakin tapi aku mencoba menjalaninya terlebih dahulu. Jika aku kurang cocok pasti aku akan mengatakannya, aku tahu orangtuaku tak akan memaksakan kehendaknya” jelas Nichkhun dengan tersenyum.

 

“Tapi dilihat dari raut wajah anda, sepertinya anda tertarik dengan perjodohan ini” Wooyoung berpendapatan

 

“Ya kau benar, awalnya aku sempat khawatir ketika akan bertemu dengan putri tuan Kim, tapi ketika aku bertemu dengannya, itu adalah sebuah kejutan”

 

“Kejutan?” Tanya Wooyoung tak mengerti

 

“Kau tahu sewaktu aku memintamu membawa mobilku ke bengkel?” Wooyoung mengangguk tahu “Gadis yang akan dijodohkan denganku adalah gadis yang menabrak mobilku, kami sama-sama terkejut ketika bertemu, apalagi ketika kata perjodohan terucap. Ia terlihat sangat terkejut, aku rasa ia tak mengetahui inti dari pertemuan makan malam tersebut”

 

“Apa anda tertarik padanya?”

 

Nichkhun tertawa, “Sejujurnya, sejak insiden kecil dengannya aku sudah tertarik dengan kepribadiannya. Dan tak menyangka kami akan dipertemukan kembali. Aku rasa ia akan melakukan beberapa tindakan untuk membatalkan perjodohan ini”

 

“Membatalkan? Apa putri tuan Kim tak setuju” tanya Wooyoung

 

“Ya, ia melakukan beberapa tindakan protes saat makan malam berlangsung, tentu hal tersebut tak berarti apapun ketika ibunya dan sang kakak melakukan aksi penolakan pada tindakannya. Ia juga melakukan tindakan protes padaku ketika perjalanan pulang tapi aku malah bermain-main dengannya hingga membuatnya kesal” Nichkhun tersenyum membayangkan kejadian tadi malam.

 

“Mendengar cerita anda, sepertinya anda akan menentang segala tindakan protesnya. Apa anda mulai menyukainya?”

 

Nichkhun terdiam dengan tatapan yang tegas, “Ya, aku adalah orang pertama yang akan menentang segala tindakannya untuk membatalkan perjodohan ini”

[]

 

Terlihat dua sosok wanita yang terpaut usia yang cukup jauh melakukan sebuah perbincangan, sepertinya satu topik yang mereka perbincangan begitu menarik hingga tak mempedulikan keadaan disekitarnya.

 

Eomma kurasa Soeun tak akan suka dengan gaun yang seperti itu, ia gadis yang simple, ceria, dan terkesan manja. Itu terlalu anggun dan aku pikir tak akan sesuai dengan usia Soeun” wanita yang lebih muda berpendapat.

 

“Ahh kau benar Chaewon-ah, adikmu memang masih terlalu kecil. Sebenarnya aku agak sedikit berat melepasnya tapi setelah melihat Nichkhun, eomma merasa ia yang tepat untuk adikmu” setelah mengeluarkan beberapa pendapat, sang ibu beralih menjadi mencurahkan isi hatinya. Wanita yang lebih tua, yang tak lain Ny.Kim membiarkan katalog yang berada dipangkuannya dan memandang Chaewon, padahal sebelumnya katalog tersebut tak pernah lepas dari padangannya.

 

Eomma benar, anak itu masih begitu muda untuk berumah tangga. Tapi disatu sisi aku juga melihat Nichkhun yang begitu dewasa dan terlihat tenang, aku yakin dia bisa membimbing Soeun yang masih begitu manja dan kekanakan. Apa kita tak terlihat begitu jahat menjodohkannya?”

 

Ne Chaewon-ah, hati kecil eomma juga mengatakan Nichkhun adalah orang yang tepat untuk membimbingnya dan itu yang membuat eomma sangat menyetujui perjodohan ini. Dan Chaewon-ah ini untuk kebaikannya, tak mungkin seorang ibu menjerumuskan anaknya sendiri, semua adalah untuk kebaikkannya”

 

Chaewon mengangguk membenarkan, “Ahh lebih baik kita memilih-milih gaun untuk Soeun, eomma” kedua wanita tersebut kembali sibuk menatap katalog dan berdebat kecil  untuk menentukan mana yang cocok untuk Soeun.

[]

 

Sosok gadis hanya memandang pada satu objeknya dengan datar, ia tak mempedulikan keadaan sekitar yang cukup ramai, bahkan makanan yang berada dihadapannya hanya menjadi pajangan yang tak begitu menarik.

 

“Ya makanlah! Untuk apa kita ke kantin kalau kau hanya memandang dengan wajah memelas pasangan itu. Cih kau akan dianggap gadis menyedihkan, Sso” komentar yang diberikan sahabatnya membuatnya menghela nafas dan memandang makanan yang ia biarkan dari tadi, ia sungguh tak berselera untuk menyantap hidangan yang biasanya akan ia habiskan dengan lahap.

 

“Hidupku memang menyedihkan” gumaman itu membuat sosok gadis yang berada dihadapannya memandangnya.

 

Sso, kau masih muda..hidupmu masih panjang dan kau bisa memilih pria yang lebih baik dari Donghae” Jihyun sahabatnya memberikan nasihat.

 

“Bagaimana ingin menemukan pria yang terbaik bagiku, sedangkan masa depanku telah ditentukan” jawabnya lagi masih tanpa semangat.

 

“Masa depan yang telah ditentukan?” tanya Jihyun tak mengerti

 

Soeun menghela nafasnya, acara makan malam dua keluarga yang sudah terjadi tiga hari yang lalu masih menjadi beban untuknya. Bagaimana tidak dijadikan beban jika setiap ia berada dirumah ia akan mendengar semua pembicaraan soal pernikahan terlebih jika kakaknya telah datang.

 

Jihyun-ah eottokhae?Soeun memandang Jihyun dengan wajah yang menyedihkan, yah sekiranya seperti itu yang dianggap Jihyun.

 

Waeyo?

 

“Orangtuaku Jihyun-ah, mereka menjodohkanku dengan anak rekan bisnisnya dan semua telah dipersiapkan matang. Aku akan menjadi seorang istri” jawabnya dengan wajah sedih

 

MWO!!!” pekikan Jihyun cukup membuat semua yang berada di kantin menatap mereka, Jihyun tersenyum canggung setelah melihat tatapan tajam dari sahabatnya tersebut.

 

“Mulutmu memang tak bisa diajak kerjasama” gerutu Soeun kesal

 

Jihyun tersenyum memperlihatkan giginya “Mianhae, kau sungguh membuatku terkejut. Tapi..Jinjja? Omo! Bagaimana bisa terjadi”

 

Molla, aku berharap ini mimpi tapi bagaimana mau dianggap mimpi sedangkan ini begitu nyata” keluh Soeun

 

“Kau sudah bertemu dengan calon suamimu itu” tanya Jihyun

 

“Aku belum menyetujuinya dan jangan menyebut pria itu calon suamiku” gerutu Soeun

 

“Tapi sepertinya sebuah penolakan tak akan berarti, kau sendiri yang mengatakan kalau semua dipersiapkan dengan matang, itu akan menjadi pernikahan yang nyata” Jihyun berpendapat

 

“Ahh eottokhae?!

 

“Pria itu menolak juga, kurasa jika ia menolak semua akan lebih mudah untuk membatalkannya”

 

Soeun menghela nafas kembali, itulah yang menjadi kendalanya, pria tersebut tak ingin melakukan penolakan dan menerimanya “Itu yang menjadi masalah, ia menerimanya”

 

Omo! Jinjja? Apa ia tampan, kurasa kalau ia tampan kau tak masalah menikah muda terlebih ia anak rekan bisnis ayahmu, sudah pasti ia mapan”

 

Soeun mendelik, sahabatnya ini memang tak jauh membicarakan rupa wajah lawan jenis, terlebih jika itu pria tampan dan mapan.

 

“Bagaimana tampan tidak?”

 

“Untuk ukuran sosok pria dimataku ia tampan dan kau juga benar dia sudah mapan dengan mempunyai posisi kedudukan sebagai direktur di perusahaan keluarganya” jawab Soeun mengaduk-aduk makanannya.

 

“Ya! Kalau begitu kenapa menolak, dia tampan dan mapan—kurasa itu sudah memenuhi standar”

 

“Tetap saja, aku tak mencintainya. Bagaimana mungkin aku akan menghabiskan seluruh hidupku dengan orang yang tak kucintai” Soeun masih mengeluhkan apa yang terjadi pada dirinya.

 

“Cinta bisa tumbuh seiring berjalannya waktu, dan aku tak ingin mendengar kalau kau masih mencintai pria itu, cih dia sudah mencampakanmu. Lupakanlah” Jihyun memberikan pendapat.

 

“Tapi aku belum bisa melupakannya, lagipula pria bernama Nichkhun itu berbeda dengan Donghae oppa, ia terlihat pemaksa. Kupikir setelah insiden tabrakan yang terjadi antara diriku dengannya, ia adalah sosok yang baik, tapi ternyata ia menyebalkan” gerutu Soeun

 

“Eh? Insiden tabrakan, maksudmu pria yang akan menjadi suamimu adalah korban yang kau tabrak waktu itu?” tanya Jihyun

 

Soeun mengangguk dengan wajah lesu,

 

Omo!! Kurasa kau memang berjodoh dengannya, kau sudah dipertemukan sebelumnya dengan calon suamimu itu sebelum perjodohan. Kurasa kau memang sudah ditakdirkan dengannya” Jihyun kembali berpendapat “Dan tadi kau bilang ia bernama Nichkhun, tampan dan mapan. Ahh aku jadi ingin melihatnya Sso, kapan kau akan mengenalkannya denganku”

 

Soeun kembali mendelik, sahabatnya ini benar-benar tak mengerti kegundahan hatinya dan malah menanyakan kapan mau dipertemukan dengan pria yang disebut-sebut sebagai calon suaminya itu.

 

Pembicaraan mereka terhenti karena salah satu ponsel yang berada di meja mereka berdering, Soeun mengambil ponsel miliknya, ia mengerutkan kening karena nomor yang tak diketahui menghubunginya.

 

Yeobseyo” sahutnya begitu mendekatkan ponsel ketelinganya

 

‘Kau dimana?’ Soeun mengerutkan kening, ia tak mengenal seseorang yang menghubunginya, tapi dari kalimat tanya yang diucapkan lawan bicaranya terdengar cukup akrab dengan langsung menanyakan keberadaannya.

 

Nuguya?Soeun bisa mendengar dengusan dari lawan bicaranya yang ia yakini seorang pria, karena suaranya yang terdengar berat.

 

‘Kita hanya tak bertemu tiga hari, kau sudah melupakanku?’

 

“Ya kau ini siapa?” kesal Soeun, Jihyun menatap sahabatnya itu, bertanya siapa yang menelpon dan Soeun hanya menggelengkan kepalanya tak tahu.

 

‘Tentu saja calon suamimu, memang siapa lagi’ balas lawan bicaranya, Soeun membelakakan matanya tak percaya.

 

Nichkhun-ssi? Ya bagaimana kau bisa mengetahui nomor ponselku?”

 

‘Itu mudah saja bagiku dan hey..aku sudah mengatakan untuk memanggilku ‘Oppa’’ sang lawan bicara yang tak lain Nichkhun sang calon suami, menjawab pertanyaan Soeun dengan tenang.

 

Soeun mendengus kesal, “Ada apa kau menghubungiku?”

 

‘Sudah kukatakan ‘Kau dimana?’’tanya Nichkhun

 

“Memang ada apa kau menanyakan keberadaanku?” Soeun tak langsung menjawab, ia malah menanyakan apa tujuan pria itu menanyakan keberadaannya.

 

‘Ibumu dan ibuku serta kakakmu sudah berada di butik untuk fitting gaun pernikahanmu, aku juga akan mencoba toxedo-ku. Kau dimana?’ jelas Nichkhun dan menanyakan kembali keberadaan Soeun.

 

Soeun melebarkan matanya terkejut, “Mwo!!” pekiknya

 

Nichkhun menjauhkan ponselnya mendengar pekikan Soeun, begitu pula Jihyun yang ikut terkejut.

 

‘Ya, kecilkan suaramu. Kau bisa menghancurkan pendengaranku’ Nichkhun mengajukan protes dengan aksi Soeun, Soeun tak mengindahkannya karena ia masih terlalu terkejut. ’Kau dimana?’ ia berpikir tentang apa yang dikatakan pria tersebut.

 

“Aku sedang mengerjakan tugas di rumah temanku, kupikir lain kali saja untuk melakukannya atau kau ingin melakukannya sendiri, aku mempersilakannya Nichkhun-ssiSoeun mencari alasan agar ia bisa menghindar dari segala hal yang berhubungan dengan pernikahan.

 

Op-pa, kubilang ‘Oppa’. Dan kau sedang membohongiku, bukan?’

 

A..aniya

 

Hey Sso, ahjumma Jung menyediakan sushi, kau sangat suka masakan Jepang bukan, biasanya setiap kita ke kantin kau akan mencarinya. Apa ingin aku pesankan?”

 

Soeun langsung menutup ponselnya dengan telapak tangannya, “Diamlah kau”

 

Jihyun mempautkan bibirnya, ia berniat baik menawarkan makanan kesukaan Soeun dan akan memesankan untuknya sekalian untuk dirinya tapi yang terjadi ia malah mendapat omelan dari sahabatnya.

 

YeobseyoSoeun kembali menempelkan ponselnya ke telinganya, ingin memastikan bahwa ia masih tersambung dengan Nichkhun.

 

‘Kau membohongiku?’ seru Nichkhun

 

Aniya, aku berkata jujur Nich—maksudku Oppa. Sudahlah aku banyak tugas” Soeun langsung memutuskan sambungan telponnya secara sepihak.

 

Setelah meletakan kembali ponselnya, Soeun memandang tajam Jihyun “Kau ini bodoh atau apa, jelas-jelas aku sedang berbohong kau malah berseru kita berada di kantin” kesal Soeun

 

Mianhae..Jihyun kembali tersenyum dan menunjukan giginya yang rapi dan putih.

 

Soeun menggelengkan kepalanya dan menghela nafas berlebih, “Kajja kita pergi”

 

“Eh? Eodie..”

 

Soeun tak langsung menjawab dan menarik Jihyun untuk bangkit dari kursinya, “Karena seruanmu aku yakin Nichkhun oppa tahu aku berbohong sebaiknya kita menghilang dari kampus”

 

Hey oppa? Terdengar akrab” goda Jihyun

 

“Diamlah, itu karena perintahnya bukan keinginanku” protes Soeun

 

“Seharusnya kalau hanya sebuah perintah darinya, kau tak mungkin memanggilnya ‘Oppa’ jika tak bersamanya. Kalau kau terpaksa, kau akan memanggil ‘Oppa’ jika ada dirinya saja” goda Jihyun tertawa.

 

Soeun mendelik kesal dengan godaan Jihyun dan juga kesal karena dirinya begitu mudah mengatakan ‘Oppa’ padahal pria tersebut tak berada dihadapan ataupun sekitarnya. Ahh sepertinya aku mulai gila, pikirnya.

[]

 

Keduanya berjalan beriringan di koridor untuk sampai ke tempat parkir mobil Jihyun berada. Karena Soeun memang tak membawa mobilnya, ia akhir-akhir ini agak malas dan kurang konsentrasi sejak kata perjodohan memenuhi hari-harinya. Daripada membahayakan diri sendiri lebih baik ia menyuruh sahabatnya ini menjadi pengantar-jemputnya.

 

Ketika ia akan menyebrang jalan beraspal yang biasa dilewati kendaraan mahasiswa di kampusnya, dirinya tersentak begitu sebuah mobil hitam berhenti tepat dihadapannya. Soeun dan Jihyun mengelus dada mereka karena terkejut dengan kemunculan mobil tersebut yang dipastikan melaju cepat dan mengerem mendadak dihadapan mereka yang akan menyebrang. Jihyun yang kesal sudah akan mengeluarkan sumpah serapah yang akan terlontar dari mulutnya, tapi tidak dengan Soeun, ia memandang mobil tersebut dengan kening berkerut, sepertinya ia tak terlalu asing dengan mobil dihadapannya ini.

 

Soeun kembali membelalakan matanya, tak terhitung sudah berapa kali ia melebarkan matanya seminggu ini. Ketika melihat pria yang sudah tak asing lagi untuknya keluar dari kursi kemudi mobil hitam tersebut dan berjalan menghampirinya.

 

“Kau berbohong padaku?” satu kalimat itu sebuah pernyataan bukan pertanyaan.

 

Nich—eng oppa, bagaimana kau ada disini?” tanya Soeun memandang pria tersebut.

 

“Mudah saja. Dan jika ingin berbohong, suruhlah orang disekitarmu tutup mulut” sindir Nichkhun pria tersebut.

 

Soeun mendengus kesal, ini terjadi karena ulah Jihyun. Dan lihatlah sekarang sahabatnya itu, terlihat bodoh dengan mata membulat dan mulut yang sedikit terbuka, menatap Nichkhun seolah-olah pria itu adalah hidangan manis yang sayang untuk dilewatkan.

 

“Tak ada pembelaan?” tanya Nichkhun

 

Soeun kembali menatap pria tersebut yang sebelumnya menatap Jihyun dengan tatapan kesal, “Aniya..aku memang berbohong padamu”

 

“Baguslah kalau kau jujur, kajja..Nichkhun meraih pergelangan tangan Soeun.

 

Eodie?” tanya Soeun menahan langkahnya mengikuti pria tersebut.

 

“Tentu saja butik, apa ingatanmu sudah terkikis”

 

Ahh kekesalan Soeun semakin menjadi dengan kalimat pria tersebut, “Kau pikir aku pikun, enak saja. Aku masih muda kau tahu”

 

“Sudahlah ibumu dan ibuku serta kakakmu sudah menunggu kita” Nichkhun tak ingin melanjutkan perdebatan, yang sebenarnya perdebatan mereka terjadi karena kalimat pria itu sendiri.

 

Nichkhun membukakan pintu mobil dan menyuruh gadis itu masuk, Soeun dengan kesal ikut masuk kedalam begitu pun Nichkhun yang segera berlari kecil menuju kursi kemudinya.

 

Jihyun-ah pulanglah, aku ada urusan” Soeun membuka kaca mobil dan berseru pada Jihyun yang masih diam terpaku. Soeun hanya mendengus kesal dengan tingkah sahabatnya dan kembali menutup kaca mobil.

 

Oh God! Sepertinya kepala Soeun habis terbentur karena berniat membatalkan perjodohannya. Pria setampan itu ditolak, sepertinya otaknya benar-benar bergeser” Jihyun yang dari tadi hanya diam terpaku melihat ketampanan pria yang disebut-sebut sebagai calon suami sahabatnya dan menyaksikan perdebatan kecil sepasang calon suami-istri itu berkomentar setelah melihat mobil hitam itu melaju menjauh.

[]

 

Dalam perjalanan masih terjadi keheningan antara keduanya, Soeun tak ingin memandang pria itu sedikitpun, dirinya masih terlalu kesal dengan pria disampingnya, eoh sepertinya kehidupannya yang selanjutanya akan lebih berat dari ini, pikirnya.

 

“Ah aku lupa memberitahumu, pernikahan kita akan dilaksanakan dua minggu lagi”

 

MWOO!!

.

 

.

 

To be continued..

 

.

 

Ahh akhirnya selesai juga chapter ini, ini bener-bener ngebut loh, minggu malam sama senin aku ngetik ini dan alhamdulillah selesai, kira2 tujuh jam deh buat ngetik nih FF yah sekalian diselingin kegiatan yang lain. Mumpung punya waktu kosong jadi ga disia-siain lagi, langsung ketik kkk~

 

Mudah2an puas deh sama chap ini, chap selanjutnya seperti biasa, kalau ada waktu pasti langsung diketik. Dan inget, FF ini sewaktu-waktu bisa diproteksi sesuai dengan kebutuhan FF, so..yang merasa silent readers cepet-cepet bertobat kkk~

 

See u chapter 3…😉

53 thoughts on “[FF|KhunSso] Marriage.. (Chapter 2)

  1. Ayooo Nickhun Oppa… SEMANGAT !!!!

    Sesuju sama Jihyun Eonnie, pabo bener dah klw Soeun ttp berniat membatalkan pernikahannya….

    Ayo Nickhun Oppa SEMANGAT !!

  2. pepet terus ya khunppa, sso nona, hihihihi
    iyaaa bener kata jhiyuuun, syg hidangan manis terlewatkan
    semoga 2minggu itu segera terjadi, ayo cha update lg segera yak.

    suka deh ma sisi sso yg kekakanakan manja bersanding dg pria dewasa😀

    ayo munculkan byk kekhonyolan mereka berdua :p

    wait next part, ok ok

  3. Waaah eon ceritanya seru banget😀
    Like it ffnya eon ‘-‘)b
    2 minggu lagi mau nikah?!?!?! What?!?!?! Cepet banget ._. Sampe” sso-eonnie shock banget tuh :v gara” mau nikah 2 minggu lagi
    Jadi penasaran sama lanjutannya🙂 ditunggu ya eon lanjutannya😉 FIGHTING!!

  4. mwooo!! khunsso 2 minggu lagi nikah ????? #ikutan shock kaya sso haha
    ok di tunggi undangannya khunsso🙂

    cieee khun oppa udah terjerat cinta ma sso mantaappp dah pertahanin sso nd buat dia cinta ma oppa !
    fighting oppa :*
    fighting ka buat nulis ff nya🙂

  5. Ciee… Khunppa_langsung menerimanya….dan ternyata memang udah tertarik ma sso sejak pertama kali bertemu…… Yeaaa…..🙂

    Ckckkc…. Itu yah_sso udah ngotot2 gtu ngomongnya lha khunppa_nyantaiii gila balasnya…. Wkwkkw #poorsso#

    “Ya, aku adalah orang pertama yang akan menentang segala tindakannya untuk membatalkan perjodohan ini”
    Yeaaa…. Sukaaa bangetttt dehhh ma statment khunppa Ϋά̲̣̥ηġ seperti Ĭηĭ ….!!!! (y)

    Nahhhh….kann… Udahhh donghae_gak nampak ªjª deh dari pada ma cwek lain…U.U
    Tapiii seru juga sih_klo ªԃª orang ke-3… Seperti pembicara’an qt waktu itu cha…. Akuuu tunggu moment ituuu…. Ekekkek
    *aku siap2in deh nih hati*#plakkklebay#

    Mhuhahhaha…. Itu yah jihyun_ampe nagaga gtu liatin khunppa…. Pake bilang sso otaknya geser ƪάğί …. Kkkkkk

    Ahhh… Tapii sapa sih Ϋά̲̣̥ηġ ϐïśª nolak pesona khun_ditambah karakter di sini bener2 sempurna deh…. :* #liriksso#

    Kkkkkk…kayaknya khunppa nikmatin banget buat sso sebel….swettt deh… Hahha

    Hah… Pernikahan ηγά̲̣̥ 2minggu ƪάğί ????
    Whoaa… Udah ngk sabar nih reader liat rumah tangga mereka…. N sukseskah khunppa membuat sso terpesona….❤❤

    Yeeeaaa…. Echaaa Ĭηĭ makin kece dekk…. Sukaa… Sukaaa…. (y)
    Udah penasaran bangettt ma Rumah tangga mereka ntr plus sang orang ke-3 tuh… Ehemmm….😀
    Nexttt partnya di tunggu yak… Urutan ηγά̲̣̥ bis wgm part 3 yah…..

  6. Yuhuu part 2 muncul ,, salah satu ff yg aku tunggu .., ^^

    aigoo,, d.luar perkiraan,,trnyata nichkun gk nolak perjodohan.y ,, padhal wk2 bca part 1.y aku yakin nichkun pasti nolak,trnyata enggak…
    Apa alasan nichkun yg sbnar.y yah nerima perjodohan itu,. Apa memang dy udah cinta sama sso??atau sekedar cuman suka biasa ajja,,atau apa mgkind dy punya rncana lain??
    Dan jawaban.y adalah hanya ada kepada author.y … #plak,,yaiyalah….
    Tpii,apapun yang ada dalam hati atau rncana nichkun untuk sso,.aku tetap suka dgn sifat.y nichkun yg sperti itu,. Wkwkwk,.. Mereka d.ff ini sangat cocok menurutQ,feel.y dpat bgt,, ;D
    Suka wk2 nichkun blg ke sso harus manggil dia oppa,, dan akhir.y dy nyetujuin,wlaupun masih trpaksa,,seneng jga liat jihyun d.sni,, cocok banget jadi tman.y sso,, ;D
    Kyak.y sso bakal makan hati trus tuh,,apalg pernikahan.y tinggal dua minggu,.. Sabar yah sso,, next part.y d.tunggu,, aku pngen liat nichkun yg slalu buat kesel sso … Hohohh… ;D
    Tetap smangat…

  7. waaah dluar dugaan nickhun lgsg suka dgn soeun
    trus soeun knp gk ska dgn nickhun coba? trus sp yg mncmpkkan sso? donghae mngkin ya
    nmbah seru thor ceritanya, pnsran dgn next partnya dtnggu thor

  8. suka… kirain karakter khun bakal jadi cwo kalem, ternyata dia cukup cool dan agak ‘egois’ hahaha😀
    Ayo khun raih cintamu kamu pasti bisa,,, suka klo ada karakter cwo yang semena2 hahaha… selain kau yg orang pertama yang akan menentang segala tindakannya untuk membatalkan perjodohan itu ada aku yg mendukungmu hahaha
    ayo lanjut ecaaaaa….

  9. Mwoya!!!sso eonni sama khun oppa 2 minggu lagi mau nokah O.O
    Hm aku setuju sama jihyun eonni kayanya kepala sso eonni habis terbentur sesuatu makanya sso eonni mau membatalkan perjodohan itu dan menolak nickhun oppa😄
    Next….next…..

  10. MkiN seruuu Zh cerita’a,,,,,

    Eomma eoNNie so euN aNd kk’a aNtusias bNgeeeet dNgaN prNikhaN eoNNie so euN,,,,,z hehehehe

    NikhuN oppa udh trtarik Nich ma eoNNie so euN tNg2al eoNNie so euN yg blm,,,,,

    Jd pNsarN ma klaNjutaN’a ,,,,,;
    D tNg2u klaNjutaN’a,,,,

  11. wa… Makin penasaran soalnya khunppa mulai tertarik sma sso
    pgen tau gmna carnya biar bisa mikat hati sso yg masih cinta ma haeppa
    suka sma sifat mreka berdua disini ssonya masih kekanak kanakan ,manja cerwet trus khunppa nya dewasa wlaupun ttep suka jailin sso
    pnsaran gmna khidupan mreka klo udah nikah?
    Ditungggu nextpartnya

  12. Wahahahaa, nichkhun rese tapi bikin lucu, aku suka sama karakter sso disini, polos gimana gitu…
    Pokonya semangat eon buat lanjutannya, pasti di tunggu…

  13. Wha… Nikhun udh terperosok kesemsem ma soeun…jd dia ga nentang perjodohan ini ….malah soeun yg gelagapan…. ,, jd g sabr liat pernikahan mereka n tingkah laku sso yg begitu mengemaskan hhhhe ..yeahh I like it (y)

    Di tunggu part 3 nya (y)

  14. Haduh Sso!!! Jihyun bener banget Tuh, cowok sekeren Nichkhun masa mau di Tolak gitu aja,

    Cieeee yang cinta pada pandangan pertama ekhm,,,ekhm,,,#Lirik Khun Oppa

    Seru chingu mudah mudahan G’ terlalu lama yach chap 3 Nya, see you

  15. kyaknya khun oppa smangat bget ya ngomongin prnkahan,soeun knpa kmu mnlak khun oppa cwo setampan itu,,ga kyaknya khun oppa smangat bget ya ngomongin prnkahan,soeun knpa kmu mnlak khun oppa cwo setampan itu,,ga kyaknya khun oppa smangat bget ya ngomongin prnkahan,soeun knpa kmu mnlak khun oppa cwo setampan itu,,ga kyaknya khun oppa smangat bget ya ngomongin prnkahan,soeun knpa kmu mnlak khun oppa cwo setampan itu,,ga nyaka aku,

  16. kyaknya khun oppa smangat bget ya ngomongin prnkahan,soeun knpa kmu mnlak khun oppa cwo setampan itu,,ga nyangka kyaknya khun oppa smangat bget ya ngomongin prnkahan,soeun knpa kmu mnlak khun oppa cwo setampan itu,,ga nyangka kyaknya khun oppa smangat bget ya ngomongin prnkahan,soeun knpa kmu mnlak khun oppa cwo setampan itu,,ga nyangka kyaknya khun oppa smangat bget ya ngomongin prnkahan,soeun knpa kmu mnlak khun oppa cwo setampan itu,,ga nyangka aku,

  17. “̮ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇”̮๑ˆ⌣ˆ๑”̮ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇”̮
    Puaaaas bgt chingu,,
    “̮ ώκ°ώκ (′▽`) ώκ°ώκ “̮
    Sumpah Lucu bgt chapter ini,,
    ☺”̮ ЂoºoЂoºoЂoºo “̮☺
    Aku suka,, Aku suka,,
    ヾ(ˆ▼ˆ)/yee…yee…LaaLaa\(ˆ▼ˆ) ╮

    G sabar nunggu chapter 3 na chingu,,
    Ǻ̀́ƴȯ̇̇º°˚ Ǻ̀́ƴȯ̇̇º°˚ d Lanjut’in,,c(≧∇≦)ɔ
    Penasaran ama kehidupan mereka seLanjut na,,
    Нę²..”̮ нę²..”̮ нę²..”̮ нę²..”̮ Sie Khunppa ini suka bgt bikin Sso keseL,,
    Gemes Liat na,,o(*^▽^*)o

  18. sk ma cr nickkhun ngejar soeun mju trus jgn nyerah bt naklukin sso bt dia brtekuk lutut hwaiting!!!luchu ma tgkh jihyun mkin mnghdpkn suasana,,dtggu lnjtny

  19. Khun evil juga . Kkkk ~
    Udah lah sso terima aja dengan lapang dada .
    Klo gak mau khun nya ama aku aja :p

    Seruu makin seru .
    Lgsg nikah aja khunsso nya . Ckck

    Next part kebut ya ^^

  20. Anyeong eon,,,nae dtang lgi buat ngomen,,,aduh gak tau mau bkang apa,,soalnya ff eon udh daebak bnget,,,tapi sso eonni jail bnget boongin khunppa,,,jihyun eonni ampe melongo gitu,,,#kan kmasukan lalat hehehe

  21. huaaahaha,kasian so eun itu si jihyun mpe segitunya ngeliat nichkhun,seminggu lagi nikah,mmmm gmn soein msh berisaha nolak / nerima…

  22. baru tau kalau ada FF Nichkhun oppa sama So Eunni disini,- perasaan ku agak membaik setelah mendengar kabar dating nyaa oppa sama Tiffany tadi pagi.. So Eunni disini dijodohin sama Nichkhun oppa, Eonnie kok nolak si? Oppa kan ganteng, coba oppa dijodohin nyaa sama aku-,- xD

  23. Kayaknya sso gak bakal nyerah sebelum perjodohan mereka dibatalin..
    Bener banget tuh kata jihyun,pria setampan nickhun disia-siain
    MWO!! Khusso 2minggu lagi mau nikah? Moga aja acara pernikahannya berjalan lancar

  24. Omoooo… Nichkhun nya agresif banget ㅋㅋ
    sayang banget sso nolak cowok kayak nichkhun gituu..
    Ceritanya seruu karakter Nichkhunnya disini juga beda dari ff lain. Feel nya dapet bangett hihihi keep writing thor^^

  25. finally baca chapter ke 2!!!! 😀

    huwaaaaaa i like nickhun caracter in this chapter hahahaha
    teasing + flirting in the same time😀 akkkkk i like it {}
    langsung bayangin senyum waktu nickhun nyuruh soeun manggil dy oppa hmmmmm melting bgt lah ~ ahhhh ~ thus FF must keep going

    oke lanjut chapter 3

  26. Sso kamu gmana sih bener kata Jihyun terima aja Nichkhun jdi suami mu, udah kaya,mapan, ganteng lagi😀 gah kbyang klo mereka udah menikah psti rmah tangga nya bakalan lebih lucu lagi😀
    Nichkhun Oppa semangat jangan sampe Sso ngebatalin perhikahan nya *fighting*

  27. Ping-balik: [FF] Marriage.. (Chapter 5) | ♥ My Dreams ♥

  28. hahaha lannjjuutt chigu bikin senyum senyum sendiri😀
    haha kasian sso onni dah kalo kayak gitu debat kagak bisa menang haha
    llannjjuutt ne Fightinggggh !!! 😀

  29. di part 2 ini bikin aku suka ma karakter nickhun. kesan awal yang diberikan terkesan dingin, tpi ternyata memiliki sifat agresif kala mendekati soeun., karakter yang unik.

  30. Wahh,,daebak!!! Bisa” Sso bsa kena serangan jantung nie,, trus”an di buat terkejut . .
    Hahhhaaa,, tapi suka bgt sm couple KhunSso,, feel ny dpt bgt,, pdhl bru prtm baca ff yg pairingny KhunSso . .
    Biasanya KyuSso,, HaeSso n Bum Sso . .
    Good job chingu 👍👍

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s