[FF] Marriage.. (Chapter 6)


cover marriage
Marriage.. by echa307 || Cast : Kim So Eun, Nichkhun Buck Horvejkul, etc || Genre : Romance, Family, Friendship || Type : Sequel || Rate : PG 15+ || Disclaimer : This story is mine. Just a fictional story, if found similarity plot or character, is a coincidence. Don’t copy-paste this story!!
.
.
[ Chapter 1 || Chapter 2 || Chapter 3 || Chapter 4 || https://choikyucha.wordpress.com/2015/11/14/ff-marriage-chapter-5/ ]
.
.
Enam

Dua bulan telah berlalu, kehidupan baru mereka sebagai pasangan suami-istri tampak baik-baik saja, keduanya menjalani dengan suka cita. Walaupun keduanya tampak selalu disibukan dengan urusan masing-masing tapi mereka masih selalu mengingat akan kewajiban mereka.

Soeun yang setiap pagi akan selalu membangunkan Nichkhun untuk pergi ke kantor, menyiapkan pakaian dan sarapannya, bahkan mengantarnya sampai halaman rumah ketika ia tak ada jadwal pagi, terkadang mereka juga akan berangkat bersama.

Nichkhun yang selalu tahu akan posisinya sebagai seorang suami, menjadi sosok yang dewasa untuk Soeun, memberikannya saran jika Soeun membutuhkan masukan, menjadi supir pribadi gadis itu kemanapun, dan hal-hal kecil lainnya yang berusaha ia penuhi, begitupun Soeun.

Mungkin bagi orang yang berada diluar sana mereka akan sangat tampak serasi dan begitu beruntung karena telah menemukan pasangan hidup yang melengkapi. Tapi jika kau masuk kedalamnya, kau akan menemukan bahwa kehidupan mereka monoton, dan hal itu sangat dirasakan oleh Nichkhun sebagai kepala keluarga. Terlebih sejak dua minggu yang lalu mereka menempati rumah baru mereka, pemberian dari kedua orang tua mereka sebagai hadiah pernikahan mereka. Rumah akan tampak begitu sepi dan kosong, mereka hanya berdua dengan dua pekerja rumah tangga yang sudah disiapkan kedua orang tua mereka.

“Apa ada yang mengganggu pikiranmu?”

Lamunan Nichkhun terpecahkan dengan pertanyaan itu, ia menoleh pada rekan bisnisnya yang juga sahabatnya, Taecyeon. Mereka baru saja selesai meeting dan hanya tinggal mereka berdua di ruang meeting tersebut.

Nichkhun hanya mengangkat bahunya seolah ia sendiri pun juga tak paham dengan keinginannya kini.

“Hei, kau ini baru saja menyandang status sebagai seorang suami. Kenapa kau justru tampak tak bergairah. Kau kan punya teman yang selalu bisa kau peluk setiap saat”

Nichkhun hanya tersenyum kecut mendengar gurauan itu, ya.. tentu saja hal seperti itu tak akan pernah terjadi dalam kehidupan rumah tangganya. Soeun terlalu naif untuk hal seperti itu, istrinya itu bahkan tampak seperti asistennya daripada seorang istri. Jangankan dipeluk, bahkan bisa dihitung dengan jari Soeun tidur menghadap dirinya. Huft.. istrinya itu terlalu membatasi diri, bahkan dengan suaminya sendiri.

“Dari raut wajahmu, kupikir tak seperti yang kukatakan” selidik Taecyeon

Nichkhun lagi-lagi tersenyum, lebih pada senyuman sinis. Temannya satu ini memang begitu pintar membaca situasi, terlebih hubungan percintaan. Sepertinya ia cocok menjadi seorang cenayang.

Tak ada yang perlu ditutupi lagi, sepertinya ia memang tak pernah bisa menutupi apapun dari temannya yang satu ini. Dan akhirnya Nichkhun menceritakan kisahnya dengan Soeun, cerita unik yang akhirnya menyatukan mereka dalam kehidupan berumah tangga.

Taecyeon masih diam setelah mendengarkan kisah Nichkhun, ia tampak mengelus-elus dagunya dan menerawang “Rumit.. benar-benar rumit”

Nichkhun mengangguk sekali membenarkan.

“Kalian seperti tidak memiliki arah tujuan untuk pernikahan kalian, kupikir itu yang membuatmu jenuh”

Nichkhun menatap Taecyeon lebih dalam setelah mendengar pernyataan itu “Jenuh?”

“Ya, kupikir kau jenuh dengan hidupmu yang seperti ini dengan Soeun. Seorang wanita yang selalu berada disampingmu ketika tidur, selalu ada disekitarmu ketika dirumah, bahkan melayanimu layaknya seorang istri, tapi kau tak bisa menyentuhnya sedikitpun”

Nichkhun memutar bola matanya setelah mendengarnya, sepertinya temannya kini sudah dalam mood playboy nya.

“Hei, aku serius” Taecyeon menyela begitu melihat reaksi Nichkhun “Kau tak akan jenuh jika kau tak mempermasalahkan tak menyentuhnya. Kupikir kau sudah jatuh kedalam pesona istrimu”

Benarkah?

“Menurutku wajar, siapa yang tidak akan bertekuk lutut jika diperlakukan seperti itu. Aku pun kalau diperlakukan seperti itu sudah dari jauh-jauh sebelumnya memujanya” lanjut Taecyeon.

Nichkhun masih tak memberi respon apapun, ia tampak masih terlalu terkejut dengan analisa Taecyeon.

“Tapi kau bilang, ia kembali dekat dengan mantan kekasihnya?”

Nichkhun menghela nafas, “Ya, Soeun mengatakan mereka sekarang berteman” setelahnya ia mengangkat bahunya, sepertinya ‘berteman’ bukan sesuatu yang bagus baginya.

Taecyeon terkekeh, “Kau cemburu eoh?”

Nichkhun mendengus, temannya ini selalu berubah-ubah seperti bunglon. Kadang dewasa, kekanakan, jahil, dan yang pasti sesukanya.

“Cih untuk apa kau cemburu, kau saja menikahi Soeun punya niat terselubung dibelakangnya. Coba kau bayangkan apa yang terjadi jika hal itu diketahui istrimu, kupikir istrimu akan lari meninggalkanmu”

Deg.. kenapa hal itu baru terpikir kembali olehnya. Bagaimana jika Soeun tahu hal ini? Apa Soeun akan sama seperti yang dibilang Taecyeon, Soeun akan pergi meninggalkannya. Tapi.. tapi kenapa membayangkan hal itu membuatnya sakit. Ada apa dengannya?

“Oh ya, memang kau sudah mendapat kabar dari Tifanny?” Taecyeon lagi-lagi membuyarkan lamunannya.

Nichkhun menggelengkan kepalanya, entahlah.. sejak menikah ia seperti merasa Tifanny semakin tersingkir dari hatinya.

“Sepertinya kau masih bingung dengan hatimu sendiri?” Taecyeon kembali dalam sikap dewasanya, Nichkhun berharap itu akan selalu ada beberapa saat kedepannya, untuk memberikannya saran atau hanya sekedar mendengar keluh kesahnya.

“Menurutmu aku harus bagaimana?”

Taecyeon tampak berpikir, “Aku tak bisa membantu apapun, mungkin hanya saran”

“Apa itu?”

“Tanya pada hatimu kau sudah jatuh kepelukan istrimu atau kau masih mengharapkan Tifanny? Setelahnya kau baru bisa menentukan kau akan hidup dijalan mana”

“Kau fikir begitu?” gumam Nichkhun setengah melamun,

“Ya, kupikir begitu. Bagaimana pun juga kalian tak akan mungkin selamanya hidup seperti ini. Sebelum semuanya terlambat dan kau akan menyesalinya”

“kau benar” sahutnya bergumam

***

Lagi dan lagi matanya kembali terbuka nyalang, Nichkhun menghembuskan nafasnya dengan kasar dan menyentakkan tangan kanannya pada ranjang. Hal itu tampak mengganggu seseorang yang berada disebelah kanannya, Soeun tampak bergerak kecil namun tetap melanjutkan tidurnya.

Nichkhun tampak menghembuskan nafasnya lega, ia hampir mengganggu tidur Soeun. Pembicaraannya dengan Taecyeon siang tadi mengganggu pikirannya. Tanya hatinya.. Tanya hatinya… Oh Tuhan.

Nichkhun mengubah posisinya miring menghadap Soeun, gadis itu tampak pulas dan semakin polos seperti bayi. Benarkah ia sudah jatuh kepelukan istrinya ini? Bertekuk lutut pada pesona seorang Kim Soeun?

Tangan Nichkhun terulur, ia tampak menyibak surai lembut Soeun yang menutupi wajahnya, ibu jarinya membelai pipi Soeun lembut. “Kupikir aku memang jatuh dalam pesonamu”

***

Hangat.. Soeun baru merasakan perasaan ini kali pertama, dan ia tampak tak rela beranjak dari kehangatan ini. Soeun ingin terus seperti ini, bergulung seperti ini.. ohh sepertinya ia akan terbuai kembali dalam lelap.

Tunggu.. kenapa begitu keras? Soeun mengerjapkan matanya, memaksakan diri untuk terjaga sepenuhnya. Dan ia memekik tertahan begitu menyadari apa yang membuatnya merasa hangat, ia segera menjauh dan mendudukan diri.

Oh Tuhan, ia berada dalam pelukan Nichkhun, sejak kapan? Seingatnya semalam ia tidur dalam posisi normal seperti biasanya, bagaimana bisa pagi harinya ia berada dalam pelukan Nichkhun? apa mungkin semalam ia sendiri yang mencari kehangatan dalam pelukan Nichkhun? Oh tidak.. tidak.. Soeun menggeleng-gelengkan kepalanya tak setuju. Tapi kalau bukan ia sendiri, siapa? Nichkhun? Tapi Nichkhun masih pada posisinya, tidak seperti dirinya yang berpindah ke sisi bagian Nichkhun.

Soeun menggeleng-gelengkan kepalanya kembali, menolak apapun yang berada dalam pikirannya kini, ia segera beranjak dari ranjang dan berlari ke kamar mandi.

Oh Tuhan jantungku Soeun bersandar pada pintu yang telah ia tutup dengan memegangi dadanya yang bertalu cepat.

“Pagi Sso”

Soeun hampir saja melepaskan teko yang sedang dipegangnya,

“Kau kenapa, sepertinya terkejut sekali?” Tanya Nichkhun

“Ti.. tidak” jawab Soeun terbata

“Kau yakin” Tanya Nichkhun menyelidik

“Oppa ingin makan apa?” Tanya Soeun mengalihkan pembicaraan

Nichkhun semakin menatap Soeun menyelidik, matanya menyipit memandang Soeun, mengabaikan usaha Soeun untuk tidak beradu pandang dengannya. “Bukankah kau hanya menyediakan sandwich?”

Soeun memejamkan matanya meringis, bodoh.. apa hanya karena sebuah pelukan membuat pikirannya langsung error seperti ini. Padahal jika dipikir Nichkhun tampak tidak tahu apapun mengenai insiden tadi. Sso-ah ada apa denganmu?!

Nichkhun yang sedang menyeruput kopinya tersenyum kecil dibalik cangkir, ia paham apa yang dialami Soeun kini. Nichkhun bukannya tak tahu apa yang terjadi tadi ketika gadis itu bangun, sesungguhnya ia sudah bangun tapi ia sengaja berpura-pura tidur. Seperti ini saja Soeun sudah salah tingkah, apalagi jika ia membuka mata pada saat itu.

Padahal Nichkhun sendiri yang menarik Soeun untuk berada dalam pelukannya semalam, tapi biarlah Soeun salah paham untuk hal ini—ia menyukai sikap malu-malu Soeun seperti ini. Apa mungkin Soeun juga sudah mulai membuka hati untuknya? Dilihat dari sikapnya, besar kemungkinan itu benar. Dan Nichkhun sangat menyukai gagasan itu.

***

“Ya Kim Soeun! Berhentilah bergerak-gerak gelisah seperti itu, kau seperti cacing tahu” omel Jihyun

“Jihyun-ah bagaimana ini?” keluh Soeun

“Bagaimana apanya, di kelas sampai di kantin pun kau tetap tampak gelisah”

“Jihyun-ah”

“Yaa Kim Soeun, ada apa? Kau aneh sekali”

“Kau tahu?” Soeun menarik nafas dalam-dalam, “Bagaimana ini, aku tidur dalam pelukan Nichkhun Oppa”

Tawa Jihyun langsung terdengar keras hampir memenuhi seisi kantin, Soeun mendelik tak suka pada respon temannya ini. Benar-benar bukan teman yang patut untuk diajak berbagi.

“Maaf-maaf, habis kau lucu sekali. Kalian kan suami-istri apa yang harus dikhawatirkan?”

Soeun menghembuskan nafasnya, bahunya tampak lesu, “Ini pertama kalinya untukku Jihyun-ah, aku memang tidur bersama dengannya tapi tak pernah sekalipun bersentuhan fisik”

“Kasihan sekali suamimu, punya istri yang hanya bisa dilihat tanpa bisa disentuh. Apa Nichkhun-ssi tidak berpaling darimu”

Soeun memukul bahu Jihyun, “Ya, aku dan Dia sudah membuat kesepakatan, walaupun menjalani pernikahan seperti ini tapi kita berjanji akan tetap setia”

Jihyun menggeleng-gelengkan kepalanya, “Bodoh..”

“Mwo!!”

“Ya, bodoh.. bisa-bisanya kalian melakukan perjanjian seperti itu. Mau dibawa kemana pernikahan kalian, apa kata orang tuamu jika sampai lima tahun kedepan tak mendapati perutmu yang tak juga membesar”

Soeun menggeram kesal, temannya ini.. bisa-bisanya membahas perutnya.

“Jangan menatapku seperti itu, ini benar Sso, apa kata orang tuamu dan mertuamu—kau akan dianggap mandul”

“Tidak ada mandul” potong Soeun

Jihyun mengibaskan tangannya menganggap perkataan Soeun bagai angin lalu, “Baiklah jangan ke masalah itu. Apa mungkin kalian akan terus bertahan dalam situasi seperti ini, menjalani hidup layaknya kakak beradik bahkan pembantu dan majikan”

Soeun kembali mendelik, temannya ini tidak punya istilah yang lebih bagus selain pembantu dan majikan.

“Aku benar bukan, kau melayani semua keperluannya tapi masih ada dinding diantara kalian.. apa coba istilahnya jika bukan pembantu dan majikan”

Soeun menghembuskan nafasnya menopang dagu pada sebelah tangannya yang menyiku pada meja kantin. Benar..

“Benar bukan. Kupikir sebaiknya kau sudah mulai membuka hatimu Sso, jangan hanya menjadi seorang pengasuh untuk pria seusia Nichkhun, kau itu istrinya, bukan babysitter. Kalian berjanji saling setia tapi jika tidak diimbangi saling membuka hati tak ada gunanya. Kurasa kau harus membicarakan ini dengan suamimu”

Soeun hanya bertopang dagu, semua yang dikatakan Jihyun benar. Tak mungkin selamanya hidup seperti ini. Umur pernikahan mereka akan semakin bertambah dan jika dinding diantara mereka tetap kokoh semua orang akan melihatnya juga. Bagaimana jika ayah ibunya tahu, pasti mereka akan kecewa.

“Hei serius sekali” sapaan itu menyadarkannya, Donghae tampak datang dan mengambil duduk diantara mereka pada meja kantin yang berbentuk melingkar.

“Serius apanya?” sahut Jihyun ketus, yaa sepertinya Jihyun masih akan terus seperti ini untuk waktu kedepan. Jihyun memang sudah memaafkan Donghae sesuai keinginan Soeun dan mereka sekarang bertemen, tapi tetap saja Jihyun masih suka bersikap ketus pada Donghae. Ia masih menyayangkan perilaku Donghae yang pernah menyia-yiakan teman baiknya. Soeun pun juga masih tampak canggung jika berbicara dengan Donghae, tapi ia berusaha sebisa mungkin untuk bersikap biasa.

“Kau sensi sekali” ujar Donghae

“Sudahlah aku ada kelas tambahan” balas Jihyun dan beranjak dari duduknya

“Emm kau ingin kemana setelah ini Sso?” Tanya Donghae

“Tidak ada, langsung pulang”

“Biar kuantar”

Soeun menoleh cepat menatap Donghae,

Donghae mengusap-usap tengkuk belakangnya sambil menunduk, “Aku tak bermaksud apapun, hanya menawarkan diri mengantarmu”

Soeun tampak berpikir, “Baiklah”

Donghae mengangkat wajahnya memandang tak percaya pada Soeun “Benarkah?”

“Tentu saja, cepatlah sebelum aku berubah pikiran” Soeun bangkit dari kursinya

Donghae tersenyum dan ikut bangkit dari duduknya, Donghae jadi teringat percakapannya dengan Soeun.. awal bermulanya hubungan mereka menjadi teman.

Flashback

Soeun duduk dengan canggung di bangku taman kampusnya, selalu saja.. setiap berada disituasi seperti ini, ia tampak tak bisa mengendalikan perasaannya.

“Chukae, aku ikut bahagia kau telah menemukan kebahagiaanmu”

Soeun menoleh setelah mendengar ucapan itu, ia menatap sosok pria itu yang tersenyum tulus padanya walaupun tatapan itu tampak lebih sendu.

“Maaf aku tak bisa datang di pernikahan kalian”

Soeun masih belum menanggapi, ia seperti sedang mencoba menangkap tatapan pria itu yang kini sudah beralih memandang jauh kedepan.

“Sso.. mungkin ini sangat terlambat, atau mungkin sudah terlupakan. Tapi aku harus tetap mengatakannya. Maaf.. maaf atas semua kesalahanku di masa lalu, kesalahan yang membuatmu terluka dan pergi. Mungkin permintaan maafku tak akan bisa menghapus semua luka yang kuberikan waktu itu. Walaupun aku tahu sekarang kau sudah menemukan penggantiku yang akan membahagiaanmu. Tapi aku harus tetap mengatakan maaf padamu, setelah dengan bodohnya berlaku sombong di masa lalu”

Soeun tertunduk mendengar semua kalimat itu dari Donghae, oh Tuhan.. akhirnya pria ini menghampirinya dengan untaian kata maaf.

“Jujur sampai saat ini kisah cinta kita masih terkenang di hati dan pikiranku”

Soeun menatap pria itu dengan sorot mata terkejut, Donghae masih tak melihatnya, pria itu tampak tersenyum lirih.

Donghae tertunduk sedih, merasakan Soeun yang kini sedang menatapnya terkejut. Mungkin iba dengan dirinya, yang dulu berlaku sombong mempermainkan cinta.. sekarang tak kuasa melihat gadis yang disakitinya menemukan penggantinya.

“Sejak kau memutuskanku.. aku baru menyadari betapa pentingnya dirimu setelah kau pergi. Dan semakin menyesal karena kepergianmu karena ulahku sendiri”

“Kau tak pernah memperjuangkanku setelah kuputuskan Oppa” tuntut Soeun, merasa semua yang dikatakan Donghae hanya sebuah alasan klise.

Donghae tersenyum getir menatap Soeun sejenak, dan kembali menatap jauh kedapan “Ya, aku membenarkan itu. Aku terlalu malu untuk berjuang setelah pengkhianatanku. Malu padamu, keluargamu, sahabatmu, bahkan malu pada diriku sendiri. Aku merasa sudah tidak pantas untukmu”

Soeun terhenyak, mengakui itu semua. Keluarganya dan sahabatnya tampak kecewa dengan perbuatan Donghae di masa lalu, padahal disaat itu semua menyetujui hubungan mereka. Ibunya sendiri pun sudah menganggap Donghae seperti anaknya sendiri.

“Saat ini aku memberanikan diri untuk berbicara denganmu untuk mengatakan maaf telah menyakitimu dan maaf telah mengecewakanmu. Dan akhirnya aku juga harus merelakan kehilanganmu, mungkin ini yang terbaik untuk kita.. aku akan terima untuk menebus kesalahanku”

Soeun hanya terdiam mendengarkan pengungkapan Donghae. Rasanya tak pantas ia merasa bahagia atas pengungkapan rasa cinta Donghae untuknya saat ini. Statusnya sekarang ini menghalanginya untuk merasakan rasa bahagia, dan juga ia sudah berjanji pada Nichkhun untuk menjadi seorang istri yang baik.

Soeun menghembuskan nafasnya dalam dan memejamkan matanya, setelahnya tangannya terulur pada Donghae. Donghae memandang bingung penuh tanya pada Soeun. Soeun membuka matanya dan memberikan senyumannya. “Kau tak ingin menjabat tanganku, Oppa?”

Donghae terpana dan menatap Soeun tak percaya.

“Oppa..” panggil Soeun sekali lagi

Donghae tersadar dan dengan salah tingkah menjabat tangan Soeun.

“Sekarang kita tinggalkan masa lalu menyakitkan itu, kita buka lembaran baru”

Donghae semakin tak percaya, ia menatap Soeun dengan mata yang dilebarkan “Mak.. maksudmu, kau dan aku—“

Soeun yang paham langsung menggeleng-gelengkan kepalanya dan berseru, “Aniya.. aniya.. aniya… maksudku buka lembaran baru kita masing-masing dan untuk kita, ayo kita berteman”

Donghae terlihat salah tingkah karena sudah salah mengartikan perkataan Soeun, Donghae tampak malu dan mengusap-usap tengkuk belakangnya. “Ah maaf..”

Soeun tersenyum dan melepaskan jabatan tangan diantara mereka, “Gwenchana, yah walaupun pemahamanmu cukup ekstrim Oppa. Huhh kau tahu, aku ini sudah berstatus istri orang”

Donghae tersenyum tipis dengan ucapan Soeun, ia tahu kalau Soeun sebenarnya sedang mencairkan suasana diantara mereka.

Soeun yang melihat bagaimana reaksi Donghae sedikit salah tingkah dan bersalah, bagaimana pun juga Donghae baru saja mengatakan masih mencintainya. “Ohh maaf Oppa, aku tak bermaksud—“

“Gwenchana, kau tak salah. Semua yang kau katakan benar” Donghae menyela permintaan maaf Soeun “Tapi Sso, kau benar-benar sudah memaafkanku?”

Soeun mengangguk dengan senyumannya, “Kau sudah meminta maaf dengan tulus, mengakui kesalahanmu dan menyesal. Itu sudah lebih dari cukup untuk mendapatkan secara lisan maaf dariku. Walaupun dari jauh sebelumnya aku sudah memaafkanmu Oppa”

“Kau benar-benar malaikat, betapa bodohnya aku di masa lalu..”

Soeun tersenyum tipis mendapatkan pujian dari Donghae itu. “Oppa, apa masih ada yang ingin dibicarakan. Kalau tidak aku harus ke kelas, kelasku akan dimulai”ujar Soeun sambil melihat jam tangannya.

“Ahh tidak, itu saja. Terima kasih Sso, maaf sudah mengganggu waktumu”

“Gwenchana Oppa, kalau begitu aku pergi. Sampai jumpa lagi” Soeun bangun dari duduknya dan mulai melangkah menjauhi Donghae.

Donghae masih memandang punggung Soeun yang semakin jauh, ia tersenyum tipis dengan mata sendu. “Kau tahu Sso, dengan sikapmu yang seperti ini.. semakin menyulitkanku untuk melepasmu” gumamnya “Seandainya dulu aku lebih berani untuk menemuimu, apa mungkin kita akan kembali bersama?” Donghae menggeleng-gelengkan kepalanya putus asa dan mulai beranjak dari duduknya.

Flashback end

“Gomawo Sso, sudah mau menerimaku sebagai temanmu” Donghae memulai obrolan dalam perjalanan mengantarkan Soeun

Soeun tersenyum “Oppa, sudah berapa kali kau mengucapkan terima kasih, aku hampir bosan mendengarnya”

“Entahlah, apa yang harus aku lakukan untuk membalas kebaikanmu ini”

“Oppa aku memberi maafmu dengan tulus, jangan berpikir untuk membalasnya”

“Baiklah, tapi jangan segan-segan untuk meminta bantuanku jika kau butuhkan”

“Baiklah,” sahut Soeun tersenyum pada Donghae dan kembali memandang jalan, “Eh stop sebentar Oppa”

Donghae menepikan mobilnya, menatap Soeun dengan alis terangkat, “Kenapa?”

“Aku ingin beli ice cream sebentar” jawab Soeun sambil menunjuk pada stand ice cream yang tak jauh dari mereka.

Donghae terkekeh, masih teringat jelas dalam memorinya begitu tergila-gilanya Soeun pada ice cream. Bahkan dulu Donghae sempat cemburu pada ice cream karena Soeun lebih memilih sibuk memakan ice cream daripada berbicara padanya.

Keduanya pun keluar dari mobil menghampiri kedai kecil ice cream tersebut, mata Soeun tampak berbinar penuh bahagia melihat berbagai jenis rasa yang tersuguhkan.

“Strawberry bukan?”

Soeun mengangguk dengan semangat, “Dua cup yaa, Oppa”

Donghae terkekeh geli, “Baiklah”

Donghae memesan Strawberry dan Green tea untuknya. Tak lama dua buah cone dengan dua rasa sudah berada dihadapan mereka, dengan rasa strawberry extra dua cup. Setelah membayar dan mengucapkan terima kasih pada penjualnya, keduanya berjalan santai untuk kembali ke mobil.

Donghae mengusap kepala Soeun, gadis itu benar-benar masih menggilai ice cream. “Pelan-pelan, kau seperti tak pernah makan ice cream saja”

Soeun terkekeh, “Kau tahu Oppa, Nichkhun Oppa membatasiku untuk memakan ice cream, katanya aku bisa sakit jika terus menurus memakannya” jawab Soeun dengan wajah merajuk.

Donghae tersenyum kecil, “Kupikir itu benar, itu untuk kesehatanmu” gumam Donghae pelan.

Soeun menoleh mendengar nada suaru itu, ia menjadi canggung. Soeun baru akan membuka mulutnya untuk mencairkan suasana saat dirasakannya tarikkan pada lengannya.

“Oppa?!” gumam Soeun, ia tak percaya akan menemui Nichkhun disini.

“Apakah pantas berduaan dengan istri orang lain, kupikir kau tahu batasannya Donghae-ssi” ujar Nichkhun dingin menatap Donghae tajam, tanpa melepaskan genggamannya di lengan Soeun.

“Ayo pulang!” Nichkhun menarik Soeun, gadis itu tampak terseret oleh langkahnya dan ice cream Soeun yang sudah terlepas dari genggamannya. Nichkhun mendorong Soeun masuk kedalam mobil dan membanting pintu itu tertutup dan ia pun segera menuju kemudi. Tak peduli akan rintihan Soeun sebelumnya mengatakan sakit, tak peduli akan kebisuan Donghae, dan tak peduli apakah orang lain akan melihatnya. Ia sudah terlalu dikuasai kemarahan.

.
.
To be continued
.
.
Yeayy update lagi, ceritanya makin seru nih.. kisah cinta yang mulai tumbuh ditengah cinta masa lalu hohoho…
Sesuai permintaan, banyak yang request ff ini cepat dilanjut, moga ga mengecewakan yaa,,
See you next chap😉

37 thoughts on “[FF] Marriage.. (Chapter 6)

  1. waaaaaw,,,, suka ma cemburunya khunppa
    tapi semoga smpai d rumah ia bs tenang dan dewasa,, bs bijak menghadapi sso
    hmmmmm,,,,

    gregetan jg lihat haeppa,, tp d ff ini maaf aku gak pro ma haeppa,,, oposisi aja deh

    tau kan sso dh nikah,,, pd dasarnya hatinya sso emg kaya malaikat
    jd jangan salah sangka ya hae ah🙂
    sudah trlambat dan jgn membuat sulit keadaan sblum smkin menyesali lbih dalam
    selesai dan mndptkan maaf, cukup,, gk prlu caper dan baper!!!!

    khunppa,,,,
    wktumu tdk byk bwt pilih2,,, #hahaha serasa wasit aja
    lupakan fany dan mljutkan dg sso
    ato sbtas cmburu mengikuti ego krna sso trlihat clbk an

    kl tdk bs menentukan sikap,,, k laut aja lah #sadis,,,, gregetan bgt romance nya trsndat sendat tbc nya d posisi gk ngenakin pula,, trus ff nya kurang panjang,,, apapun itu SEGERA LANJUT kakak!😀

    sabar ya sso,, polos bgt ini,,, sbg readers,, gigit jari duank liat sso:
    1. ada goal nya nikhun yg d kejar tp mulai limbung dan trperangkap pesona istrinya
    2. hae yg gak tau diri *haghags,,, udh lah realistis,, menyakitkan tp life must go on
    ,,,
    gk bs ditebak part 7,,, khunppa bakal ngapain,, dan sso bakal diapain,,,
    tp klo membuat khun junior jd pilihan,,,, sah sah aja,, dukung2 aja😀

    segera part 7 cha!

  2. aaahh di lnjut jugaa … 😆 haarus tetap di lnjut dong.. aku suka bnget maa nii ff … >< aduhh di part ini feelnya dapet bnget… ahhh galoo.. klau bleh jujur kasian dah liat di donge.. :3 dia udh mnyesal gitu.. tpi mau gi mana lgi.. sso udh nikah… di satu sisi lagi kisah khunsso udh ada kmajuan soal asmara. apalgi nikhkun sepertinya udh tumbuh benih benih cinta.. eaaa… aigoo tpi khawatir jg sihh klau sso smpai tau motif nikhkun nikahin dia.. :3 aduhh nikhun lupain aja si tipany itu dah… wowowow.. ada apa nikhun spertinya cmburu liat haesso 😁😁ahhh next.y di tunggu bnget niiiii…..

  3. Kacaauuu…….pria yang dari awal karakternya low profile dan penyabar seperti nickhun di part ini menunjukkan kemarahannya!!!!kkkk……pasti tuh nickhun cemburu lihat donghae sama sso…….tetep cemburu terus ajalah biar akhirnya nanti cepet2 nyatain cintanya pada sso….huaaa ga ngebayangin gimana kalau sosok tiffany muncul.andweee….plis jangan bikin penasaran.sepertinya masih banyak konflik…..kapan moment romantis pasangan ini sebagai real suami istri…aku tunggu

  4. nickhun sepertinya sudah mulai ada rasa dgn sso tapi masih bimbang dgn masa lalunya. …sso polos banget bangun tidur ada di pelukan nickhun shock dan malu menatap sso…donghae meminta maaf pada sso atas semua kesalahannya dan sso memaafkan, sekarang sso dan donghae berteman…nickhun cemburu melihat sso jalan dgn donghae dan makan ice cream membuat nickhun marah pada sso dan langsung membawa sso pulang. …d tunggu lanjutannya. …

  5. Mian, baru baca
    Ff yg ini
    Belum tahu cerita awalnya
    Sso dan nick nikah karena sesuatu hal?
    Donghae mantan sso
    Nick dengan tiffany?

    Heoh hubungan yg rumit
    Entah kenapa nyesek juga lihat so eun dan donghae berpisah

  6. Yaaampunn terharu bgt deh nih ff dilanjutkn kangeeeeennn bgt tauuu 😄😄
    Aigooo mkin lama sso&nick bner2 saling jatuh cinta nih,,
    Berharap bgt hbungn mreka kdepannya mkin bnyk yg sweet dan klopun ada rintangan nnti smoga bsa ttep bersama *fightingNickSso😘😘
    Dtunggu next chap-nya cha hhihi….

  7. akhir ea khun ngaku law dah jtuh ma psona sso..
    mdah2an ja sso ikutin sran ji hyun wat bka hti ma khun…
    ky ea da yg cmburu ni,,jgn smpai khun slh fhm ma sso..

  8. Aaaaishh. Kenapa harus to be continue si thor😦 lagi seru padahal. Hmmm penasaran deh emang sebenernya tujuannya nickhun nikahin so eun apaan ya??
    Haduhh rumitt
    Next part dtunggu ya authorr :’)

  9. Cieeeee nikhun oppa cemburu nich lihat eonnie so eun berduaan ma haeppa masa lalu’a eonnie so eun,,,,
    Kayak’a nikhun oppa dh mulai ad persaan ma eonnie so eun,,hehehehe
    Jd penasaran ma kelanjutan’a,,,d tunggu chingu kelanjutan’a,,,

  10. yey update~ akhirnya…
    suka banget chapter yang ini.
    lebih cerita ke kehidupan pernikahan mereka.
    hihihi nickhun mulai cemburu hahahaha suka lahhh~ tapi tapi kok bersambung? yah kakak cepet lanjut ya kalo dapet inspirasi…
    dilarang keras hiatus lama lama
    ditunggu kelanjutannya

  11. Nggak mengecewakan sama sekali thor….yg mengecewakan adalah munculnya tbc di tengah2 keseriusanku baca, dan itu sngt mengganggu sekali.

  12. Aing~ kayaknya muncul benih-benih cinta nih diantara KhunSso, apalagi nickhun yang gak sadar kalo dia ternyata udah jatuh sama pesona so eun. Next chapter ditunggu!!

  13. Huaaahh akhirny d next , ni ff favorit bnget ^^
    ooowwww kyk ny nickhun udah bner2 kesemsem n tersepona ama sso ☺ iyalah gk bkalan ada yg bisa nolak pesona uri sso ^_^
    eeyyu tu nichkun trnyta sengaja toh narik2 sso tiap hari aja bang narik sso ny 😁
    semoga sso gk trsepona lagi ama hae n sso ngbuka hati buat nichkun 😉
    Nah lho nichkun kyak ny marah bnget ,, neeexxt ny d tunggu bnget 😉

  14. Hwa……kurang panjang tbc nya ganggu pula ckckck, aduh Nickhun….ada rasa cemburu pasti ada rasa cinta dan Sso eunnie ada rasa malu malu di hatimu, cie…cie…pasangan ini rumit tapi unik, ah ya Hae….plis jangan ngrecokin rumah tangga orang mungkin kamu g maksud gitu tapi tetep aja imbasnya ada, aduh apa yang akan terjadi selanjutnya pada mereka (KhunSso) ah sem0ga Khun g kalap dalam menghadapi so eun

  15. Hwa……kurang panjang tbc nya ganggu pula ckckck, aduh Nickhun….ada rasa cemburu pasti ada rasa cinta dan Sso eunnie ada rasa malu malu di hatimu, cie…cie…pasangan ini rumit tapi unik, ah ya Hae….plis jangan ngrecokin rumah tangga orang mungkin kamu g maksud gitu tapi tetep aja imbasnya ada, aduh apa yang akan terjadi selanjutnya pada mereka (KhunSso) ah sem0ga Khun g kalap dalam menghadapi so eun, lanjutnya g pake lama

  16. Bener kak echa ceritax makin seru🙂
    Kyaaaaaaaa khun oppa cemburu ngeliat eunni So berduaan dengan hae oppa, apa yg akan di lakukan khun oppa terhadap eunni So ?!?!?!?!?? lanjuuuuuuuuuuuut😀

  17. Bener kak echa ceritax makin seru🙂
    Kyaaaaaaaa khun oppa cemburu ngeliat eunni So berduaan dengan hae oppa,
    Apa yg akan di lakukan khun oppa terhadap eunni So ?!?!?!?!??
    lanjuuuuuuuuuuuut😀

  18. udah komen eh ngak bisa2😦 komen aq nak muncul -_- isi komen aq ;
    Bener kak echa ceritax makin seru🙂
    Kyaaaaaaaa khun oppa cemburu ngeliat eunni So berduaan dengan hae oppa, apa yg akan di lakukan khun oppa terhadap eunni So ?!?!?!?!?? lanjuuuuuuuuuuuut😀

  19. Makin seru…

    Ya ampun sampe segitunya so eun padahal cm tidur pelukan. Palagi kl nickhun nyentuh*yadongkumat*

    Wah wah nickhun cemburu nih. Next part ditunggu,,

  20. Ayeeee akhrny nick mnunjukkn kecemburuan&kpedulianny ke sso,smg dgn bgini ht mrk trbuka dn mnydari prsaan msg2 mkin dkt stu sm lain

  21. khun udh mulai nunjukin prasaan ny k sso. sperti ny kisah cinta segitiga antra sso,khun sm hae bru d mulai. d tnggu next part ny🙂

  22. yuhuuu nickhun cemburu nih sama sso yg deket lagi sama mantan nya yg dulu pernah nyakitin sso, tapi acungin jempol banget sih buat hae yg berani ngakuin kesalahan nya… kaya nya hae masih ngarep deh sama sso^^
    apakah bakalan terjadi cinta segitiga diantara mereka? next ka echa

  23. dan ceritanyaa emang beneran makin seru. Donghae dengan penyesalannya kini kembali menjadi teman Sso. emang dsar Sso yang baik hati diaa yang di sakiti dan di hianati tapi dia yang tersenyum lebar menerima permibtaan ma’af hae pa. haha lihat ji hyun yang terus terusan sinis sama donghae
    khun oppa akhirnya benar benr jatuh dalam pesona istrinya tapi rasa cemburu membuat dia terlihat menyeramkan sekaligus menggemas kan huaaaaa apa yang akan terjadi sama Sso kira kira yah. Please Author lanjut lagi benaar benr bikin penasaran

  24. apa jawaban atas kecurigaanku pada part sebelumnya mengenai pernyataan nickhun adalah mengenai ia memiliki niat terselubung akan pernikahannya dengan so eun. tapi apa niat terselubung itu?
    kalo dilanjut lagi dari pertanyaan taeckyon, yang menanyakan tentang tiffani pada nickhun apa ada hubungannya dengan ini?
    nickhun cemburu ama donghae, aku harap ini membantu nickhun menyadari perasaannya.
    tapi kenapa aku ngarasa kalo inti dari konflik ff ini adalah penyataan nickhun ketikan menerima bunga dari penjual bunga dan katika taeckyon menanyakan perasaan nickhun condong pada siapa so eun ato tiffani., molla, malah jadi rumit gini!

  25. Akhirny Khun salah paham sm kedekatan Sso n Hae . .
    Prediksiku benar,, psti Khun udh cinta sm Sso . .
    Tinggal Sso yg hrs menyadari perasaannya,, mauny tifanny dtg kembali ke kehidupan Khun,, spy Sso cpt mnyadari perasaanny

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s