[SongFic] Without Words!


minsso

Without Words! by echa307 || Main cast : Kim Soeun, Lee Minho || Support cast : Kim Beom, Jung Ilwoo|| Genre : Sweet Romance || Rating : PG 15+ || || Length : SongFic || Disclaimer : This story is mine, please to don’t copy or plagiarize. Don’t like? Don’t read this story. And sorry for typo[s]…

[]

Without Words – Jang Geun Suk

I Shouldn’t have done it
I shouldn’t have just ignore it
Like something I can’t see
Like something I didn’t see
I shouldn’t have looked at you at all

Seharusnya aku tidak melakukannya
Seharusnya aku mengabaikannya
Seperti sesuatu yang tidak bisa aku lihat
Seperti sesuatu yang tidak aku lihat
Seharusnya aku tidak melihatmu sama sekali

Seperti biasa, setiap pagi Minhoakan bersiap pergi ke kampusnya. Menimba ilmu yang sebentar lagi akan tertamatkan, melanjutkan menggantikan posisi ayahnya memimpin perusahaan. Sebenarnya ini bukan keinginannya, tapi sebagai anak tunggal—iatak memiliki pilihan lain.

Minho-ya, nanti siang kau pulang lebih cepat ya” ujar ny. Lee disela sarapan mereka.

Minho menoleh menatap sang ibu, “Memang ada apa?”

“Anak teman eomma akan berlibur kesini, mereka sudah lama tinggal di London dan putrinya berencana untuk berlibur kesini. Eomma memintamu untuk menjemputnya di airport” jelas sang ibu.

“Dia sendiri?”

“Ya, orangtuanya masih memiliki pekerjaan disana. Putrinya merindukan Korea—jadi ia memilih libur sendiri daripada menunggu orangtuanya” jelasnya.

Aku mengangguk mengerti “Baiklah eomma” jawabMinho

Minho segera bangkit dari duduknya “Aku berangkat dulu, nanti aku akan langsung menjemput putri teman eomma” pamitnya, namun baru beberapa langkah ny. Lee menyerukan kembali namanya.

Waeyo eomma?” tanya Minho membalikan tubuhnya.

“Anak ini, kau mengatakan akan langsung menjemput putri teman eomma. Memang kau sudah mengetahui siapa namanya dan wujud fisiknya?” tanya ny. Lee

‘Ahh bodoh!!’ Minho mengelus tengkuknyasalah tingkah, bagaimana mungkin aku melupakan itu, pikirnya.

“Kau ini. Tunggu sebentar, eomma akan mengambil fotonya” ujar ny. Lee dan berlalu.

Minhomemutuskan untuk kembali duduk di kursi meja makan, tn. Lee—sang appa selalu sibuk dengan surat kabar. ‘Hahh membosankan?’

Tak lama ny. Lee kembali dengan selembar foto ditangannya, ia mengulurkan foto itu pada putra tunggalnya dan Minho menerimanya.

“NamanyaKim Soeun—kau biasa memanggilnya Sso atau SoeunieMinho mengerutkan keningnya dengan kalimat akhir sang ibu ‘kau biasa memanggilnya Sso atau Soeunie

“Jangan bilang kau melupakannya Minho-ya?” ny. Lee seperti mengetahui apa yang sang putra pikirkan.

“Aku benar-benar tak ingat” jawabnyadengan mengelus tengkuktersenyum canggung.

“Ahh mungkin kau memang lupa, itu wajar mengingat kau masih 5 tahun waktu itu dan Soeun berusia 3 tahun” gumam sang ibu.

Minho menganggukan kepalanya mengerti, ternyata putri teman sang ibu tak lain adalah teman kecilnya “Baiklah eomma, aku harus ke kampus” Minho memutuskan untuk pamit kembali.

Minho melajukan mobilnyamelintasi jalan padat Seoul menuju kampusnya, tanganya merogoh saku kemejanya, melihat sekali lagi sosok gadis yang disebut sebagai teman kecilku, manis. Ia mengambil dompetnya dan memasukan foto itu disana “Ini akan berguna untuk kedua sahabat menjengkelkanku” gumamnya.

 []

“Kau tak makan?” tanya salah satu pria diantara ketiga pria yang sedang menghabiskan waktu makan siang mereka di kantin kampus.

“Kau mau, makanlah” Minho, salah satu diantara mereka menyodorkan porsi makan siangnya itu dan lihatlah—pria yang bertanya tadi dengan mata berbinar segera merebut makanan itu “Askk..shikshin”

Minho memiliki dua sahabat..mereka sudah saling mengenal kurang lebih 5 tahun, berawal dari masa bersekolah di tempat yang dan memiliki hobby yang sama hingga membuat ketiganya nyaman dengan persahabatan mereka. Sosok pria yang sedang sibuk menghabiskan makan siang Minho tak lain adalah Jung Ilwoo, dan pria lainnya Kim Beom, sosok yang cukup terkenal dengan senyuman mautnya.

“Bagaimana jika pulang kampus kita hangout bersama, aku bosan dirumah” tawar Ilwoo masih fokus pada makanannya

Aku menggelengkan kepalaku “Aku tak bisa” jawabku sambil menyeruput coffe lattepesanannya.

Wae?

“Aku sudah ada janji” jawabku asal

“Ck! Seperti sudah punya kekasih saja, kau kan lanjang tak laku” serunya Ilwoo asal

Plakk…

Kim Beom terkekeh ketika mendengar ringisan Ilwoo, rasakan—berani-beraninya ia mengatakanku tak laku, pikir Minho.

“Siapa yang tak laku?” tanyaMinho kesal

“Tentu saja kau, kemana saja kau selama ini—ck! Kau tak lihat dirimu yang sudah berumur itu” jawabnya kembali asal.

Minho meringis kesal mendengarnya “Kau babo! kau buta!, semua gadis disini melihatku—aku tampan, baik, uang pun tak masalah. Aku bisa memilih gadis manapun yang ku mau” serunya kesal.

Bukan bermaksud sombong, tapi memang kenyataan. Aku populer dikalangan wanita, semua gadis di kampusku tak ada yang tak mengidolakanku. Dan si shikshin ini bisa-bisanya mengatakan aku tak laku. Bathin Minho

“Kalau kau seperti apa yang kau katakan, kenapa tak memilih salah satu dari mereka” serunya

“Aku tak tertarik” jawabMinho singkat

Minho melihat bagaimana Ilwoo mencibirnya, ck anak ini benar-benar!

“Sudahlah, aku malas berdebat denganmu” sahutMinho, ia keluarkan dompetnya untuk membayar pesanannya sendiri

OMO!!!!

YAK!!Minho berseru begitu Ilwoo mengambil paksa dompetnya.

“Ahh Lee Minho, ketahuan kau sekarang. Apa ini gadismu? Ahh cantiknya” Minho meringis mendengarnya.

“Kembalikan” sungut Minho bersabar

“Eettt jelaskan dulu”Ilwoo menjauhkan dompet miliknya

“Teman kecilku, cantik bukan?” jelas Minho tersenyum bangga

“Kenalkan padaku” sambarKim Beom antusias, begitupun Ilwoo

Minho memandang tajam keduanya dan merampas dompetnya itu, meletakkan beberapa lembar won dan berlalu begitu saja.

“Kau mau kemana?” tanya Kim Beom

Minho tak menjawab pertanyaannya itu dan berlalu menjauh dari mereka, ck! Mood-nya sedang tak baik kali ini.

[]

Sudah setengah jam Minho berdiri di depan pintu kedatangan luar negeri, mencari sosok gadis yang ada dalam foto digenggamannya.

“Mengapa begitu lama” gerutunya tak sabar

Dari lima belas menit yang lalu sudah banyak yang berhamburan keluar dari pintu itu, tapi kemana gadis itu? Pikirnya.

Tak lama sosok yang ditunggu akhirnya terlihat, berjalan anggun melewati orang-orang yang menatap kagum pada sosoknya. Sepertinya didikkan disana begitu berpengaruh akan dirinya, ia terlihat begitu natural dan tetap terlihat berkelas.

Untuk sesaat Minho terhipnotis oleh pesona itu, setelahnya ia segaramenghampiri.Begitu tepat dibelakangnya, ia menyentuh bahu kecil itu, membuatnya menoleh menatapku. Matanya begitu indah.

Kim Soeun-ssi” ia terdiam sesaat

Minho  oppa” ia bertanya dengan ragu dan Minho mengangguk membenarkan. Gadis itu, Kim Soeun tersenyum manis padanya  “Lama tak berjumpa oppa, aku sampai tak mengenalimu, kau sangat tinggi” lanjutnya masih tersenyum.

Minho tersenyum canggung, ia merasa begitu bodoh karena sosok gadis dihadapannya inilah yang menghilangkan kecanggungan “Ya..sangat lama, dan kau masih kecil saja” jawabnya, Soeun memajukan bibirnya mendengar itu.

“Kau mengatakan aku pendek” seru Soeun

“Bukan—“

“Sudahlah Oppa, apa kita akan tetap disini?” tanyanya

Kebodohan kedua, “Ahh yaa, kajja..eomma-ku sudah menunggumu”

Jinjja?” aku hanya mengangguk, mengambil alih kopernya dan menuntunnya menuju dimana mobilku terparkir.

[]

“Ahh ya Soeun-ssi bagaimana kau bisa tahu aku Minho?” tanyaku memecahkan keheningan yang terjadi di mobil untuk mencairkan suasana.

“Emm feeling­-ku saja daneommajuga sudah mengatakan aku akan dijemput oleh oppa” jawabnya dan Minho mengangguk kepalanya paham “Ahh yaa, kenapa memanggilku Soeun-ssi. Panggil saja Sso atau Soeunie” lanjutnya menoleh padaku.

“Baiklah Sso” jawabku tersenyum sekilas menatapnya, dan kembali fokus mengemudi.

“Ahh apa tak masalah aku memanggilmu Oppa? Aku tanpa seijinmu sudah lancang memanggil dengan sebutan Oppa” tanyanya masih menatapMinho.

Minho kembali tersenyum menatapnya, “Gwenchana, bukankah memang kau lebih muda dariku. Lagipula itu terdengar lebih akrab” jawabnya.

Ia tersenyum dan mengangguk “Ya, kita akan menjadi teman yang baik”

[]

I should have run away
I should have acted like I didn’t hear it
Like something I don’t hear
Like something I can’t hear
I shouldn’t have listened to your love at all

Seharusnya aku lari
Seharusnya aku bertindak seperti aku tidak mendengarnya
Seperti sesuatu yang tidak aku dengar
Seperti sesuatu yang tidak bisa aku dengar
Seharusnya aku tidak mendengarkan cintamu sama sekali

Sudah beberapa hari ini Soeunmenjadi bagian dari keluarga Lee, ia gadis baik dan sangat mudah bersosialisasi.Jangan heran jika ia terlihat lebih akrab dengan para pekerja dirumah itu dan tentunya orangtua Minho.

Oppa ingin kemana?” tanya Soeun ketika mereka sarapan berdua, yahh walaupun tak bisa juga disebut sarapan, mengingat jam sudah menunjukan pukul 10.

“Aku akan ke kampus” jawabMinho singkat dan tetap melanjutkan makannya.

“Aku ikut!!” Minho tersedak dengan seruan itu “Gwenchana?” tanyanya dan menyerahkan segelas air.

Minho menerimanya dan meminumnya dengan segera “Bagaimana mungkin oppa mengajakmu, oppa bukan jalan-jalanSso” jelas Minho.

“Aku bisa menunggu oppa, aku bosan dirumah sendiri” ujarnya membujuk

“Tapi—“

Oppa, jebal..” sangat susah jika Soeun sudah merengek seperti ini, bahkan Minho pun tak sanggup untuk membantahnya.

“Baiklah” jawabnya pasrah. Soeun memekik senang dan berlalu dari hadapanMinho—mungkinia akan berganti pakaian.

[]

Begitu sampai diarea kampus, Minho langsung melangkahkan kakinya bersama Soeun. Namun ia kembali tertarik kebelakang karena Soeun menahan lengannya dan memeluknya. Minho menoleh dengan raut wajah bertanya.

Oppa, kenapa setiap pasang mata menatap kita?” tanyanya berbisik

Minho menolehkan kepalanya pada sekitar, ternyata benar—mereka semua menatap pada keduanya. Mungkin karena ini pertama kalinya seorang Lee Minho menggandeng seorang gadis di kampus. Ia serasa ingin tertawa lepas melihat para gadis yang menghentakkan kakinya kesal. Minho yakin mereka iri pada Soeun, bukankah sudah ia katakan—ia itu terkenal dikalangan wanita.

Tapi tak jarang sepasang mata pria memandang dengan penuh binar menatap Soeun, ck! Apa-apaan mereka itu. Minho menolehkan menatap Soeun yang masih setia memeluk lengannya, gadis itu tak terpengaruh, ia tetap tersenyum manis dan tak mempedulikan tatapan semua pria padanya.

[]

“Kenalkan ini Kim Soeun, ia teman kecilku. Ia sedang berlibur disini” aku memperkenalkan Soeun pada kedua sahabatku.

Annyeong Soeun-ssi, Ilwoo imnida. Ternyata kau lebih cantik daripada di foto”Soeun terlihat menautkan alisnya bingung,

“Foto?” tanya Soeun, Minho memberikan tatapan tajam pada Ilwoo, menyuruhnya untuk diam. Ia tersenyum mengerikan dan dengan gerakkan tangannya mengunci mulutnya itu. Minho hanya meringis menatapnya

Kim Beom imnidaSoeun membalasnya dengan senyuman.

[]

Without words you let me know what love is
Without words you gave me love
You made me hold my breath
But now you leave me just like that

Tanpa kata” kau membuatku tau apa itu cinta
Tanpa kata” kau memberikanku cinta
Kau membuatku menahan nafasku
Tapi sekarang kau tinggalkan aku begitu saja

Oppa bagaimana kalau kita jalan-jalan. Aku bosan” keluhnya yang berbaring diranjang kamar Minho.

“Memang kau ingin kemana?” tanyaMinho masih fokus mengerjakan tugas akhir semesternya.

Molla” jawabnya lesu, “Kau punya ide oppa?

Lotte World?

Majja!!” pekiknya “Kajja oppa, palli” ia langsung beranjak dari ranjangku dan meloncat-loncat kecil, Minho terkekeh geli melihat tingkahnya.

“Ya, kau tak ingin mengganti pakaianmu?” tanyaMinho, Soeun berhenti meloncat dan memperhatikan pakaiannya.

Keurae, aku akan ganti baju begitu juga oppa. Palli!!” serunya dan berlari kecil meninggalkan kamar itu.

Minho tersenyum menggeleng-gelengkan kepalanya, merapihkan tugas-tugasnya dan menuruti perintahprincess itu.

Without words lobe leaves me
Without words love throws me away
What should I say? I don’t know
My lips are surprised on their own
Without words you came

Tanpa kata” cinta meninggalkan aku
Tanpa kata” , cinta melemparku seperti ini
Apa yang harus aku katakan?? Aku tidak tau
Bibirku terkejut dengan sendirinya
Tanpa kata” kau datang

Minho melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata. Apa yang ada dalam pikiran gadis itu hingga begitu saja pergi.

“Ia pergi, katanya ia merindukan orangtuanya”

Kalimat itu masih terekam jelas dalam ingatannya, bagaimana mungkin eomma membiarkannya pergi begitu saja, bathin Minho.

[]

Minho banting pintu mobil begitu menemukannya disebuah halte.

“Ya! Seperti inikah caramu meninggalkanku, pergi tanpa mengatakan apapun, tanpa pamit sama sekali” serunya tepat dihadapan gadis itu.

Gadis itu, Soeun mengerutkan keningnya tak mengerti, ck! Bisa-bisanya ia memberikan tatapan seperti itu, sedangkan ia begitu panik mendengar gadis itu akan kembali ke London tanpa mengucapkan apapun padanya.Minho membathin.

Minho merebut tas Soeun, ia agak heran. Kemana kopernya?

Ya oppa! Kembalikan tasku” protesnya

“Masuk!” Minho memerintahnya untuk memasuki mobil “Kau ingin pergi sendiri hahh”

“Kau ingin mengantarku oppa?” tanyaSoeun terlihat berbinar “Kurasa itu lebih baik daripada harus menunggu taksi” lanjutnya

“Tidak, aku tidak akan mengantarmu. Kita pulang!” jawabMinho tegas

Soeun membulatkan matanya mendengar ucapanku “Tidak mau!” bantahnya

Kajja, pulang” ajak Minho lagi meraih lengannya.

“Aku tidak mau!”

“Sebenarnya apa yang terjadi, kau marah padaku. Kau ingin pulang ke London begitu saja, kau tak menganggap keberadaanku” Minho sudah tersulut emosi.

“Ke London?” tanya Soeun mengerutkan kening

“Kau ingin pulang ke Londonbukan?” tanyaMinho balik

Pertanyaan itu disambut gelak tawa dari Soeun “Oppa kau lucu sekali” serunya mencubit kedua pipiMinho.

“Aisshhh” Minho melepaskan cubitan itu

“Siapa yang akan pulang ke London oppa, aku hanya ingin mengunjungi kediamanku yang di Seoul dulu. Aku merindukannya”

Mwo!!! Aishh eomma, jinjja!!

[]

Setelah kebodohan yang dilakukan olehnya akibat dari perbuatan sang eomma, Minho menghabiskan seharian itu untuk berjalan-jalan bersamaSoeun.

Oppa, aku ingin ice cream” pintanya merengek ketika berada dalam perjalanan pulang, Minho tersenyum dan menganggukan menyetujui.

“Kau ingin rasa apa?” tanyaMinho begitu mereka berada sudah berada di toko ice cream.

Strawberry with choco chips

Aku segera memesankan pesanannya “Chocolate mint, Strawberry dengan taburan choco chips

Begitu mendapatkan ice cream yang mereka mau, Minho menuntunnya untuk duduk disebuah kursi taman, ia begitu menikmati ice cream-nya. Minho tersenyum melihatnya, sepertinya ia benar-benar menggilai ice cream kesukaannya itu.

Without words my tears fall down
Without words my heart breaks

Tanpa kata” air mataku terjatuh
Tanpa kata” hatiku hancur

Seperti biasa, Soeun akan merengek memintaMinho untuk mengajak ke kampus, ia akan berkeliling seorang diri ketika diriMinhoada kelas atau saling bertukar pesan ketika Minho tak menikmati pelajarannya.

Minho melangkahkan kakinya dengan pasti mencari sosok gadis mungil itu, sejak kelas berakhir—iasegera keluar kelas dan mencari sosok Soeun, menujusuatu tempat dimana ia selalu menemukan gadis itu. Memejamkan menikmati sentuhan semilir angin, dan tak peduli akan sekitarnya yang akan selalu menatap akan sosok cantiknya atau mencari perhatiannya.

[]

Entah kenapa ada rasa sakit disini, bathin Minho memegang dadanya

Kenapa Soeun memberikan senyum dan tawa seperti itu padanya? Minho tahu pria itu, ia begitu mudah mengambil hati wanita…

Soeun menoleh seperti merasakan kehadiranMinho, ia memanggil dengan suara lucu..Minho tersenyum samar berjalan kearah keduanya.

Oppa, Kim Beom kalah bertaruh denganku—ia akan mentraktir kita. KajjaSoeun beranjak dan memeluk lengan Minho manja.

Oppa kau tak mencoba untuk melarikan diri bukan? Kajja, kau harus meneraktirku dan Minho oppa” pintanya menatap Kim Beom yang masih terdiam.

“Aishh aku kan bilang jika aku kalah, aku akan mentraktirmu, bukan bertambah dengan Minho” protesnya

“Tak ada pengecualian” sanggah Soeun

[]

“Bukankah menyenangkan oppa, kita tak perlu mengeluarkan uang untuk makan siang kita kali ini” Soeun tertawa bahagia begitu keduanya dalam perjalanan pulang, setelah membuat Kim Beom harus mengeluarkan isi dompetnya lebih banyak.

“Kau begitu bahagia?”

“Tentu saja”

Minho terdiam sesaat “Apa karna Kim Beom?”

“Tentu saja, kita bisa makan gratis bukan” tawa renyahSoeun lepas kembali, Minho terdiam..mungkin kau lebih nyaman bersamanya, bathinnya.

“Kenapa oppa diam? Tidak seperti biasanya” tanyaSoeun

Minho menoleh menatapSoeun sesaat dan kembali menatap jalan kota Seoul “Apa kau menyukai Kim Beom?”

“Eh? Kenapa oppa bisa berpikir seperti itu?”

“Kau terlihat bahagia bersamanya” jawabku singkat masih fokus mengemudi tanpa menoleh

Minho bisa melihat senyumSoeun dari sudut matanya, “Kenapa kau menatapku seperti itu?” tegurMinho

Senyuman Soeun semakin mengembang “Apa kau cemburu, oppa?”

Minho langsung menoleh mendengarnya “Ya, bagaimana bisa kau berpikir seperti itu?” serunya setelah terjadi jeda.

“Hanya menebak, dan kurasa itu benar” jawabSoeun santai

Minho menurunkan rahangnya mendengar ucapanitu, bagaimana bisa gadis itu dengan mudahnya mengatakan seperti itu pada pria yang menyukainya. Ya—harus ia akui, bahwa ia menyukai gadis itu…

Soeun menoleh menatapMinho dengan senyum manisnya, “Aku menyukainya, gomawoSoeun memeluk manja lenganMinho, bersandar dan dengan senyum yang indah.

“Ya, bagaimana mungkin seorang gadis mengatakan itu” keluh Minho dengan sikap spontan Soeun

Gwencahan, aku hanya akan begitu pada oppa” jawabnya tersenyum menatap Minho.

Minho tersenyum, gadis ini memang selalu bisa membuatnya tak rela menghilangkan senyum dibibirnya. Ia selalu mempunyai banyak cara untuk membuatnya tersenyum.

Minho tak mengerti hubungan ini, mereka tak memiliki ikatan apapun. Tapi mereka sudah seperti sepasang kekasih yang telah lama bersama..kalian perlu bukti? Minho pikir itu tak perlu, cukup melihat apa yang dilakukan gadis itu sekarang, berada disisinya—memeluk manja lengannya yang bahkan masih mengemudi. Minho rasa itu sudah cukup untuk membuktikannya.

Aku menyukaimu, Soeun-ah..

Tetaplah disisiku…

Oppa, apa kau tak ingin tahu aku bertaruh apa dengan Kim Beom?”

“Memang apa?”

“Emm..ketika Kim Beom menemaniku sendiri tadi. Ia tiba-tiba bersikap salah tingkat dengan, aku menanyakan apa yang terjadi”

“Lalu?”

“Ia bilang, gadis yang ia sukai sedang berjalan kearah kami”

Minho menatap padaSoeun, mata kami bertemu, “Emm..dia bilang gadis itu begitu susah untuk didekati, dan Kim Beom mengatakan ketika gadis itu melewati kami pun ia tak akan tak akan peduli. Aku mengatakan pada Kim Beom, kalau gadis itu akan tersenyum pada kami. Tapi Kim Beom tak percaya”

“Aku bersikeras kalau ia akan tersenyum, sedangkan gadis itu semakin dekat kearah kami. Dan aku mengajaknya taruhan, jika gadis itu tersenyum pada kami ia akan mentraktirku—begitupun sebaliknya”

“Lalu, gadis itu tersenyum pada kalian. Dan karena itu Kim Beom mentraktir kita” Minhomenebak.

“Kau benar oppa, kau harus melihat wajah Kim Beom ketika gadis itu tersenyum ketika melewati kami. Begitu lucu,  ia sampai terpana tak percaya dan masih terus memandang gadis itu yang telah berlalu. Aku tertawa lepas melihatnya, dan aku berseru ‘Aku menang kau harus mentraktirku’ bukankah itu menyenangkan oppa

Kau akan semakin cantik dengan senyum bahagiamu… bathib Minho

Without words I wait for love
Without words I hurt because of love
I disappear, I become a fool
And I cry looking at the sky

Tanpa kata” aku menunggu untuk cinta
Tanpa kata” aku terluka karena cinta
Aku menghilang, aku seperti orang bodoh
Dan aku menangis menatap langit

Eommonie aboeji, sepertinya aku harus kembali ke London” kalimat itu menghentikan langkahMinho ketika menuruni anak tangga rumahnya.

“Ada apa Soeun-yang?” tanya eomma-ku

“Waktu liburanku tinggal seminggu lagi, aku harus kembali karena tak mungkin aku meninggalkan pendidikanku”

“Ya aboeji mengerti Soeun-yang, pendidikan memang harus diutamakan. kapan kau berencana akan berangkat”

“Mungkin dua atau tiga hari ini”

“Padahal eomonie begitu senang kau disini Soeun, kau harus sering berlibur kesini ne

“Tentu saja eommonie

Without words farewell finds me
Without words the end comes to me
My heart wasn’t ready to send you
Without preaparations
Without words you came

 Tanpa kata” perpisahan menemukanku
Tanpa kata” sebuah akhir datang padaku
Hatiku belum siap untuk melepasmu
Tanpa persiapan apapun
Tanpa kata” kau datang

Oppa! oppa kau didalam” ketukan pintu dan suaramu menyadarkanMinho dari lamunannya.

Oppa jika kau tak juga menjawab, aku akan langsung masuk” ancamSoeun, Minho tak mengindahkan dan tetap diam.

Minho menoleh ketika pintu kamarnya terbuka, “Ya oppa, kenapa kau tak menjawab panggilanku” Soeun berjalan menghampirinya yang berada di balkon.

Minho tak mempedulikan dan kembali memandang langit malam, “Ada yang mengganggu pikiranmu oppa?” Soeun bertanya, lagi-lagi Minho tak menjawab “Apa aku punya salah?”

“Ya, kau punya salah?”

Jinjja?! Mianhae, jika aku berbuat salah”

“Kau tak bertanya apa kesalahanmu?” tanya Minho masih menatap langit malam

“Memang apa salahku?” Soeun bertanya dengan polos

“Karena kau telah lancang masuk kedalam hatiku” Soeun terdiam, Minho menghadap pada Soeun. Ia mengenggam kedua tangannya.

“Aku tak tahu kapan aku memiliki rasa ini Sso, rasa kebahagiaan dan kenyamanan ketika aku bersamamu—yang tak pernah kudapat dari gadis manapun. Mungkin ini terlalu cepat tapi aku merasakannya, aku mencintaimu..bisakah kau tetap disisiku”Minho memberanikan diri mengungkapkan apa yang dirasakannya belakangan ini.

Soeun masih terdiam dan menatap mata Minho dalam..

Minho merasa tertohok begitu Soeun melepaskan genggaman tangannya. Dan dibuat bingung ketika gadis itu memeluknya,

“Kau tak ingin memelukkuoppa?” tanya Soeun dipelukan Minho, hal itu menyadarkannya, tangannta terulur membalas pelukan gadis yang dicintainya.

Nado, nado saranghae” kalimat itu menyejukan seorang Lee Minho

Without word love comes
Without words love goes
Like a fever I had before
Maybe all I need to do is hurt for a while
Because in the end only scars are left

Tanpa kata” cinta datang
Tanpa kata” cinta pergi
Seperti demamku sebelumnya
Mungkin semua yang perlu aku lakukan sekarang adalah terluka untuk sementara
Karena pada akhirnya hanya akan meninggalkan bekas luka

Soeun-yang mianhae, eommonie dan aboeji tak bisa mengantarmu ke airport

Gwencahana eommonie aboeji, dengan kalian menerimaku selama disini itu sudah lebih dari cukup”

“Tentu kami akan menerimamu sayang. Minho antarkan Soeun, ne?” Minho menganggukkan kepalanya mengerti.

Setelah berpamitan dengan orangtuanya, keduanya berangkat menuju airport. Soeun hanya terdiam memandang jalan diluar sana, Minho meraih tangan mungil itu dan menggenggamnya, ia menoleh dan tersenyum. Menggeser duduknya lebih dekat denganMinho dan bersandar dibahu bidang itu.

“Kau akan merindukanku oppa?” tanyaSoeunmemainkan jemari kekasihnya.

“Tentu saja aku akan selalu merindukanmu” jawabMinho yakin dan mencium puncak kepalanya, Soeun tersenyum dan mengeratkan pelukkannya dilenganMinho.

[]

“Jaga dirimu, ingat jangan dekat-dekat dengan pria lain, jangan mau didekati pria lain, jangan mau diajak pria lain. Kau sudah mempunyai aku, jadi kau tak perlu pria lain. Arraseo” pintaMinho, mungkin terkesan possesive, tapi ia hanya menjaga seseorang yang telah dimilikinya.

Soeun tersenyum dengan manis “Arraseo oppa, aku akan mengingatnya”

“Ketika libur, aku akan segera menyusulmu” ujar Minho tersenyum.

Yakso?” pinta Soeun menunjukan jari kelingkingmu.

YaksoMinho menautkan jari kelingkingnya denganSoeun.

Oppa, aku harus segera masuk, sebentar lagi akan take off. Jaga dirimu, jangan tergoda dengan gadis manapun arraseo, jika tidak—aku tak akan mau melihatmu lagi”

Minho tersenyum “Arra, Only you, no other

Soeunmenghambur memeluknya erat “Aku akan merindukanmu oppa?” Minho membalas pelukan itu tak kalah eratnya, sungguh sangat berat melepaskan seseorang yang kau cintai jauh dari sisimu, bukan.

Oppa akan lebih jauh merindukanmu”

Soeun melepas pelukkannya dan tersenyum manis, Minho mengecup keningSoeun cukup lama dan mencoba merelakannyauntuk saat ini. Gadis itu melangkah mundur dengan senyuman disaat tangan kami masih salit bertautan, kemudian berbalik ingin menjauh,rasanya sungguh tak rela ketika jemarinya hampir terlepas dari genggaman.

Sebelum benar-benar terlepas Minho menarik Soeun kembali, dan yang terjadi sentuhan lembut itu yang mereka rasakan. Begitu manis dan akan selalu dirindukan keduanya. Minho tahu Soeun terkejut, tapi ia tak peduli. Hingga ia merasakan Soeun membalas pagutannya dengan lembut dan tangannya terulur mengalungkan lengannya di bahu bidang miliknya. Sungguh..aku tak rela melepasmu.

 

[Without Words]

 

Yyeee akhirnya selesai juga nihh SongFic, maaf kalau agak melenceng dari lagunya..yang udh terkonsep seperti ini, jadi terima ajja dehh ya😉

35 thoughts on “[SongFic] Without Words!

  1. Ahhh couple baru… Suka… >_< feel.y jga dpt menurutQ…. Ceilee minho oppa lngsung trsepona eh trpesona aja ni maa Sso… Ahh krain gk bkal brsatu krna liat dri lagu.y ,, tpi untunglah… Walau harus trpisah yg pnting mreka ttp saling menjaga hati masing2… Bgus ni kalau ada sequel.y .. Wkwkwk… D.tggu krya yg lain … :*

  2. ceritanya rada bikin degdegan karna di beberapa line sempet mikir mereka ga akan bersatu terus eh kayaknya bersatu deh terus ga yakin lagi hehe
    ceritanya sepanjang alur bikin bertanya-tanya gimana akhirnya, dan akhirnya memuaskan🙂

  3. surprise bgt,,surprise coupleny surprise jg endingny,,sempet ngira sad ending dgn lagunya,,syukurlh happy end&tdk mngecewkn,,sk sosok soeun dsni yg lmbut,cute&pngertian,,dtggu kry slnjtny gomawo

  4. aku pikir mereka gak bakal bersatu karna dari liriknya tapi syukurlah happy ending🙂

    minsso jarang bgt couple lee minho ma kim seun suka feel nya dapet ^^
    buat lagi dong tapi yg cerita kehidupan mereka nya sbg selebritis soalnya berasa kaya nyata ^^

    ok di tunggu slalu ff nya🙂

  5. ciee MinSso couple so sweet banget ^_^
    kirain aku nih ff sad dari judul nya, ga tau nya full romance huahh bikin aku senyum2 gaje😀
    i like it ..

  6. wah couple baru nih,,,,,,,,, songfic-nya keren banget dan cocok buat couple ini.

    Kirain aja so eun jatuh cinta ke kim bum ternyata enggak dan so eun juga jatuh cinta ke minho…….
    Jadi cinta mereka berdua nggak bertepuk sebelah tangan🙂

    Ditunggu ya cerita yang lainnya😉

  7. Kereeeeen. New Coupel. yang satu tampan yang satu cantik emang cocok dech bikin siapa pun yang liat iri… xixi

    ternyata minho Oppa gak bertepuk sebelah tangan Sso juga punya perasaan yang sama..!

  8. Couple langka,,couple langka,,couple angka… *teriakpaketoa kereeeeeennn,,,libur cuma sebentar tapi rasa cinta bisa bersemi dengan subur…

  9. Waaa gk nyangka bkalan nemuin ff dgnpairing minhoo dan soeun
    Emg ccok si mreka ber2 wlwpn lgunya dgn ceritanya rada gk nymbung tpi trep bgus kok hhe
    Romantis bingit wlwpn agak malu2 mrekanya

  10. uwaa uwaa uwaaaaa..
    manis.. manis banget..
    romantis bgt ending na..
    aku suka, cinta mereka terlihat tulus, bener bener manis dan romantis..
    kereeeeeeeen thor.. :p

  11. Ternyata sso yg bisa ngebuka hati minho
    sdih dech klo sso hrus blik k london jdi LDR dong…
    Aku kira bkal ada cinta sgitiga sama kimbum ternyata kimbum suka sama cwek lain
    posessif bget ya minho tpi sayang bget sama sso
    suka bget sama minsso couple
    ditunggu next ffnya

  12. cerita pairing baru nich,,,,,

    keren bngeeeet songfict’a,ending’a so sweeet bngeeeet mskipun akhir’a eonnie so eun hrus mening2alkn minho oppa tuk smentara,,,,,,

    d tng2u thor karya lainnya,,,,

  13. Kyaa.. Q suka couple ini ..
    Feelnya oke banget,
    emang kalau cinta ngga kenal waktu dan tepat ini.. Minho dalam sekejam langsung jatuh ke dalam pesona Soeun. Aaiih Sso memeng mempesona, seorng cassanova seperti Minho di buat klepek2 nih..
    Oke next ff ditunggu.

  14. Couple baru Minsso jarang jarang ada couple minsso..
    Jadi judulnya,kirain bakal sad ending ternyata happy ending.. Eommanya minho jail amat,orang sso mau kerumahnya yang dulu malah bilangnya sso mau pulang ke london,ckckck~
    Endingnya so sweet banget.. Meskipun liburan sso cukup singkat tapi berhasil menyatukan dua insan

  15. Wuaaaa !! Slalu ngebayangin Sso maen drama trus lwn mainx Donghae / Min ho . Tp t’wujudx lwat FF HaeSso n’ akhirx ad FF couple MinSso , senang baangeeet ^^ . Makasih thor , Critax bgus . Bwtin lagi ya FF ttg MinSso . FF HaeSso ttap dilnjutin ya thor , Smangaaatt … ^__^

  16. pairing baru minsso😀
    ilwoo oppa tega banget bilang minho oppa ga laku, astaga hihi
    sso imut banget. kebayang deh gimana sso meluk lengan minho manja😀
    sso pasti akan bisa jaga diri dan hatinya oppa, jangan khawatir hihi

  17. wahhhh, pairing baru, ceritanya juga seru.
    sempat salah terka, kalo gadis yang disukai kim bum itu sso, dan aku pikir sso juga suka kim bum, jadi cintanya minho bertepuk sebelah tangan. hehehe
    keren ffnya

  18. Keren.. so sweet banget sih adegannya, so eun euni perannya dsini lucu aku suka, cuman kayanya lebih seru kalo kim bum oppa juga suka ama so eun.. semangat eun bikin ffnya …

  19. minsso sweet bgt,,,aq jg ska ma ni couple…
    kurain sso mank sk ma kim bum,,eh trnyta ga…
    cnta minsso ttp br1 wlau trpisah jrk ni…
    wat ff ni couple lg ya…

  20. Yeayyy,, akhirnya lee min ho dan Sso jadian . .
    Agk ga terbiasa sih baca pairing lee min ho n So eun, krna terbiasa baca pairing KyuSso n HaeSso. Jd agk terasa ganjal sedikit. Heheheehe
    Wlwupun bgtu ceritanya keren kok 👍👍

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s