[FF] Seoul Story (Chapter 2)


PhotoFunia-1436997191

Seoul Story by echa307 || Main Cast : Kim So Eun, Lee Donghae || Other Cast : Eunhyuk, Sunny, Sungmin, etc || Genre : Romance, Family, Friendship || Type : Chapter || Rate : PG 16 || Disclaimer : This story is mine. Just a fictional story, if found similarity plot or character, is a coincidence. Don’t copy-paste this story!!

.

.

Semua berawal dari sebuah mimpi..

.

.

Dua

Donghae memandang jalan kota Seoul dari kaca mobil yang ditumpanginya. Seoul benar-benar berbeda dengan Makpo, jalan besar dengan gedung-gedung pencakar langit, Donghae tak pernah membayangkan akan melihat kota ini, baginya.. ia terlahir di Makpo dan hidupnya pun akan disana. Namun sekarang berbeda, kini ia akan hidup di ibukota.

“Kita sudah sampai tuan muda” seruan itu menyadarkan Donghae

Donghae memandang lebih bangunan dihadapannya, besar dan megah.. inilah kampusnya, INHA University. Hari ini Donghae harus ke kampus barunya dikarenakan untuk mengurus jadwal mata kuliahnya.

Pagi tadi ketika sarapan, Appa memberitahunya bahwa ia telah mengurus keperluannya di kampus, ya mulai saat ini ia memanggil Ahjussi Kim dengan sebutan Appa. Katanya Donghae sudah dianggap anak sendiri, begitupun dengan Ahjumma Kim, Donghae kini pun memanggilnya Eomma.

Setelah pembicaraannya semalam dengan Appa, ia semakin bertekat serius untuk pendidikannya ini, dan tak ingin mengecewakan orang-orang yang sudah sayang dan begitu baik padanya.

“Gomawo Ahjussi Shin” balas Donghae

“Ne, saya akan menunggu disini tuan muda”

Donghae mengangguk dan keluar dari mobil.

[]

“Oh hai, kau mahasiswa jurusan apa?”

Donghae menoleh merasakan seseorang berbicara dengannya, tepat disisi kirinya seorang pria dengan gummy smile menatapnya. Donghae tersenyum, “Jurusan Manajemen Bisnis”

“Wow kita satu jurusan, aku berharap kita sekelas. Kau kelas A, B, atau C?” tanyanya lagi

“B”

Great, kita sekelas” pria gummy smile itu menjentikan jarinya semangat “Oh yaa siapa namamu?”

“Aku Donghae, Lee Donghae”

“Lee Hyukjae, aku biasa dipanggil Eunhyuk”

Pria yang bernama Eunhyuk mengulurkan tangannya dan Donghae balas menjabat tangan itu.

“Kita berteman”

Donghae mengangguk.

“Kau akan kemana setelah ini?” tanya Eunhyuk bangkit dari depan komputer dihadapannya dan menyandang tas dibahunya

Donghae juga berdiri setelah mengisi jadwal online yang telah diberikan Tata Usaha jurusannya, mereka berjalan beriringan keluar dari ruang tersebut.

“Pulang” balas Donghae singkat

“Pulang? Kau sudah mengambil almamater dan kartu mahasiswa? Kulihat-lihat kau tak membawa apapun”

Donghae memandang Eunhyuk yang menyandang tas dan almamater yang baru saja ia masukan ke dalam tasnya itu. “Tidak”

“Kenapa tidak? Kajja aku akan mengantarmu untuk mengambilnya” Eunhyuk menawarkan diri

Donghae tersenyum, “Tidak perlu, semua sudah diurus. Aku hanya perlu mengisi jadwal online yang memang harus mahasiswanya sendiri”

“Jinjja, semua dilakukan orang lain? Pendaftaran, daftar ulang, dan pembayaran, kau tidak melakukannya?”

Donghae menggelang dengan senyum lucu, teman barunya ini termasuk cukup lucu dalam berekspresi.

Eunhyuk berdecak,

“Lebih baik kau menemaniku berkeliling Kampus, kau pasti sudah mengetahui beberapa sudut Kampus ini bukan. Sekarang kau jadi tour guide ku” ujar Donghae antusias.

“Baiklah”

Keduanya telah keluar dari pintu utama gedung megah itu, terlihat Ahjussi Shin yang sudah menunggunya.

“Apakah sudah selesai tuan muda?”

Donghae dan Eunhyuk menoleh,

Donghae mengangguk membenarkan, ia menoleh menatap Eunhyuk “Aku harus pulang, kau naik apa kesini? Mau kuantar?”

Eunhyuk menggelengkan kepalanya, “Ah tidak.. tidak.. tidak perlu, aku membawa mobil”

Donghae mengangguk dan menepuk punggung Eunhyuk, “Kalau begitu aku duluan, sampai bertemu lusa nanti”

Ahjussi Shin menutup pintu setelah tuan muda barunya masuk dan membungkuk pada Eunhyuk yang masih diam ditempatnya, setelahnya Ahjussi Shin beralih pada kursi kemudi dan mobil itu mulai bergerak menjauh.

Eunhyuk menghela nafasnya setelah kepergian teman barunya itu, “Ternyata keluarga chaebol, pantas ia tak perlu repot-repot mengurus urusan kampus”

Eunhyuk berdecak singkat membuang pandangan kearah lain, ia melangkahkan kakinya berlawan arah dengan kepergian mobil yang ditumpangi Donghae.

[]

“Hai Sso, kajja kita ke mall. Antarkan aku berburu limit items

Soeun gadis yang diajak berbicara itu berdecak, ia memasukan semua alat tulisnya dan menoleh pada temannya itu “Yak kau tak puas kemarin menyeretku sampai malam, beruntung tidak sampai lewat jam makan malam.. kalau iya, Appa Eomma ku akan mengomel”

“Hey sejak kapan orangtuamu mengomel, bukankah mereka jarang di rumah” ujar sosok gadis berambut coklat itu menatap Soeun.

“Oh itu, Oppa ku datang.. jadi kami harus makan malam bersama” jelas Soeun

“Oppa?” gadis itu mengerutkan kening, “Sejak kapan kau memiliki Oppa?” herannya

Soeun tersenyum mendengarnya, ia memposisikan duduknya menghadap teman baiknya itu, “Aku memiliki seorang Oppa sekarang, yeay itu sangat menyenangkan”

“Orang tuamu memiliki anak lain?”

“Bukan, tapi anak teman Appa ku dari luar kota. Dan dia sekarang tinggal bersama kami. Appa Eomma sudah menganggapnya seperti anak mereka dan aku sudah menganggapnya seperti Oppa ku sendiri. Kau tahu aku begitu senang, Sunny”

Sunny terkekeh geli, “Jadi kau sudah tidak iri lagi padaku”

Soeun mengangguk yakin, “Aku tidak perlu iri lagi padamu, karena sekarang aku juga punya seorang Oppa yang baik dan tampan”

Sunny tersenyum jahil pada temannya itu,

Tak peduli dengan ejekan Sunny, Soeun masih tersenyum bahagia.. ia tak perlu menggerutu kesal melihat Sunny memiliki seorang Sungmin yang selalu memanjakan dan menyayangi adik satu-satunya itu. Dan itu jujur membuat Soeun iri, sedangkan dirinya hanya seorang diri di rumah.. terlebih orang tuanya yang terlalu sibuk.

“Ah lupakan Oppa barumu itu. Kembali ke topik awal kita, kau mau kan menemaniku?”

“Tidak” jawab Soeun datar

“Yak!” Sunny memekik kesal dengan jawaban Soeun yang menjengkelkan

“Aku ingin bersama Oppa baruku, ia pasti sudah di rumah setelah mengurus urusan kampusnya. Bye..” Soeun berlalu

Sunny berdecak, “Hati-hati, jangan terlalu dekat dengan Oppa mu itu. Aku takut kau jatuh cinta” serunya

Soeun terkekah, “Jangan mengada-ada, itu tidak akan terjadi” ujarnya melambaikan tangan

Sunny kembali berdecak, “Aku menanti pengakuan cintamu” gerutunya asal.

[]

“Oppa!”

Donghae terlonjak dan hampir terjatuh ke dalam kolam karena tubrukan di punggungnya.

“Astaga Sso, bagaimana kalau kita terjatuh” Donghae menoleh menatap Soeun yang tepat berada disisi wajahnya, memegang lengan Soeun yang melingkar di bahunya.

“Tentu kita akan basah” Soeun terkekeh “Kau senang sekali duduk disini, Oppa?” tanya Soeun, karena Soeun kembali melihat Donghae berada di tepi kolam renang rumahnya seperti semalam.

Donghae tersenyum mengelus lengan Soeun yang masih setia melingkar di bahunya, “Disini tenang, kau sudah pulang?”

“Aku tidak akan disini kalau belum pulang, Oppa”

Donghae terkekeh, “Gantilah bajumu dulu”

Soeun mengerucutkan bibirnya, “Arrasseo..”

Soeun melepaskan pelukannya dan berlalu memasuki rumah, Donghae tersenyum. Kini ia benar-benar menjadi seorang Oppa untuk gadis kecilnya yang manja.

“Ahh Oppa”

Donghae menoleh lagi melihat Soeun yang kembali menghampirinya dengan sebuah paper bag.

Sebelum menubruk Donghae, Soeun meletakan paper bag yang dibawanya ketika pulang sekolah dan terlupakan untuk beberapa saat tadi.

“Oppa, ini” Soeun mengulurkan paper bag tersebut kepada Donghae

Donghae menerima dengan kening berkerut, “Apa ini?

“Buka saja”

Donghae mengeluarkan isi paper bag tersebut, ohh makanan..

“Ini sushi kesukaanku Oppa, tadi aku mampir ke restaurant favorite ku, ingin membagi apa yang kusuka pada Oppa” Soeun menjelaskan

Donghae mengambil sumpit dan mencoba makanan kesukaan Soeun itu, “Emm.. ini enak”

Soeun tersenyum “Tentu saja, lain kali aku akan mengajak Oppa. Kalau begitu aku ke kamar, Oppa”

“Kau tak ingin memakannya juga, bukankah ini makanan kesukaanmu?” tanya Donghae mengangkat wajahnya menatap Soeun

“Untuk Oppa saja” Soeun tersenyum, masih berdiri disisi Donghae

Donghae tersenyum bahagia, oh Tuhan.. gadis ini benar-benar peduli padanya “Kau begitu baik padaku, gomawo. Mulai sekarang, dimanapun dan bagaimanapun aku.. aku akan selalu mengingatmu”

Soeun tersenyum “Aku pegang ucapanmu, Oppa”

Soeun mengulurkan jari kelingkingnya, dan dengan senang hati Donghae menautkan jari kelingkingnya dengan jari mungil itu. Janji lain yang ia janjikan untuk gadis itu, dan ia akan selalu mengingatnya.

[]

Donghae mengetuk pintu kamar dihadapannya, setelah mendapat jawaban.. Donghae meraih handel pintu tersebut.

“Ohh Oppa, ada apa?” tanya Soeun yang sedang telengkup di ranjangnya itu, ia segera bangkit dan mendudukan diri

“Ini sudah jam makan malam, kenapa tak keluar. Kajja, Ahjjuma sudah menyiapkan makan malam untuk kita” ujar Donghae lebih memasuki kamar tersebut

“Mianhae Oppa, aku terlalu serius sampai lupa waktu”

“Kau ada tugas?” tanya Donghae melihat buku-buku terhampar di ranjang, Donghae mendudukan diri di pinggir ranjang.

Soeun mengangguk dengan wajah cemberut “Tugasnya sulit, jadi aku sampai lupa waktu”

Donghae mengelus kepala Soeun, “Kenapa tidak memanggilku, aku mungkin bisa membantu”

Soeun berbinar mendengar tawaran Donghae, “Benarkah?! Ah tentu aku butuh bantuan Oppa. Tugas ini membuatku pusing, Oppa lihatlah.. aku tak mengerti soal ini” Soeun begitu antusias dan menggeser buku cetaknya untuk dilihat oleh Donghae.

Donghae tersenyum, ia berdiri dan meraih tangan Soeun. Soeun menoleh bingung menatap Donghae, bukankah Oppa nya itu bilang akan membantunya. Kenapa menyuruhnya bangun.

“Kita tunda dulu tugasmu, sekarang kita makan malam dulu” ujar Donghae menjelaskan begitu melihat wajah bingung Soeun

Soeun mengangguk dan turun dari ranjangnya, “Baiklah”

“Appa Eomma?” gumam Soeun begitu telah berada di meja makan

“Tuan dan Nyonya belum pulang Nona, mungkin mereka akan makan malam diluar” ujar Ahjussi Han

Soeun menundukan wajahnya setelah penjelasan itu, lagi dan lagi mereka sibuk dengan urusan mereka sendiri. Kapan mereka ada waktu untuknya, bukankah mereka memiliki puteri yang masih butuh perhatian dan kasih sayang mereka.

Donghae terdiam begitu melihat wajah muram Soeun, begitu juga para pelayan yang sepertinya sudah memahami apa yang dialami Soeun kini. Ia mengerti sekarang, Soeun kesepian.. dia membutuhkan perhatian-perhatian kecil yang seharusnya ia dapatkan, namun nyatanya kedua orangtuanya terlalu sibuk untuk melakukan hal kecil itu.

Donghae memeluk bahu Soeun dari belakang, mengelus lengan atas gadis itu. Soeun menoleh menatap Donghae “Mereka sedang sibuk, jika tidak.. pasti mereka sudah disini bersama kita”

“Kapan, kupikir mereka memang lebih mencintai pekerjaan mereka” gumamnya

“Ssttt.. jangan berkata seperti itu, tentu mereka sayang padamu” ujar Donghae menenangkan, ia tak ingin banyak bicara pada hal yang belum terlalu diketahuinya ini.

Soeun tak menyahut, masih diam menatap meja makan yang sudah terdapat hidangan yang sanggup menggugah selera makan siapa saja. Tapi berbeda dengannya, ia kehilangan selera untuk makan.

“Sso-ah, kau memiliki Oppa, bukan?”

Soeun kembali menoleh pada Donghae,

“Ada aku disini, ada aku yang akan menemanimu.. aku sudah menjadi Oppa mu kini, aku akan selalu ada untukmu” bujuk Donghae

“Tapi.. “

“Bukankah kau begitu senang memiliki Oppa, kau bilang akan ada yang menemenimu.. kau tak kesepian lagi.. Sekarang sudah ada aku, jadi bukankah sekarang harusnya kau senang” Donghae melanjutkan

Soeun masih diam, ia hanya meminta sedikit perhatian dari kedua orangtuanya. Apa itu permintaan yang sulit?

“Jika ternyata kehadiranku juga membuatmu merasa sepi, kupikir tak ada bedanya aku ada ataupun tidak” Donghae melepaskan rangkulannya dibahu Soeun dan memalingkan wajah.

Soeun memandang lebih Donghae setelah ucapan itu, ia merasa bersalah pada Donghae. Donghae sekarang Oppa nya, bagian dari keluarganya, seseorang yang sekarang ia miliki selain kedua orang tuanya. Kenapa sekarang ia seperti tak menganggap kehadiran Donghae, dan membuat Oppa nya tersinggung.

“Oppa, mianhae..” ujar Soeun,

Donghae masih berpaling tak menjawab,

“Jangan berkata seperti itu, mianhae” Soeun kini memeluk Donghae, ia takut Donghae tersinggung dan marah padanya “Oppa..” kini Soeun mulai merengek mengharapkan balasan dari Donghae

Donghae tersenyum tertahan, rencananya berhasil membuat Soeun melupakan kesedihannya.

“Oppa..”

Donghae menyerah dan menoleh menatap Soeun yang masih memeluknya dengan wajah memohon menatap Donghae, “Jangan lakukan itu lagi”

Soeun mengangguk cepat, “Aku janji, mianhae”

Donghae mengelus bahu Soeun, “Baiklah, sekarang kita makan. Aku tak ingin kau sakit”

Soeun mengangguk dan melepaskan pelukannya,

Donghae tersenyum dan menarik kursi untuk diduduki Soeun,

Para pelayan yang ada disana tersenyum melihat keduanya, sepertinya mereka tak perlu lagi mengkhawatirkan nona muda mereka, karena kini nona muda mereka telah memiliki Oppa yang sayang dan mengerti dirinya.

.

.

To be continued

.

.

Hubungan keduanya semakin membaik,

Donghae berusaha menjadi seorang Oppa yang baik untuk Soeun, begitupun Soeun yang menikmati peran barunya sebagai seorang adik..

Bagaimana kisah dua saudara tak sedarah ini?

tetap tunggu kisah mereka ya…

.

intermezzo

Jujur aku suka banget sama alur ini, dan alur ini benar-benar sudah terkonsep sampai ending. Untuk berapa chapternya aku kurang tau, keinginanku sih ingin diperdetail setiap momen mereka agar di konfliknya nanti pun akan lebih terasa.

Tapi kita lihat nanti aja dan juga ga menutup kemungkinan akan muncul tokoh-tokoh lain di chapter selanjutnya,

So.. stay tune on this story…

39 thoughts on “[FF] Seoul Story (Chapter 2)

  1. Haa? Udh tbc aja… Sakin enak.y bca gk sadar udh tbc :3 ,, feel.y dpat bgt >< sama thor aku ska bgt crita.y, alur.y jga oke.. Pokok.y next part.y d.tggu sgat ni😀

  2. Aissshhh,aku suka bgt sama pairing ini…..Ceritanya seruuu.Feelnya dapet bgt,donghae yg dewasa sgt cocok jadi oppa so eun.Next part smg sudah mulai ada konflik….

  3. Yaahhh Kak…kok cepet banget se uda TBC…kurang panjang kak😀.

    Ceritanya makin seru kak…jadi penasaran gimana kelanjutan ceritanya. Ayooo kak tetep semangat n next part dTunggu🙂

  4. Sso bgi2 manja n mengemaskan suka bngt deh dgn kraktrx d + hae oppa yg dewasa n prhatian, hem jd pnasaran n deg2n apa bnar sso tdk akn jth cnta pd donghae? Sprti yg iya ktakn pd sunny? Sm0ga sja i2 tdk bnr. Chapter brikutx akn ada cast2 bru? Brarti akn makin bxk tmbul msalh n mgkn i2 sdikt bxkx akn mempngaruhi khdupan Haesso kdpn. PART 3 ayo cpt kluar sudh pgen bngt bcax.

  5. eonnniiii baguuuus banget.
    penasaran sma part2 selanjutnya.
    gmn ntar so eun dan donghae menyadari perasaan masing2 yg lebih dari sekedar hubungan kakak-adik??
    eonni eonni ditunggu naxt partnya yaah.
    hwaiting

  6. aku juga suka ama alur ceritanya ringan tuh gk terllu ngebebanin yg bca jg gk bkin bosen..
    sso manja bgt ama donghae,,tp apa hubungn persaudaraan (?) mreka bkalan ttep baik2 aja??? aku sih cman takut klo nanti bkaln ada pengganggu😦
    oke deh ditunggu buat next partnya,,

  7. Lucunyaa kakak dan adik inii. Soeun manjaa banget sama donghae 😄. Gimana niii kelanjutannya apakah kata kata sunny akan terkabulkan ? Atau malah hanya omongan hihi . Tapi berharapnya terkabulkan , hheheh

    Ditunggu next partnya kaak 😁 samangaatt

  8. Haesso bnr2 sprt sdr kndung mewakili perasaan yg trsampaikn saat mmbc,,ap lgkh slnjtny nie mgknkh hbgn mrk murni hny sbg sdra & tdk akn mlibatkn hati sbg lover,,heeemmm

  9. sso manja bngt sma hae sking senng ny pny oppa. kkk
    sunny bnr tuh aws loh lma2 nnt jd jtuh cinta. kkk
    kira2 nnt yg prtma kli suka siapa y.. next part ny d tnggu🙂

  10. Yahh cepet bngett ….😦 sso manja bnget sma donghae, cepet akrab nya sneng dehh😀 donghae jga bwa.n nya kalemm dewasaaa ahh suka suka😀 udh mlai slng peluk-pelukan eeyyy hati-hati nnti apa yang dikata sunny jdi kenyataann gmanaaa loohh …………

  11. feelnya dapat bangetzzz,,, penasaran nanti hubungan persaudaraan soeun dan donghae,,, apakah akan timbul benih benih cinta atau cupid sedang merencanakan sesuatu tentang mereka???

  12. hmmm..
    kasihan ya so eun dia merasa kesepian banget di rumah yang sebesar itu, tapi sekarang so eun udah ga kesepian lagi deh karena ada donghae..

    apa nanti donghae akan jatuh cinta sama so eun atau nanti justru so eun duluan yang akan jatuh cinta sama donghae??

    ko aku malah jadi khawatir ya??

    next aja deh thor, fighting..

  13. aaahhh kpndekan thor critany 😄
    suka banget liat haesso yg makin akrab brharap mereka ada rasa 😉

  14. kyak kependekan…. #plak… ampe g nyadar dah TbC aja
    pantasan sso begitu senang menyambut kedatangan donghae ternyata ia begitu mengharapkan seorang oppa dan sekarang so eun memilikinya tanpa harus iri lagi pada sahabatnya
    benar-benar adik, kakak yang bisa menghibur satu sama lain
    next… ditunggu

  15. kirain tbc bohongan ternyata bener, haduh mengganggu. haesso makin deket meskipun ngga sedarah tapi kedeketannya udh lebih dari yg saudara sedarah/sekandung. gimana hae ga gemes kalo punya adik kaya sso yg manja tapi baik, wah patut diperhitungkan hehe. oh ya author ditunggu balesan inboxnya hehe

  16. Wahhh aku gak sabar nunggu kelanjutannya..mungkinkah sso sma hae nanti saling suka??humm pngennya gtu haha#abaikan..
    Lanjut ya Thor ditunggu..^^

  17. Ceritax makinseru & makin penasaran kelanjutanx ?!?!?!??! Bagaimn dengan hubungan haeSso ?!!! pokokx ditunggu nih epep🙂
    Yg aku suka dari nih epep alurx ngak kecepeten jadi pembacax dibuat penasaran dgn hubungan haeSo😉 suka suka banget nih epep😀

  18. Penasaran gimana kalau rasa persaudaraan itu tiba-tiba berubah jadi rasa yang berbeda bernama cinta. Cinta antara laki-laki dan perempuan, bukan antara kakak-adik. Kekeke… Btw, itu tadi Hyuk Jae beneran bawa mobil atau jalan kaki sich? Wkwkwk…

  19. Hum.. mereka terlalu manis.. nggak tega kalo nanti ada konflik.. kak echa konfliknya jangan berat2 nanti yak nggak tega.. bener deh.. tp kalo di pikir2 konfliknya kayaknya berat deh.. tapi.. au ah terserah kak echa yg penting happy ending..🙂 ditunggu capt nextnya kak bener2 ditunggu dan harus coming soon #dijitak kak echa wkwk

  20. Seru ceritanya, donghae berusaha menjadi oppa yg baik untuk so eun
    Berharap kehadirannya dapat menghibur so eun karena kesibukan orang tuanya
    Di tunggu part selanjutnya

  21. Aku menanti pengakuan cintamu, itu kata2 sunny. Gimana kelanjutannya, apakah so eun akan jatuh cinta duluan atau sebaliknya donghae yg akan jatuh cinta…tambah penasaran, knp ceritanya blm di lanjut echa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s