[OS] Lose Love


lose love

~ Lose Love ~

Author : Puspa Kyukyu

Main Cast :Cho Kyu hyun, Kim So Eun, Lee Donghae

Others Cast : Soeun’s Mother, Cho’s Family ( Han Ji Won as Cho Ji Won Kyuhyun’s Sister ), Lee’s Family and Others

Genre : Drama,Romance, Family, Angst, Sad

Type : OneShoot

Rate : PG/T

N/A : Typo (s) ! dan cerita ini cukup panjang, dengan 21 page dan 5950 kata. Jadi kalau reader bosen wajar, tapi semoga gak bosen ^^

Cerita ini hanya imajinasi Author, jika ada kesamaan cast, tempat, judul cerita, hanya unsur ketidaksengajaan. Untuk para cast bukan milik saya, mereka milik orang tua, fans, agensi yang membesarkan mereka. Saya hanya meminjam untuk di jadikan cast Fanfiction dalam Fanfiction saya.

Sebelum memulai membaca, ide cerita,beberapa adegan, dan sebagainya diambil dari Film India Favoritenya Author “Devdas” kalau reader juga suka India pasti tahu deh ;)) kalau nggak coba liat deh, seru loh…. !!!

Don’t FORGET TO RCL !!! J

            Happy Reading ~~~~

            “Ibu, benarkah kalau Kyu Hyun akan kembali dari Amerika ?” Tanya So Eun kepada ibunya yang sedang mencuci piring.

“Ya.. benar, kalau ibu tidak salah, hari ini dia akan kembali.” Jawab ibu So Eun menghadap So Eun dengan tatapan penuh arti.

      “So Eun sayang.. sebagai ibumu, ibu berharap cobalah jaga jarak darinya (Cho Kyu Hyun), ibu tidak mau kau dicaci oleh ibunya So Eun, kau tahukan kalau nyonya sangat tidak menyetujui hubunganmu dengan putranya.” Jelas ibu So Eun, sambil meletakkan piring terakhir kedalam lemari yang sudah di cuci.

“Baiklah, Bu.. aku akan mencobanya.” Jawab So Eun dengan tatapan kosong.

Kim So Eun seorang gadis sederhana yang hidup bersama ibunya. Ibunya seorang pekerja pembantu rumah tangga di rumah keluarga Cho. Ayah So Eun telah lama meninggal ketika umurnya dua tahun. Semenjak itu Ibu So Eun bekerja di rumah keluarga Cho, rumah yang hanya berjarak kira-kira sepuluh meter dari rumahnya, sehingga membuat mereka lebih memilih pulang hari jika pekerjaan rumah mereka sudah selesai dan tidak memilih tinggal di kediaman keluarga Cho seperti maid yang lain.

Kim So Eun gadis sederhana ini menjalin hubungan spesial dengan salah satu anak keluarga Cho, yaitu Cho Kyu Hyun. Namun ibu Kyu Hyun sangat menentang hubungan mereka, mengingat So Eun hanyalah anak seorang miskin apalagi pembantu dirumahnya, apa jadinya jika So Eun gadis miskin itu menjadi calon menantu keluarga terhormat seperti keluarga Cho ? tentu Nyonya Cho akan sangat malu, mengingat So Eun sangat beda tingkatan dari keluarga mereka. Sungguh Nyonya Cho sangat sombong bukan ?

~~~

            “So Eun…….” Teriak seorang namja, mencari-cari keberadaan So Eun dirumah So Eun.

“Nak, Kyuhyun ?” jawab ibu So Eun terkejut menghampiri Kyu Hyun.

“Ahjumma… lama tidak bertemu,aku merindukan mu.” Sambut Kyu Hyun dan membungkukkan badannya.

“Bibi juga merindukan mu.” Jawab ibu So Eun sambil menepuk-nepuk bahu Kyuhyun.

“So Eunnya ada Bi ?” tanya Kyu Hyun menggebu karena sudah sangat menrindukan gadisnya itu.

“Ada.. dia sedang berganti pakaian dikamar, tunggulah disini Kyu !” jawab ibu So Eun dan meninggalkan Kyuhyun sendiri diruang tamu sederhananya menuju dapur.

“Kyu Hyunnnn…….” Teriak So Eun senang begitu melihat Kyuhyun yang duduk diruang tamunya.

“So Eunnnnn….” Kyu Hyun balas berteriak sambil menghampiri So Eun dan langsung memeluknya dengan erat.

“Aku sangat merindukan mu So Eun… sangat amat merindukan mu..” bisik Kyu Hyun ditelinga So Eun sambil terus mengeratkan pelukannya.

“Nado Bogoshipo Kyu.” Jawab So Eun dan menenggelamkan kepalanya kedada bidang Kyu Hyun.

“Saranghae…..” ucap Kyu Hyun lagi.

“Nado…………..” balas So Eun.

Kyu Hyun melepaskan pelukannya, lalu mengajak So Eun untuk ke rumahnya.

“Aku tidak bisa Kyu, ini bukan jam kerja ku dan ibuku.” Tolak So Eun.

“Ayolah So Eun, jarak rumah ku dan rumah mu hanya sekitar sepuluh meter, bahkan pintu gerbang rumahku dan rumahmu berhadapan.” Kata Kyu Hyun sambil sedikit menarik So Eun.

“Aku tidak bisa Kyu…” jawab So Eun tersenyum.

“Hmm.. baiklah *Chup*” Kyu Hyun mencium bibir So Eun dengan segera dan singkat lalu berlalu pergi pulang ke rumahnya. So Eun hanya berdiri terpaku menyentuh bibirnya, ciuman pertamanya terjadi seperti ini.

~~~

            “Ibu.. Ayah.. aku pulang.” Teriak Kyu Hyun memasuki rumahnya.

“Kyu…. Kenapa kau selalu begitu ?” Tanya Cho Ji Won secara tiba-tiba yang turun dari tangga Karena mendengar teriakan Kyu Hyun.

“Wae ?” Tanya Kyu Hyun balik.

“Kenapa kau lebih memilih menemui So Eun dari pada Ibu yang sudah dari tadi menunggu mu?” jelas Ji Won.

“Oooo.. itu.” Jawab Kyu Hyun datar.

“Ayah dan Hyun Bin mana?” Tanya Kyu Hyun sambil menaiki tangga menuju kamar ibunya.

“Mereka itu dikantor, dan Hyun Bin itu suami ku, maka panggilah dengan sewajarnya.” Teriak Ji Won.

“Tok…. Tok… Tok…” Kyu Hyun mengetuk kamar ibunya.

“Ibu.. ini aku Kyu Hyun.” Teriak Kyu Hyun sambil terus mengetuk kamar ibunya, tapi tidak ada balasan dari dalam kamar tersebut.

“Ibu… apa ibu tidak merindukan aku ? Ibu…” ucap Kyu Hyun lagi sedikit merayu.

“Pergi saja kau… aku ini bukan ibu mu.. !! kau anak yang jahat sudah pulang bukannya langsung ke rumah, malah pergi menemui keluarga janda itu (Ibu So Eun dan So Eun).” Sahut Ibu Kyu Hyun dengan lantang dari dalam kamar.

“Sudahlah,Bu… tapi sekarang akukan menemui ibu, apa ibu tidak merindukan ku? Aku disana hanya singgah Bu… akukan tetap bersama ibu lebih lama.” Kyu Hyun mencoba menjelaskan kepada ibunya.

“Pergi saja kau… lebih baik kamu kembali saja ke Amerika.” Sahut Ibu Kyu Hyun lagi.

“Baiklah jika itu mau ibu… aku akan pergi kembali ke Amerika… bye Ibu.” Jail Kyu Hyun terhadap ibunya. Kyu Hyu  pun pergi kekamarnya.

Ibu Kyu Hyun segera keluar dari kamarnya untuk mencegah anaknya kembali pergi tapi terlambat Kyu Hyun sudah pergi.

“Kyu Hyun…. Ibu hanya bercanda, ibu merindukanmu !!” teriak Ibu Kyu Hyun

Lalu Kyu Hyun keluar dari kamarnya dan berjalan perlahan menemui Ibunya yang mematung didepan pintu rumah.

“Aku tidak akan pergi Bu…” Ucap Kyu Hyun sambil memeluk ibunya dari belakang.

“Dasar.. anak nakal, ibumu sendiri pun kau jahili!” ucap ibu Kyu Hyun sambil memeluk anaknya.

@@@

            So Eun duduk bersandar di tempat tidurnya sambl memikirkan kejadian siang tadi. So Eun pun tersenyum sendiri sambil memikirkan kejadian itu. Lalu ibunya masuk kekamarnya.

“Ada apa ini ? anak ibu senyun-senyum sendiri ? “ Tanya ibu So Eun sambil duduk disampin So Eun.

“Apa karena kejadian tadi siang ? “ Tanya ibu So Eun sambil membelai rambut So Eun.

“Eh..” So Eun terkejut.

“Apa ibu melihatnya ? “ Tanya So Eun penuh selidik.

“Ya.. begitulah ibu tidak sengaja melihatnya.” Jelas ibu So Eun.

“So Eun… ibu berharap kau mengingat ucapanibu, karena ibu yakin sampai kapan pun nyonya besar (Ibu Kyu Hyun)  tidak akan menyetujui hubungan kalian.” Jelas ibu So Eun sambil membelai rambut anaknya.

“Baiklah, Bu.” Jawab So Eun.

“Ya sudah ini sudah malam sebaiknya kau sekarang tidur So Eun !” ucap ibu So Eun sambil meninggalkan kamar anaknya.

~~~~

Pagi hari..

Terlihat ibu So Eun dan So Eun sedang memasak didapur keluarag Cho.

“Setelah selesai ini, aku permisi pergi kepasar ya Bu? Ada yang ingin ku cari” izin So Eun kepada ibunya.

“Baiklah,cepat selesaikan lalu iris bawang itu lalu masak nasi dan kau boleh pergi setelahnya nak.” Ibu So Eun memberikan izin jika So Eun sudah menyelesaikan pekerjannya.

“ekhm… ekhmm” Kyu Hyun memberikan suara memasuki dapur.

“Tuan kenapa ada disini?” Tanya So Eun terkejut.

“Tuan muda tidak seharusnya ada disini.” Tambah Ibu So Eun.

“Tidak usah menggunakan kata tuan muda disini, sekarang hanya kita bertiga!” jelas Kyu Hyun sambil berjalan mendekati So Eun.

“Lagi pula aku disini ingin melihat calon istriku masak.” Ucap Kyu Hyun lagi sambil merangkul pinggul So Eun. Membuat So Eun terkejut dan menatap Kyu begitu juga dengan Ibu So Eun.

“Kyu jangan begini, aku masih mau memasak.” Kata So Eun sambil melepaskan tangan Kyu Hyun dari pinggulnya. Ibu So Eun pun melanjutkan memasak sayur

“Ibu aku sudah siap, aku akan berangkat kepasar, ada sesuatu yang ingin ku beli.” Ucap So Eun dan melepaskan celemek yang digunakannya.

“Baiklah.. hati-hati..” nasihat Ibu So Eun.

“Kau mau kemana Sso?” Tanya Kyu Hyun.

“Aku mau pergi kepasar Kyu.” Jawab So Eun.

“Aku antar ya?” Kyu Hyun menawarkan diri.

“Tidak perlu Kyu.” Jawab So Eun cuek.

“Kenapa dengan dia? Cuek sekali, apa dia lagi dapat tamu bulanan sehingga bersikap seperti itu.. siap-siaplah kau Cho Kyu Hyun, dia akan menyuekimu setiap dia datang tamu bulanannya.” Pikir Kyu Hyun dan tersenyum-senyum tidak jelas.

Di Ruang Makan

“Dimana Kyu Hyun ?” Tanya ibu Kyu Hyun yang mengabsen keluarganya satu per satu di meja makan.

“Mungkin masih tidur.” Jawab Ji Won sambil mengoleskan selai ke rotinya.

“Bangunkan dia !!” teriak ibu Kyu Hyun kesalah satu maid yang berjejer, dengan segera maid itu beranjak kekamar tuannya.

“Tenanglah sayang.. mungkin dia masih terlalu lelah.” Ayah Kyu Hyun mencoba menenangkan istrinya.

“Ia ibu.. Amerika-Seoulkan cukup jauh, jadi wajar jika dia masih tidur jam segini.” Ucap Hyun bin menantu dikeluarga Cho yang merupakan suami anak tertua mereka.

“Tuan muda tidak ada dikamarnya nyonya.” Jelas maid yang baru saja hendak membangunkan Kyu Hyun.

“Jadi kemana anak itu pergi?” teriak Ibu Kyu Hyun sedikit marah.

“Mungkin dia sedang berolah raga.” Ucap Hyun Bin sambil membenarkan Koran pagi yang dibacanya.

“Bibi…” panggil Ibu Kyu Hyun

“Ia, ada apa nyonya?” Tanya Ibu So Eun.

“Apakah kau melihat Kyu Hyun pagi ini?” Tanya Ibu So Eun.

“Tidak nyonya, saya dari tadi berada didapur memasak dan belum ada kedepan.” Jawab Ibu So Eun sedikit berbohong.

“dan kemana So Eun?” Tanya ibu Kyu Hyun lagi.

“Dia sedang kepasar membeli keperluan nyonya.” Jawab Ibu So Eun lagi.

“Aku yakin Kyu Hyun sedang bersama So Eun sekarang.” Ucap sinis Ibu Kyu Hyun.

“Sudahlah bu.. mereka hanya berteman, ibu tahukan kalau So Eun temannya dari kecil.” Ji Won mencoba menenangkan ibunya.

“Lagian apa salahnya kalau mereka menjalin hubungan, So Eun gadis yang cantik, wajar saja Kyu Hyun suka padanya itu tandanya Kyu Hyun normal.” Sambung Hyun Bin tanpa menatap mertuanya dan tetap asik membaca Koran pagi. Sang ayah mertua hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya dibalik Koran yang juga dia baca.

Ji Won dan ibunya langsung memandang kearah Hyun Bin. Mertuanya itu menatap Hyun Bin dengan tatapan yang tidak suka.

“Sudahlah bi… sekarang kau boleh pergi.” Usir ibu Kyu Hyun. Ibu So Eun pun segera pergi meninggalkan ruangan itu.

T_T

Di Pasar

“Ahay.. ada ikan ini.. ibukan sangat suka ikan ini.. nanti malam aku akan masak ini buat makan malam kami.” Ucap So Eun sambil memilih ikan yang akan dia beli.

“Huh.. anak itu tidak pernah berubah.. dari dulu senyumnya selalu buat hatiku bergetar.” Ucap Kyu Hyun dalam hati yang memperhatikan So Eun.

Ternyata Kyu Hyun mengikuti So Eun, sebenarnya ketika dihalaman Kyu Hyun menawarkan diri lagi untuk menemani So Eun, tetapi So Eun menolaknya, akhirnya dia hanya berani mengikuti So Eun. Padahal Kyu Hyun berharap ketika berbelanja seperti ini dia pasti akan dikira penganti baru bersama So Eun. *wkwkwkwwk Kyu Hyun ngarep bener*

“Semuanya sudah dibeli.” Ucap So Eun sambil mengabsen semua belanjaanya satu per satu.

“Sekarang waktunya pulang.” Ucap So Eun sambil terus tersenyum sumringah.

Diperjalanan pulang, tiba-tiba sebuah mobil hitam berhenti dan kemudian seorang pemuda yang didalam mobil tersebut keluar mengikuti So Eun.

Pukkk.. (?)  pemuda tersebut memukul pelan bahu So Eun, membuat So Eun berbalik kebelakang dan menjatuhkan belanjaanya sangking terkejutnya melihat sosok pemuda yang didepannya.

“Donghae…. Lee Donghae…” teriak So Eun bahagia dan berhambur kepelukan Donghae.

“So Eun… Kim So Eun… aku rindu sekali padamu… kenapa kau tidak pernah membalas emailku? Nomor mu sepertinya sudah tidak aktif? “ Tanya Donghae sambil terus memeluk So Eun.

“Aku juga sangat merindukan mu… maaf ada sedikit masalah disini, sehingga aku kehilangan hubungan dengan mu saat kau di Jepang.” Jawab So Eun.

“Huh.. siapa lelaki itu? Berani sekali dia memeluk So Eunku !!” gerutu Kyu Hyun cemburu.

“Lihatlah Hae.. gara-gara kau mengagetkan ku,belanjaanku terjatuh dan rusak.” So Eun mengeluh dan memanyunkan bibirnya. Donghae menarik hidung So Eun.

“Tenang saja… mari kita berbelanja lagi.” Ajak Donghae menarik tangan So Eun dan membawanya masuk ke mobil.

“Ah.. sial kenapa aku tadi tidak membawa mobil atau motor, aku jadi tidak bisa mengikuti mereka.” Kyu Hyun bergurutu tidak jelas menyesali kebodohannya.

^^

Di Departemen Store

“Hae.. kenapa belanjannya ditempat seperti ini? Belanja disini akan terlalu mahal?” Tanya So Eun dengan sedikit mengeluh.

“Sudahlah So Eun.. aku yang akan meneraktir mu belanja sebagai ganti belanjaanmu yang rusak, hitung-hitung tanda permintaan maaf ku, Ayo kita belanja.” Jawab Donghae dan berseru semangat sambil menarik So Eun.

Mereka pun asyik berbelanja di department store itu, lalu mereka menemukan stan makanan yang menawarkan makanan gratis untuk mencicipinya.

“So Eun.. aaaaaa buka mulut mu !” perintah Donghae dan menyuapkan salah satu makanan.

“mmm.. ini enak Hae-ah.” Ucap So Eun sambil mengunyah makanannya.

“Apakah kalian pengantin baru ?” Tanya bibi penjual makanan itu.

Donghae dan So Eun terkejut menatap bibi itu heran.

“Wuuaaa.. sepertinya kalian memang pengantin baru, ambilah makanan ini secara gratis, karena aku sangat menyukai penganti baru seperti kalian, dan kalian sangat serasi.” Ucap bibi itu lagi sambil menyerahkan sebuah bingkisan makanan yang dia jual.

So Eun terlihat ragu untuk mengambilnya.

“Ta..ta..tapi kami..” jawab So Eun terbata-bata, lalu dengan segera Donghae memotong perkataan So Eun.

“Terima kasih banyak Bi, kami memang pengantin baru.” Kata Donghae sambil mengambil bingkisan itu.

“Makanan ini enak, sebaiknya kita ambil saja, lagi pula ini gratis, sayang jika ditolak.” Bisik Donghae ke So Eun.

“Pengantin baru, jika kalian tidak keberatan, maukah tunjuka sedikit kemesraan kalian, aku sangat ingin melihatnya.” Ucap bibi itu lagi sambil tersenyum, suami sibibi di belakang hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Mwo?” Donghae dan So Eun terkejut.

“Seperti ini?” Donghae merangkul pinggul So Eun.

“Ah~ begitu manisnya kalian.” Ucap bibi itu lagi.

Lalu tanpa diduga Donghae menghadapkan So Eun kedepannya dan dengan tulus mencium kening So Eun.

“prokk….prok..prokk.. suit..suit (?)” tepuk tangan pengunjung dan beberapak teriakan diberikan kepada mereka. Donghae yang sadar menundukkan kepalanya dan mengusap tengkuknya, sedangkan wajah So Eun sudah sangat memerah.

“Ahhhhh~~ kalian memang begitu sangat serasi.” Ucap bibi itu dengan sangat semangat.

@@@

Dirumah So Eun

Kyu Hyun terlihat duduk diruang tamu rumah So Eun.

“Nak, Kyu Hyun pagi ini pergi kemana ? kenapa menghilang tiba-tiba ?” Tanya ibu So Eun sambil menyediakan minum.

“Orang dirumah kebingungan mencarimu.” Ucap ibu So Eun lagi.

“Ah.. biarkan saja orang rumah kebingungan, aku tidak diruman.” Jelas Kyu Hyun sambil meminum minumannya.

“Bi.. kenapa dirumahkau hanya bekerja sebagai tukang masak saja? Kenapa tidak semua pekerjaan? Padahak bibi bisa saja menjadi kepala maid dirumah ku.” Tanya Kyu Hyun.

“Ya… karena rumah bibi berhadapan dengan rumah mu, jadi bibi lebih memilih memasak agar bisa pulang ke rumah, dan bibi tidak perlu terlalu lelah.” Jelas ibu So Eun.

“Lebih baikkan kalau bibi tinggal dirumah ku, jadi aku bisa setiap saat bisa melihat So Eun.” Ucap Kyu Hyun jujur.

Ucapan Kyu Hyun membuat ibu So Eun melamun.

“Bi.. jika aku menikahi So Eun, apakah bibi akan merestui kami?” Tanya Kyu Hyun menyadarkan ibu So Eun dari lamunannya.

“Bibi akan –“

“Ibu aku pulang.” Teriak So Eun masuk kedalam rumahnya. Membuat ibu So Eun membatalkan memberikan jawabannya.

“Lama sekali pulangnya Sso, hamper jam makan siang?” Tanya ibu So Eun sambil melihat kearah jam dinding.

“Ia.. aku tidak sengaja bertemu Donghae bu di jalan, dia juga mengantarkan aku hingga depan gerbang tadi, tapi dia belum bisa singgah.” Jelas So Eun sambil membawa belanjaannya kedapur, tanpa menyadari keberadaan Kyu Hyun yang sedari tadi memperhatikannya dengan wajah yang begitu senang.

“Kyu…” ucap So Eun begitu menyadari keberadaan Kyu Hyun diruang tamunya.

Kyu Hyun tersenyum.

“Kalau begitu kau dirumah ya Sso, ibu akan kerumah Kyu Hyun untuk memasak makan siang.” Ucap ibu So Eun sambil melangkah pergi.

@@@

So Eun pun duduk disamping Kyu Hyun, lalu dengan segera Kyu Hyun menggenggam tangan So Eun.

“Ada apa datang kemari Kyu ?” Tanya So Eun.

“Aku hanya rindu kepadamu.” Jawab Kyu Hyun dan menghadap So Eun lalu dengan segera memeluk So Eun. Entah kenapa Kyu Hyun merasa So Eun akan pergi darinya.

“Ada apa dengan mu Kyu?” Tanya So Eun yang begitu heran dengan tingkah Kyu Hyun.

“Berjanjilah kepadaku, kau akan tetap bersama ku sampai kapan pun, walau apapun yang akan terjadi.” Ucap Kyu Hyun yang masih mendekap So Eun.

So Eun melepaskan pelukannya “kenapa bicara seperti itu Kyu?”

“Aku hanya takut kau akan pergi jauh dariku.” Jawab Kyu Hyun dan kembali memeluk So Eun.

Tiba-tiba….

“Cho Kyu Hyun……. Apa yang kau lakukan disini ? kenapa kau memeluk gadis itu?” teriak ibu Kyu Hyun dan melayangkan pertanyaan yang bertubi-tubi.

Kyu Hyun menoleh kearah ibunya, ibunya terlihat sedang berdiri dengan wajah yang sangat murka dan Ji Won yang sedang mencoba menenangkan ibunya.

“Ibu..” “Nyonya..” ucap Kyu Hyun dan So Eun bersamaan.

“Ibu.. sudahlah.” Ucap Ji Won menenangkan ibunya.

“Sekarang pulanglah kau kerumah Kyu Hyun !” perintah ibunya sambil menunjuk pintu keluar.

“Tidak bu.. tidak.” Bantah Kyu Hyun sambil menggenggam tangan So Eun.

“Kyu Hyun.”  Gumam So Eun.

“Jika ibu mau aku pulang, aku mau So Eun juga ikut dengan ku !” ucap Kyu Hyun percaya diri dan berdiri sambil terus menggenggam So Eun.

“Tidak bisa… !” tolak ibu Kyu Hyun.

“Kyu sudahlah… turuti dulu perintah ibu.” Ucap Ji Won dari belakang tubuh ibunya sambil terus menatap Kyu Hyun dengan pandangan sedih dan memohon.

“Tidak… aku tidak mau, selamanya aku akan menggenggam tangan So Eun.” Kyu Hyun tetap pada pendiriannya.

Kyu Hyun merasa jika dia melepaskan tangan So Eun, So Eun akan pergi dari dirinya, mengingat ibunya sangat tidak merestui hubungannya dengan So Eun ditambah kehadiran sosok Donghae yang Kyu Hyun tidak tahu siapa itu Donghae.

“Kyu… sudahlah turuti saja perintah ibumu.” Bujuk So Eun sambil mengusap bahu Kyu Hyun.

“Tidak akan !” Kyu Hyun membentak So Eun dan semakin mempererat genggamannya.

“Kyu… kau terlalu erat menggenggam tanganku,sakit Kyu !” ucap So Eun sambil berusaha melepaskan genggaman tangannya.

Tapi Kyu Hyun tetap saja mempereratnya.

“Kyu sakit!” kata So Eun lagi, kali ini mata So Eun berkaca-kaca menahan kesakitan tangannya.

“Kyu.. ini benaran sakit.” Ucap So Eun terisak.

“Sso…” ucap Kyu Hyun melihat So Eun terisak.

“Lihatlah itu Kyu ! karena kau terlalu mencintainya, kau malah menyakitinya !” ucap ibu Kyu Hyun dengan sinis.

“Sudahlah Kyu.. turuti saja ibumu ! pergilah pulang Kyu !” ucap So Eun dengan tulus.

“Baik.. aku akan pergi pulang dengan ibuku, tetapi kau harus berjanji Sso, kau akan selalu bersamaku !” kata Kyu Hyun dengan penuh penekanan.

So Eun hanya bisa menganggukkan kepalanya.

“Cih..” cibir ibu Kyu Hyun melihat hal itu. Ji Won hanya bisa memandang sedih keduanya.

T^T

Malam hari

So Eun berjalan keluar dari kamarnya menuju ruang tamu untuk menemui ibunya yang yang terlihat sedang duduk melamun.

“Ibu…” panggil So Eun sambil memeluk ibunya, lalu So Eun menidurkan kepalanya dipaha ibunya, lalu ibu So Eun membelai kepala anaknya.

“Ibu maafkan aku.” Ucap So Eun memandang ibunya.

“Sudahlah… ibu bisa mencari perkerjaan lain, dan kau juga bisa bekerja di tempat lain.” Ucap ibu So Eun dengan tabah.

“Tapi, ini semua karena kau bu!” ucap So Eun sedih.

#Flashback

Ketika ibu Kyu Hyun sampai dikediamannya, dia langsung menemui ibu So Eun yang waktu itu sedang menyiapkan makan siang.

“Bibi… kau tidak perlu lagi bekerja disini ! silahkan kau tinggalkan dapur ini ! karena aku tidak mau jika Kyu Hyun menjalin hubungan dengan anak mu !” ucap Ibu Kyu Hyun dengan sinis. Kyu Hyun dan Ji Won tidak dapat berkata apa-apa lagi, jika sudah begini mereka lebih baik diam, ketimbang mereka membela malah akan lebih menyusahkan ibu So Eun nantinya.

#EndFlashBack

“Bibi… So Eun…” teriak seseorang dari luar, dari suaranya ini seperti suara seorang pemuda.

“Ibu, sepertinya ada yang memanggil kita, dan itu seperti suara Donghae.” Ucap So Eun sambil bangkit dari tidurannya.

“Ayo kita lihat keluar bu..” ajak So Eun.

“So Eun…” “Donghae…” ucap Donghae dan So Eun bersamaan.

Donghae pun berhambur memeluk So Eun.

Kyu Hyun yang melihat itu dari balkon kamarnya hanya bisa menggenggam erat besi pagar balkonnya. Pasalnya Kyu Hyun bisa sangat melihat dengan jelas apa yang terjadi di halaman rumah So Eun. Mengingat kamarnya berada dilantai 2 rumahnya dan menghadap ke rumah So Eun yang tidak memiliki tingkat untuk rumahnya.

“Pria itu lagi..” gumam Kyu Hyun marah. Tapi Kyu Hyun tidak dapat berbuat apa-apa.

“Wuaahhh… ini So Eun ? dia semakin cantik ya?” ucap seorang wanita yang seumuran dengan ibu So Eun. Donghae pun melepaskan pelukannya.

“Ya.. So Eun tumbuh menjadi gadis yang cantik, bahkan dari dulu dia memang sudah terlihat cantik. Tak sabar aku meminangnya menjadi menantu ku.” Kata sang suami. Mereka adalah ayah dan ibu Donghae.

“Paman dan bibi juga ikut !” kata So Eun menghampiri ayah dan ibu Donghae dan tidak lupa member salam.

“Tentu So Eun, paman jugakan merindukan mu.. merindukan anak yang dulu sering mengganggu ku ketika bekerja.” Ucap ayah Donghae sambil mengusap kepala So Eun. Dan itu membuat pipi So Eun kemerahan karena malu.

“Paman.. bibi mari masuk kedalam.” Ajak So Eun

Lalu didepan pinu ibu So Eun member salam lalu ibu So Eun dan ibu Donghae saling berpelukan.

“Aku sangat merindukanmu, sahabatku.” Ucap ibu Donghae.

^~^

“Apa lamaran ?” ucap So Eun terkejut mendengar perbincangan orang tua Donghae dengan ibunya.

“Ia Sso, kami berniat melamar mu, apa lagi Donghae tidak menolak ketika aku menawarkannya menikah denganmu, kaliankan sudah cukup mengenal jadi apa salahnya jika kita semakin mempererat tali pertemanan kita menjadi saudara.” Jelas ayah Donghae.

“Ta…ta..tapi aku belum siap paman.” Jawab So Eun sekenanya.

“ya.. tidak usah buru-buru, aku menyerahkan semuanya kepada mu kapan kau siap, tapi paman harap kau tidak mengecewakan kami, apa lagi ayah mu pasti juga sangat merestui hubungan ini jika saja dia masih hidup.” Jelas ayah Donghae. Dan ibu Donghae hanya mengangguk setuju.

Dikamar So Eun.

Terlihat So Eun sedang bersandar ditempat tidurnya sambil memeluk boneka teddy bear berwarna cream yang sangat besar hadiah dari Kyu Hyun ketika ulang tahunnya yang ke 20.

“aku harus bagimana? Bagimana?” Tanya So Eun kepada bonekanya itu.

Terdengar nada sms dari hp So Eun. Segera So Eun meraih hpnya dan membaca isi pesan itu.

From : Kyukyu

Sso aku sedang sakit sekarang, bisakah kau malam ini kerumahku, begitu sakit hingga tidak bisa kutahan,aku sudah minta tolong tapi tidak ada yang mendengar, kumohon datanglah.

Isi pesan Kyu Hyun membuat So Eun bergegas kerumah Kyu Hyun. So Eun pun pergi dengan hati-hati agar tidak membangunkan ibunya.

So Eun berhasil masuk kerumah Kyu Hyun tanpa kesulitan yang berarti,lalu segera dia melalui dapur langsung menuju kamar Kyu Hyun dengan membawa air hangat dan obat.

Tok.. Tok.. Tok..

So Eun mengetuk kamar Kyu Hyun. Dengan segera Kyu Hyun membuka pintu kamarnya dan langsung memeluk So Eun.

“Kyu… ada apa ini ?” So Eun yang terkejut dan menahan gelas yang dia pegang agar tidak jatuh.

“Kau sakit ? mari minum obat dulu Kyu.” Ajak So Eun

“ya… sakit,hatiku sangat sakit dan aku tidak butuh obat, aku hanya butuh dirimu.” Ucap Kyu Hyun sendu.

Mereka tetap pada posisi berpelukan hingga ibu Kyu Hyun masuk ke kamar Kyu Hyun tanpa mengetuk dahulu pintunya, sangat menggangu privasi.

“Huh.. coba lihat ini, dasar wanita jalang kau sama saja seperti ibu mu!” ucap ibu Kyu Hyun lantang.

“lihat suami ku… begitu gadis yang ingin kau restui menjadi menantu keluarga Cho ? sangat tidak beretika mengunjungi seorang pria malam-malam begini.” ucap nyonya Cho dengan sinis. So Eun hanya bisa tertunduk, tubuhnya bergetar.

“Ibu, ini tidak seperti yang ibu pikirkan, aku yang menyuruhnya datang bu !” ujar Kyu Hyun membela So Eun.

“Kau bela saja wanita ini terus, entah rayuan apa yang dia gunakan sehingga kau begitu mempercayainya.” Ujar ibu Kyu Hyun lagi.

Dibelakang nyonya Cho, Ji Won, ayahnya dan Hyun Bin hanya terdiam melihat hal didepannya.

“kau sama saja seperti ibu, apa ibumu tidak mendidik mu? Apa kau disuruh untuk merayu keluarga kaya seperti keluarga kami ? carilah keluarga kaya yang lain, yang lebih kaya dari kami pun tak masalah jika mereka mau dengan mu Kim So Eun.” Ucap ibu Kyu Hyun memandang So Eun dengan sinis.

So Eun hanya bisa diam dan menahan air matanya, ini kesalahannya karena datang kekamar Kyu Hyun, seharusnya dia tahu Kyu Hyun hanya mengerjainya, seharusnya dia sadar kalau Kyu Hyun tidak mungkin akan sakit tiba-tiba jika tidak terkena hujan.

“Kau begitu bodoh dan malang So Eun.” Ucapnya merutuki dirinya sendiri.

“Baiklah Nyonya Cho, aku akan menikahkan So Eun dengan keluarag yang bahkan kekayaanya melebihi kekayaan keluargamu.” Ucap Ibu So Eun yang tiba-tiba berada dibelakang keluarga itu.

“Kau tenang saja nyonya, So Eun malam tadi sudah dilamar oleh seorang pemuda kaya, yang aku yakin harta mereka melebihi harta mu ! dan asal kau tahu nyonya aku sangat mengajarkan etika yang baik sedari So Eun kecil.” Ucap Ibu So Eun dengan santai tapi sarat emosi disana.

“Dan.. ya.. bisakah kau ajari putra mu untuk tidak mengirim pesan kepada So Eun kebohongan seperti ini? Karena pesan bohong yang dia kirimkan So Eunku jadi harus kesini malam-malam begini. pada hal dia harus istirahat mengingat dia besok akan pergi bersama calon suamianya.” Ujar ibu So Eun lagi memandang sinis ke ibu Kyu Hyun. Ibu Kyu Hyun memandang tajam Kyu Hyun dan Kyu Hyun hanya menunduk.

“Ayo.. So Eun kita pergi dan tidak perlu mengunjungi rumah ini lagi, dan yah.. sampaikan salam perpisahan mu ke Kyu Hyun sekarang,jadi kau besok-besok tidak perlu berjumpa dengannya, cukup urusi hari pernikahanmu.” Ucap ibu So Eun.

“Bibi…” “ibu..” ucap Kyu Hyun dan So Eun bersamaan.

“Bi… kumohon restui hubungan kami, aku hanya perlu restumu.” Ujar Kyu Hyun memohon.

“So Eun… ayo kita pergi sekarang.” Teriak ibu So Eun yang sudah berjalan keluar.

“Maafkan aku Kyu.” Ujar So Eun dan berlalu pergi.

Terjadi keheningan sepeninggal So Eun keluar. Ibu Kyu Hyun hanya bisa mendesahkan nafasnya kasar. Ayah Kyu Hyun hanya bisa memandang iba ke Kyu Hyun yang kini terduduk dan menundukkan kepalanya lesu.

“Aku jadi penasaran siapa calon suami So Eun itu?” Tanya Hyun Bin memecah keheningan diantara keluarga itu. Ji Won hanya menyikut Hyun Bin pertanda pertanyaan yang dilontarkan salah. -_-

T_T

            Dua minggu berselang kejadian itu, Kyu Hyun terlihat kacau, suka mabuk pulang selalu malam, bahkan tak jarang dia ditemukan didepan pintu gerbang rumah So Eun.

“So Eun… keluarlah sekarang !!! atau aku tak akan segan-segan menarik mu keluar !” racau Kyu Hyun dipagi buta didepan pintu gerbang rumah So Eun sambil terus menggedornya.

“So Eun !!! kau masih berjanji akan selalu bersama ku !!” ujar Kyu Hyun lagi.

“So Eun buka gerbangnya atau akan ku dobrak gerbang ini, kau tahu wine yang memabukan ini tidak cukup memabukan untuk ku, aku masih punya tenaga untuk menghancurkannya.” Racau Kyu Hyun sambil menunjang-nunjang pintu gerbang itu.

Satpam dirumah Kyu Hyun segera menolong Kyu Hyun yang sudah tidak sadarkan diri.

“Malangnya nasibmu tuan muda.” Ujar satpam itu dan membopoh Kyu Hyun kerumahnya. Tampak keluarga Cho memandang sedih ke Kyu Hyun hanya ibu Kyu Hyun yang memalingkan wajahnya,tak mau melihat nasib anak kesayangannya itu.

“Lihat ibu, apa yang ibu perbuat ! tidakkah ibu kasihan melihat Kyu Hyun ? apa salahnya dengan merestui hubungan mereka Bu?” ucap Ji Won sambil menahan matanya yang akan siap mengeluarkan air mata.

“Mari Hyun Bin, kita berangkat ke kantor sekarang.” Ajak tuan Cho tanpa memperdulikan anak bungsunya yang sudah di baringkan dikamarnya. Hatinya sudah sangat sakit melihat anak bungsunya itu, dia merasa tidak menjadi ayah yang baik buat Kyu Hyun.

@@@

            “yeoboseo nyonya.” Ucap seseorang disebrang telepon nyonya Cho.

“ya, ada apa sekretaris Ahn ?” Tanya nyonya Cho.

“Aiden Chorp tidak bersedia bekerja sama dengan kita nyonya.” Ucap sekretaris itu takut.

“mwo ? siapa mereka kenapa begitu sombong, tidak mau membantu perusahaan kita ?” ujar nyonya Cho.

“perwakilan mereka bilang, pemilik saham tertinggi tidak mau bekerja sama dengan Cho Chorp maupun Goo Chorp milik keluarga nyonya, nyonya.” Ucar sipembicara disebrang telepon.

“menurut sumber yang saya selidiki, mereka adalah keluarga yang akan menikahi nona Kim So Eun nyonya, menurut gossip yang beredar mereka tidak mau bekerja sama dengan perusahaan sombong seperti milik nyonya.” Ucap sekretaris Ahn dengan takut, namu tetap di ucapkannya karena memang itulah faktanya.

“Apa ?” ucap nyonya Cho terkejut daan menjatuhkan hp yang digenggamnya.

“halo.. halo… nyonya.. kau masih disana ?”

Tut.. sambungan terputus.

Kenyataan pahit yang harus diterima nyonya Cho, karena perusahaannya yang sedikit bermasal dan berharap perusahaan besar yang setara dengan perusahaan mereka tidak mau membantu mereka. Keluarga Donghae dan So Eun  bersahabat dan dulunya tinggal di pulau Jeju,lalu keluarga Lee yang memang kaya melebarkan sayapnya ke daerah Jepang, Donghae dan keluarga menjadi pindah ke Jepang meninggalkan So Eun dan keluarga di Jeju, lalu tak lama So Eun sekeluarga pindah ke Seoul dan membuat mereka jadi kehilangan kontak ditambah setelah ayah So Eun meninggal. Lalu ketika So Eun di Seoul sekitar kelas lima SD menjadi bersahabat karena rumah mereka yang dekat.

“Aku mau So Eun ibu…. Aku mau So Eun noona, appa aku mau So Eun.” Ucap Kyu Hyun meracau di dalam tidurnya.

&&&

            “So Eun, tolonglah aku, tolonglah jenguk Kyu Hyun, dia sangat membutuhkan mu.” Ujar Ji Won memohon kepada So Eun.

“maaf eonnie-a aku tidak bisa, aku sudah berjanji kepada ibu aku tidak akan bertemu dengan Kyu Hyun, dan aku sudah berjanji dengan Donghae.” Tolak So Eun halus.

“Tolonglah Sso~ sekali ini saja, aku mohon kepadamu.” Mohon Ji Won lagi.

“lebih baik sekarang seperti ini eonnie, dari pada nanti aku bertemu dengannya dia sembuh dan aku pergi lagi mungkin dia akan semakin parah.” Ujar So Eun frustasi, disisi lain dia ingin sekali menemui Kyu Hyun tapi hatinya yang lain tidak merelakan dia bertemu Kyu Hyun apa lagi jika mengingat cacian yang dia dapatkan dari Ibu Kyu Hyun.

“Ku mohon So Eun.” Ujar Ji Won lagi.

“So Eun tidak akan pergi kemana pun ! dia akan tetap disini.” Ujar ibu So Eun yang memasuki rumah, sepertinya ibu So Eun baru saja pulang dari pasar.

“Bibi… “ ujar Ji Won terkejut.

“Bibi… kumohon sekali saja So Eun bertemu Kyu Hyun, aku mohon So Eun menyampaikan salam perpisahannya dengan baik agar Kyu Hyun mengerti.” Ujar Ji Won memohon dan akhirnya meneteskan air mata mengingat begitu menyedihkannya Kyu Hyun sekarang.

“Tidak nona, maaf.. lusa hari pernikahan So Eun, silahkan nona datang sekeluarga kepernikahn So Eun.” Ujar ibu So Eun dingin dan menyerahka sebuah undangan.

“Tapi… So Eun aku mohon, kau pasti ingin menemui Kyu Hyun untuk terakhir kalinya kan? Aku mengharapkan kedatangan mu.” Ujar Ji Won mengambil undangan dan berlau pergi.

So Eun menangis sedih mendengar ucapan Ji Won, dan dia bertekad sore ini menyelesaikan masalahnya bersama Kyu Hyun.

Sore hari dirumah Kyu Hyu  ketika nyonya Cho juga sedang tidak berada dirumah. So Eun memberanikan diri menemui Kyu Hyun setelah sebelumnya meminta izin dengan susah payah dan meyakinkan ibunya kalau dia akan tetap menikah dengan Donghae, akhirnya ibunya pun mengizinkan.

“silahkan So Eun, Kyu Hyun ada di kamarnya dan tolong bawa makanan ini, rayu dia agar makan, dia tidak mau makan.” Ujar Ji Won sambil menyerahkan nampan berisi bubur dan minuman yang akan dibawa So Eun. Terlihat Ji Won berharap banyak kepada So Eun.

“Tok… Tok… Tok..”

“Kyu, ini aku –Tok.. Tok..Tok- “

Kyu Hyun menggeliat dalam tidurnya, lalu dia segera bangkit membuka pintunya.

“So Eun.” Ujar Kyu Hyun terkejut dan berharap ini bukan halusinasinya.

So Eun mencoba masuk kekamar Kyu Hyun, terlihat kamar Kyu Hyun yang berantakan dan udara yang pengap (?) tidak ada sinar matahari yang masuk, karena Kyu Hyun menutup jendelanya dan tidak membuka gorden kamarnya.

“Aku dengar kau sakit Kyu, ini aku bawakan makanana.” Ucap So Eun sambil meletakan nampan berisi itu ke meja disamping tempat tidur Kyu Hyun.

Lalu So Eun membuka jendela,membuka tirai dan mematikan ac kamar Kyu Hyun, merapikan kamar Kyu Hyun yang sangat berantakan, membersihkan beberapa botol wine, vodka dan sejenisnya yang ada di meja kamar Kyu Hyun. Kyu Hyun hanya memperhatikan So Eun lalu duduk dipinggir ranjangnya.

“Aku hanya mau makan jika kau yang menyuapinya.” Ujar Kyu Hyun menatap So Eun dalam

“Baiklah.” Jawab So Eun lalu dia mengambi mangkuk bubur dan menyuapinya ke Kyu Hyun, mereka masih berada diposisi duduk dipinggir ranjang.

“Dari dulu, jika kau yang menyuapi ketika makan akan sangat enak.” Ucap Kyu Hyun dan membuka mulutnya lagi agar So Eun mudah menyuapinya.

“Kau tahu So Eun, pertama kali kita bertemu waktu itu, aku sudah sangat yakin kau akan menjadi pendampingku, senyummu ketika berkenalan membuat ku memutuskan bahwa kau hanya miliku.” Ucap Kyu Hyun memandang So Eun, yang dipandang hanya tersenyum dan kembali menyendokan buburnya.

“Kyuhyun….” Ujar So Eun

“Ya.. ada apa ? katakanlah.” Ujar Kyu Hyun lembut dan mengusap kepala So Eun, memandanginya terus,memandangi wajah yang sangat dirindukannya.

“Maafkan aku.” Ujar So Eun tertunduk.

“Maaf untuk apa? Bicaralah yang jelas So Eun.” Ucap Kyu Hyun lembut dan penuh penekanan. Sepertinya Kyu Hyun sudah merasa hal yang tidak akan mengenakan hatinya.

“Maaf Kyu, aku tidak bisa menepati janji untuk terus bersama mu.” Ujar So Eun pelan namun masih bisa didengar oleh Kyu Hyun. Kyu Hyun  menatap So Eun tajam.

“Maaf karena ini bentuk perhatianku untuk terakhir kalinya dan maaf aku tidak bisa bertemu lagi setelah ini.” Ujar So Eun menundukkan kepalanya.

“Dan lusa hari pernikahan ku dengan Donghae, jam 10 pagi di hotel milik Donghae di daerah Apgujeong.” Ucap So Eun dan kali ini berhasil membuat Kyu Hyun semakin menatapnya tajam dengan mata yang menahan air mata yang akan tumpah.

Praaakkkk

Kyu Hyun meleparkan mangkuk bubur yang ditangan So Eun.

“Jika itu mau mu, pergilah ! PERGILAH !!” ujar Kyu Hyun frustasi dengan linangan air mata So Eun keluar kamar Kyu Hyun dan tak lupa untuk membungkukkan kepalanya.

“Aku pergi Kyu.” Ujar So Eun dan beranjak pergi dari kamar Kyu Hyun dengan berlari.

^^^^^

            Tiba dihari pernikahan So Eun.

Terlihat Donghae sudah berdiri didepan altar dengan menggunakan tuxedo putih untuk menunggu So Eun. Penampilan Donghae dan senyum yang selalu terkembang membuat para undangan selalu memuji penampilannya. *yaiyalah suami Author gitu* #Boleh di abaikan

“Pengantin wanita memasuki ruangan” teriak seorang penjaga dan membuka pintu ruangan.

Donghae pun berbalik dan menatap So Eun yang berjalan didampingi ayahnya.

“Aku tidak salah memilih mu Sso, dengan segala kesederhanaan mu kau sangat mengagumkan.” Ucap Donghae dalam hati dan terus tersenyum menatap So Eun. Tapi senyumnya sedikit pudar ketika So Eun yang terlihat sedih dan sempat menyeka air matanya, walaupun wajah So Eun tidak kelihatan karena So Eun menutup wajahnya, tapi itu dapat dirasakan Donghae.

So Eun sudah berdiri disamping Donghae, keduanya kini menatap pendeta yang berdiri didepanya.

“Sebelum aku memulai acara penyatuan dua hati ini kedalam sebuah ikatan pernikahn yang nantinya tidak boleh diganggu lagi, adakah keberatandari para tamu undangan yang berada disini.” Ucap pendeta itu dengan lantang dan memperhatikan setiap undangan yang hadir.

“Aku….” Teriak Kyu Hyun dari balik pintu dengan tubuh yang sedikit sempoyongan, sepertinya Kyu Hyun kembali mabuk.

Semua para undangan beserta Donghae dan So Eun berbalik menghadap Kyu Hyun.

“Aku keberatan ! karena So Eun itu seharusnya miliku !” ujar Kyu Hyun

“Tidak usah diperdulikan pemuda itu pendeta. Dia hanya tamu yang tidak di undang, sebaiknya pernikahan ini segera dilanjutkan.” Ujar ibu So Eun.

So Eun pun berbalik kembali menghadap sang pendeta yang diikuti Donghae.

“Aku bilang ku keberatan dan So Eun jika kau tidak membatalkan pernikahan ini, tidak segan-segan aku menembakan peluru ini.” Teriak Kyu Hyun sambil menghadapkan pistolnya kearah So Eun. Semua para undangan dibuat panik dan terkejut dibuat tingkah Kyu Hyun.

“Kemarilah So Eun, atau aku akan menembak mu lalu kemudia menembak dirimku.” Ujar Kyu Hyun sambil berjalan pelan menuju altar.

“Atau kau minggirlah Lee Donghae, biarkan aku yang disamping So Eun, biarkan aku yang menikah dengannya.” Ujar Kyu Hyun menatap Donghae denga nada suara yang sedikit memohon. Tetapi Donghae tidak memperdulikannya dan menggenggam tangan So Eun untuk berbalik. Dibelakang Kyu Hyun para bodyguard sedang mengawasi Kyu Hyun dan ada juga yang mengarahkan senjatanya kea rah Kyu Hyun.

“Heyyyyyy…” “Dorrrr…..”

Bersama dengan teriakan Kyu Hyun yang ingin menekan pelatuknya, salah satu Bodyguard dibelakang Kyu Hyun sudah menekan pelatuknya lebih dahulu, membuat Kyu Hyun tumbang dan para undangan kacau.

So Eun membalikan badannya dengan tubuh yang bergetar.

Mata besarnya membulat sempurna “Cho Kyu Hyun……………..” teriak So Eun dan berlari menghampiri jasad Kyu Hyun yang tersenyum melihat So Eun berlari kearahnya dan menutup matanya secara perlahan.

 

~ THE END ~

Maaf kan endingnya tidak seperti yang diinginkan v.v

Tapi inilah imajinasi Puspa KyuKyu si adek Cho Kyu Hyun Istri Donghae😛 -___-

Ditunggu RCLnya ;)))

 Maaf banget yaa puspa lama postingnya, kemarin2 kelupaan ><

31 thoughts on “[OS] Lose Love

  1. Aduh Sad.. T,T gk suka sbnar.y baca yg sad,tpi ff.y menarik ,, ibu.y kyu kras bgt.. Kirain bkal luluh.. Ahh kyu meninggal T,T Jdi pernikahan.y sso btal atau tetep jadi tuh?

  2. Huaaa…kasian kyuSso kisah cintanya harus seperti ini.
    Ishh ibunya kyu oppa kenapa sih tega bnget sama anaknya sendiri, kirain aku bakalan luluh nantinya dan membiarkan kyussi bersatu eh tapi ternyata enggak😦 huaa itu kyu mati disaat pernikahannya Haesso😥
    Aish kenapa author pupsa suka bnget sama yg sad ending, huhuhu kan kasian kyuSsonya😥

  3. huaaaa…. KenaPa harus sad ending thor… gaK rela kalo Kyu harus Meninggal… Kisah mereka tragis bgt

  4. awal bahagia akhir yang menyedihkan……

    Tapi keren walaupun sad ending tapi tetep keren….🙂

    kenapa kyuhyun harus mati,,, kasihan dia harus ditinggal oleh so eun, ada part specialnya nggak buat happy ending ceritanya???

    Ditunggu ya karyanya yang lain😉

  5. waaaah..😮
    Kyuhyun mati, d hari pernikahan Soeun pula..
    dan d depan mata Soeun..
    ya Tuhan..😥

    ini semua gegara Ny. Cho yg sombong..
    skrg anak na mati kan..
    sebeL!!!

  6. nyonya Cho nya sih….. >_< kasian kan mereka…. huaaaaaa gak bisa ngomong banyak nich …. tapi keren ceritanya seru…

    kapan nich ff yang Mask nya di lanjut ceritanya Bagus banget dan saya suka. di tunggu loch ^_^ gak lupa yang Alpabet nya juga ^_^

  7. udah duga bakalan sad ending😥 hiks hiks
    yah Kyu nya mati, padahal kaya nya kyu ga mungkin deh mau nembak Sso .. Aishh ini semua gara2 nyonya cho yg angkuh, mau dikroyok KyuSso shipper apa nyebelin banget sih :p
    heemmm tragic story -_- i like that

  8. y ampun cerita’a sedih bngeeeet,,,,,,,

    ksihan kyuppa mati and ksihan jg eonnie so eun d tmggal mati ma kyuppa,,,,
    sbenar’a kyusso tuch saling mncintai tpi karena tidak ad restu dri eomma’a kyuppa,,,,

    pkok’a sedih bngeeet cerita’a,,,

  9. Ahhhhh ga rela ga rela ga relaaaaaaaaaaaa…. Hiks hiks hiks.. Tp tetep seruuuuuuuuuuu ^^dtunggu ff kyusso lainya..

  10. wuaaaa perez andwee tega amt nie bodyguard maen tembak,,arrrgghh gara2 keegoisan&ksombongn ibu kyu nie akhrny kyu yg jd korban,,poor kyusso,,heem gmn nasib mrk slnjtny ya???

  11. Aku suka india,tapi aku gatau cerita ini,hehheehhe
    gapapa sih mau sso sama kyu atau sama hae,aku tetep setuju banget…
    Apalagi disini kyu tersiksa banget,jadi kasiannnn

  12. awal awal bacanya saya senyam senyum gaje liat kelakuan Kyuhyun ke So Eun. sampai ngikutin so eun ke pasar, dan jeng jeng jeng,, Kyuhyun cemburu sama Donghae.
    Ibu Kyuhyun jaht banget sih, so eun nggk seburuk yg ada dipikirannya. kenpa hanya memandang status sosial. saking egoisnya anaknya sendiri jadi menderita gitu kan.
    walau nggk bersama Kyuhyun, tapi So Eun jadi nikah sama donghae kan ya.

  13. sad ending…terkesan gantung ceritanya ,pdhl sngat seru dan sedih bngt..kasian kyu.aku kira kyusso akan mati bersama ternyata tidak…tp bagus jg koq

  14. sad end…
    kasihan kyuhyun karna ommanya dia nggak bisa sama soo. meski gitu, aku setuju soo nokah sama hae (ditimpuk biasnya kyu). bukan salah soo nokah sama kyu, kalo mau salahin, salahin tuch kyu omma.

  15. aku mau mnejelajah dri os dlu . sesuai yg aku blg aku readers baru dsni… hampir smua ff so eun wlwpn aku jarng bca ff so eun yg dpsangan sma cwo lain slain bumppa tp aku senang setiap bnyk para author yg mmbuat ff main cast wanitanta kim so eun. cz aku fansnya so eun eonnie. . jd aku senang tndanya bnyk yg sk ma sso hingga bnyk di bkin ff sma anggota suju. tp diantara cast suju sbnrnya aku lebh sk kyusso😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s